
“Bagaimana keadaan adik mu?” pertanyaan itu lah yang Aaron berikan kepada Claudia disaat mereka bertemu sejak 2 hari Claudia tidak bisa dihubungi dan tidak ada kabar. Claudia memang sering seperti ini setiap kali ada jadwal cuci darah adik nya.
Aaron paham bahwa Claudia harus menjaga adiknya dan tidak bisa memikirkan hal yang lain. Tapi Aaron cukup cemas tiap kali Claudia menghilang tanpa kabar. Aaron takut Claudia dalam masalah dan butuh bantuan tapi Aaron justru tidak bisa membantu karna tidak adanya komunikasi diantara mereka.
“Semuanya berjalan lancar, hanya saja tidak bisa selama nya seperti ini. Adik ku harus segera melakukan operasi.”
“Kau kembali terkendala di biaya?” tanya Aaron sembari menatap Claudia kasihan, wanita itu terlihat berantakan dan sedih. Claudia bahkan tidak sempat mengurus dirinya sendiri demi mengurus adik nya.
Claudia mengangguk sebagai jawaban, memang uang lagi yang menjadi kendalanya. Uang yang Claudia dapat dari Aaron dan juga uang dari hasil Claudia kerja selalu saja habis terpakai untuk biaya sehari hari, biaya rawat inap adik Claudia di rumah sakit dan juga terpakai untuk biaya cuci darah yang harus adik Claudia lakukan rutin.
__ADS_1
Aaron memandang serius wajah Claudia, “Bagaimana jika aku menanggung semua biaya yang diperlukan adik mu dan dirimu, kau tidak perlu memikirkan nya lagi. Jadi lah istri ku, maka semua uang yang ku miliki akan menjadi milik mu juga. Dengan menggunakan uang ku kau bisa membayar semua kebutuhan mu dan adik mu, bahkan biaya operasi nya dan juga mencari pendonor.”
sejak bersama dengan keluarganya sebelumnya Aaron sudah memikir kan hal ini namun ia tidak tahu apakah ini hal yang benar atau tidak, Aaron hanya merasa bahwa ini bukan hal yang merugikan, justru menguntungkan bagi pihak Claudia.
“Menikah kontrak maksud mu?” Claudia menggelengkan kepalanya, menjadi kekasih pura pura saja sudah berat baginya. Jika ia melangkah lebih jauh dengan pernikahan pura pura, Claudia tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan orang orang yang mereka bohongi.
“Bukan.. menikah sungguhan, kita menjadi suami istri sungguhan. Tidak ada kontrak. Tapi jika kau tidak mau tidak apa apa, aku juga tidak bisa memaksakan mu, karna kita tidak saling mencintai. Bahkan sampai saat ini aku masih mencintai Adara.” Aaron terdiam sejenak sebelum akhirnya melanjutkan, “Namun tidak ada salahnya kita mencoba. Ini bisa menjadi keuntungan bagimu dan bagiku juga. Kita juga bisa mencoba untuk belajar mencintai secara sungguhan.”
Tapi di satu sisi Claudia juga merasa bahwa jika ia dan Aaron menikah, semuanya pasti tidak akan berjalan lancar karna mereka tidak saling mencintai.
__ADS_1
Hidup bersama sebagai suami istri dengan orang yang kita tidak cintai bukanlah hal yang mudah.
Pernikahan yang Aaron tawarkan kepada Claudia adalah pernikahan sungguhan, yang akan mengikat Claudia dan Aaron.
Claudia tahu itu hal yang gila, menikah tanpa ada rasa tertarik satu sama lain sedikitpun. Rasanya sulit, namun jika dipikir pikir Claudia dan Aaron sudah mengenal satu sama lain dalam jangka waktu yang cukup untuk mengetahui watak satu sama lain.
Katakan lah Claudia gila karna merasa tawaran Aaron tersebut bagaikan penyelamat baginya. Tapi untuk Claudia yang terus membutuhkan uang untuk biaya rumah sakit, itu benar benar sebuah keberuntungan.
Claudia sudah mencoba untuk mencari uang sendiri dan ia mendapatkan uang namun selalu saja tidak pernah cukup, dan Aaron datang menawarkan bantuan. Kenapa tidak?
__ADS_1
Lagi pula Claudia tahu bahwa jika ia menikah dengan Aaron, Aaron pasti akan memperlakukannya dengan baik. Aaron saja sudah memperlakukannya dengan baik meski statusnya hanyalah kekasih palsu Aaron.