
5 bulan berlalu dan kebahagiaan yang Claudia rasakan bersama Aaron tidak bisa bertahan lama karena berita buruk bahwa kondisi Miko yang semakin lama semakin parah.
Miko harus segera dioperasi, Miko harus melakukan operasi pencangkokan ginjal.
Dan didalam kondisi Miko yang memburuk tersebut Miko harus menunggu adanya donor ginjal.
Claudia selalu menemani Miko di rumah sakit, karena kondisi nya terus saja memburuk. Membuat Claudia khawatir dan tidak bisa tenang. Claudia merasa tidak tenang tiap kali ia meninggalkan Miko, seolah olah ia merasa jika ia meninggalkan Miko maka akan terjadi sesuatu hal yang buruk pada laki laki itu.
Hingga akhirnya Claudia menghabiskan terlalu banyak waktunya untuk mengurus Miko. Claudia melupakan bahwa ia sekarang ini adalah istri orang lain, Claudia kini berstatus sebagai istri Aaron Leonardus.
Claudia bahkan melupakan janji nya kepada Cherryl, anak dari mantan istri Aaron.
Claudia lupa untuk mengabari Aaron bahwa ia tidak bisa menemui Cherryl.
__ADS_1
Kondisi Miko semakin memburuk dan hari itu juga ia harus dioperasi saat itu juga setelah mendapatkan donor.
Sayang penantian Claudia justru berakhir sia sia. Miko tidak selamat, Miko telah tiada tanpa sempat operasi tersebut berjalan dengan baik.
Pengorbanan Claudia selama bertahun tahun ini sia sia.
Dan disini lah Claudia sekarang menerima amarah dari Aaron suami nya, jelas saja Aaron marah setelah Claudia menyembunyikan semua kebenaran yang ada.
Claudia tidak bisa apa apa.
“Apa kau ingin kita berpisah?”
Hati Claudia sakit mendengar kata pisah dari mulut Aaron. Claudia menggelengkan kepalanya lemah, tentu saja ia tidak ingin berpisah dengan Aaron. Bukan itu hal yang Claudia inginkan, justru itu adalah hal yang Claudia takutkan.
__ADS_1
“Bagus, karena aku juga tidak akan mau menceraikan mu. Aku tidak perduli kau saat ini masih mencintai kekasih mu itu atau tidak, aku tidak perduli bahwa kau telah membohongi ku. Aku akan menerima itu semua, seperti dulu kau menerima bahwa aku mencintai Adara, seperti dulu kau menerima aku menggunakan mu sebagai tameng ku di depan keluarga Leonardus. Aku tidak perduli kau menggunakan uang yang ku berikan untuk mengobati kekasih mu itu. Yang aku perduli adalah aku akan membuat mu jatuh cinta kepadaku seperti bagaimana kau membuat ku jatuh cinta kepada mu. Dan aku akan membuat dirimu melupakan kekasih mu itu seperti kau membuat ku melupakan cinta ku kepada Adara. Meski itu membutuhkan waktu yang lama sekalipun aku tidak masalah, karena aku yakin hari itu pasti akan datang. Hari dimana apa yang selama ini ku pikirkan akan menjadi kenyataan, hari dimana kita bisa mempunyai kehidupan pernikahan yang bahagia dengan anak anak kita nanti. Aku yakin hari itu pasti akan tiba.”
Tangisan Claudia semakin kencang, Aaron membawa Claudia ke dalam pelukannya.
Tidak Aaron, hari itu sudah lama tiba. Aku sudah mencintai mu sejak lama, kebaikan mu, kasih sayang mu yang membuat ku mencintai mu.
*Aku mencintai mu Aaron, maaf karena aku telah mengecewakan mu.
Aku berjanji aku akan menjadi istri yang baik, menjadi istri yang kau cintai. Dan akan mencintai mu sepanjang hidup ku.
Aku berjanji.
Aku mencintai mu, Aaron Leonardus*.
__ADS_1