
Aaron ketiduran, dan ia terbangun karena mendengar suara pintu kamarnya yang di buka. Claudia baru saja pulang.
Aaron melirik ke arah jam dinding yang telah menunjukkan pukul 12 malam. Claudia pulang lebih larut dari apa yang Aaron bayangkan.
“Kenapa kau pulang larut sekali, tidak ada masalah kan?” Aaron khawatir, sebenarnya Aaron ingin marah kepada Claudia. Seharusnya jika Claudia memang pulang larut, Claudia bisa menghubungi nya dan Aaron akan datang untuk menjemput Claudia. Tidak perlu pulang sendiri dalam keadaan larut malam seperti ini. Bagaimana jika terjadi sesuatu?
“Kau seharusnya menelepon ku, aku bisa menjemput mu pulang.”
Claudia menggelengkan kepala nya, “Tidak perlu. Kau juga pasti lelah karena pekerjaan mu. Lagi pula bukan hal yang sulit untuk pulang sendiri, aku hanya perlu naik taksi.”
Aaron berdecak, “Bukan sulitnya yang menjadi permasalahan disini Claudia, tapi tentang keamanan mu. Bagaimana jika terjadi sesuatu?”
__ADS_1
“Tidak akan terjadi apa apa Aaron, aku baik baik saja.”
Selalu seperti ini, selalu mengatakan baik baik saja. Padahal Aaron ingin menjadi suami yang berguna bagi Claudia. Menjemput Claudia bukan lah hal yang merepotkan, tapi kenapa Claudia selalu enggan dan menolak. Alasannya selalu saja tidak ingin merepotkan, mereka ini pasangan suami istri, bukan orang lain lagi.
“Oh ya, ku rasa kau harus meluangkan waktu mu untuk Cherryl. Siang tadi dia mengeluh karena jarang bertemu dengan mu, dia bahkan berpikir bahwa kau sudah tidak menyayanginya dan sudah tidak ingin bertemu dengannya lagi.”
Aaron memperhatikan ekspresi terkejut Claudia, sudah pasti Claudia terkejut mendengar apa yang Cherryl katakan.
“Kenapa dia bisa sampai berpikiran sejauh itu. Tentu saja aku menyayangi nya.”
Claudia menganggukkan kepalanya, “Ya. Aku akan menjemput Cherryl besok dari sekolahnya. Kau tenang saja.”
__ADS_1
Claudia mengambil pakaian gantinya dari lemari, ia hendak membersihkan dirinya.
“Kau mau mandi malam malam begini?” tanya Aaron kebingungan.
“Ya, tubuh ku terasa lengket karena keringat dan debu jadi sebaiknya aku mandi.”
“Tapi ini sudah terlalu larut untuk mandi, beristirahat lah.”
Claudia menggelengkan kepalanya menolak, ia tetap melangkah menuju kamar mandi. “Aku tidak akan bisa tidur dalam keadaan kotor, aku harus mandi agar tidur ku nyenyak nantinya.”
Aaron mengalah dan membiarkan Claudia masuk ke dalam kamar mandi. Namun tak lama kemudian Aaron menyambar ponselnya yang berada diatas nakas.
__ADS_1
Aaron mengirimkan pesan kepada orang suruhannya, bukan maksud Aaron untuk menyelidiki Claudia atau tidak mempercayai istrinya itu. Hanya saja Aaron penasaran sebenarnya separah apa sakit dari adiknya itu sehingga Claudia terus pulang larut. Dan kenapa Claudia selalu melarang dirinya untuk ikut menjenguk adik Claudia itu.
Aaron hanya ingin tahu hal itu karena jika ia bertanya kepada Claudia langsung, Claudia tidak akan menjawabnya dan dengan pintarnya akan merubah topik pembicaraan.