
“Jadi benar hari ini Mama Claudia yang akan menjemput Cherryl?!” Cherryl bertanya dengan wajah berseri seri, Aaron mengangguk sebagai jawaban.
“Horee! Cherry jadi tidak sabar menunggu jam pulang!” seru Cherryl sambil tertawa, Aaron ikut tertawa meski fokusnya masih tetap ke depan. Mengemudi menuju sekolah Cherryl.
“Jam belajar mu saja masih belum di mulai tapi kau sudah memikirkan jam pulang.”
“Habisnya Cherryl rindu sekali sama Mama Claudia..” Awalnya Cherryl terdengar sedih namun akhirnya ia kembali berseru semangat. Ia tidak sabar akan bertemu dengan Mama Claudia nya.
***
Saat Aaron sampai di ruangan kantor nya, ia mendapati sebuah amplop sudah terletak rapih diatas meja milik nya.
__ADS_1
Aaron tahu amplop apa itu, amplop itu pasti dari orang suruhan nya semalam, pekerjaan orang itu memang cepat sekali. Tapi Aaron tidak menyangka akan mendapatkan hasil nya secepat ini. Ia pikir paling cepat memang hari ini tapi bukan pagi ini, mungkin sore atau malam nanti.
Aaron duduk di kursi nya sembari membuka amplop tersebut, alis Aaron berkerut ketika ia melihat isi amplop tersebut.
Isi amplop tersebut adalah data diri seorang pasien, melihat foto dari data diri pasien tersebut Aaron tahu bahwa itu adalah adik dari Claudia. Karena sebelumnya Aaron sudah pernah pergi dengan Claudia ke rumah sakit dan Claudia menunjukkan seorang pasien yang terbaring di bangsal itu adalah adik nya.
Lalu kenapa orang yang ada di data diri ini memiliki nama berbeda dengan apa yang Claudia katakan kepada Aaron sebelumnya? Sebelumnya Claudia mengatakan bahwa nama adiknya adalah Siska Theanine.
Lalu kenapa yang ada di data diri ini justru bernama Cecilia Putri?
Bagaimana bisa seorang kakak salah menyebutkan nama adik nya sendiri, mustahil dan juga tidak masuk akal.
__ADS_1
Dan di dalam data diri pasien yang Aaron lihat, wanita yang Claudia bilang sebagai adiknya itu masih memiliki orangtua yang masih hidup, tidak seperti yang Claudia katakan. Claudia mengatakan bahwa kedua orang tua nya sudah lama meninggal dunia.
Kenapa semuanya jadi membingungkan seperti ini?
Ponsel Aaron tiba tiba saja berdering, pertanda telepon masuk dari orang suruhannya.
“Maaf mengganggu Tuan, saya hanya ingin memberi informasi yang baru saja saya dapatkan. Sesuai dengan data yang sudah saya berikan Nyonya Claudia tidak ada hubungan darah dengan wanita bernama Cecilia Putri. Dan pasien bernama Cecilia Putri sudah keluar dari rumah sakit sejak seminggu yang lalu.”
Aaron memijat pelipisnya, ia mulai merasa pening. Kalau wanita itu bukan adik kandung Claudia Aaron bisa saja berpikir positif mungkin dia sanak keluarga yang sudah Claudia anggap sebagai keluarga sendiri, tapi jikalau wanita itu sudah sejak seminggu yang lalu keluar dari rumah sakit lalu siapa yang selama seminggu ini terus Claudia kunjungi? Bahkan Claudia sampai pulang larut malam.
Aaron mematikan sambungan telepon nya, ia bangkit dari posisi duduk nya hendak kembali pulang ke rumah untuk menanyakan kejelasannya kepada Claudia namun pintu ruangannya tiba tiba terbuka. Sekretarisnya muncul dengan alis berkerut, bingung melihat Aaron yang terlihat agak kacau.
__ADS_1
“Bapak baik baik saja? Sebentar lagi meeting nya akan segera dimulai.”
Aaron berdecak, ia baru ingat bahwa ia punya meeting penting hari ini.