
Claudia awalnya kelihatan shock sejenak, namun tak lama Aaron melihat Claudia menganggukkan kepalanya. Dan saat itu juga tangan Aaron bergerak meraih tali pengikat bath robe yang Claudia kenakan dan memberikan kecupan di bibir Claudia.
Ini bukan ciuman pertama mereka, namun sebelumnya ciuman yang mereka lakukan penuh dengan kepalsuan. Sebelumnya mereka berciuman semata mata hanya pertunjukan di depan keluarga Leonardus, sebagai bukti bahwa hubungan mereka benar ada nya. Meski itu semua hanya kebohongan.
Aaron paham bahwa ini adalah pertama kalinya bagi Claudia jadi wajar wanita itu bingung, dan juga Claudia pasti merasa malu untuk membalas kecupan nya
Aaron menghapus air mata Claudia, ia paham bahwa rasanya pasti menyakitkan, menikah dan harus berhubungan dengan orang yang tidak dicintainya. Namun Aaron tidak akan berhenti, Aaron akan membuktikan bahwa ia serius menjalin hubungan suami istri dengan Claudia. Ia akan membahagiakan Claudia.
Malam ini menjadi malam yang panjang bagi kedua nya.
Aaron memeluk Claudia erat erat. Aaron mengecup kening Claudia lembut seraya menarik dirinya berbaring di sebelah Claudia, menyelimuti dirinya dan Claudia.
Aaron memeluk Claudia, mereka berdua sama sama masih mengatur nafas. Aaron kembali mengecup kening Claudia sebelum akhirnya ia jatuh tertidur karena lelahnya demikian rupa dengan Claudia, yang langsung jatuh tertidur bersama dengan Aaron.
__ADS_1
***
Aaron terbangun dan melihat Claudia sudah tidak ada di sampingnya, Aaron mendapati sebuah note di atas meja nakas yang merupakan tulisan tangan Claudia.
*Maaf aku harus ke rumah sakit sebentar, aku tidak akan lama. Aku sudah menyiapkan sarapan untuk mu.
-Clau**-
Aaron agak kecewa ketika membaca nya, karena Aaron pikir Claudia seharusnya membangunkan dirinya dan mereka bisa pergi ke rumah sakit bersama sama.
Aaron mencoba untuk tidak berpikiran tentang hal itu terus dan memilih untuk membersihkan dirinya.
***
__ADS_1
“Apa apaan ini?!” Lucas menatap laptopnya dengan tatapan tidak percaya, membuat Freya yang kebetulan tidak jauh darinya mengerutkan alis kebingungan.
“Ada apa?” tanya Freya melangkah mendekat, ia duduk tepat di samping Lucas.
“Aaron baru saja mengirimkan pekerjaannya yang sudah selesai kepada ku melalui email, aku sudah mengatakan padanya untuk tidak bekerja dulu karna ia baru saja menikah. Tapi lihat.. belum ada 24 jam dia menikah, dia sudah kembali bekerja.” Lucas merasa kesal, ia ingin sekali menempeleng kepala Aaron dan mengatakan dengan keras keras kepada Aaron untuk bersenang senang bersama istrinya itu. Pekerjaan bisa di tunda sebentar, mereka seharusnya menikmati masa masa pernikahan mereka yang masih panas panasnya.
“Umh, ku rasa Aaron hanya tidak ingin membuang buang waktu, kau memberikannya perusahaan mu dan ia sangat berterima kasih akan hal itu, tentu saja ia terus bedusaha dan tidak ingin terlihat mengecewakan.”
Lucas mengangguk menyetujui perkataan Freya, mungkin memang seperti itu. Tapi tetap saja Lucas kesal, seharusnya Aaron menggunakan kesempatan yang ada. Sayang sekali kan..
Bahkan Ayah Lucas, Damian. Sudah menawarkan untuk menyediakan fasilitas untuk Aaron dan Claudia bulan madu. Tapi pasangan itu justru menolak.
Lucas dan keluarga tidak ada yang tahu alasan jelasnya, yang tahu hanya sepasang suami istri itu saja.
__ADS_1
Mereka memang membingungkan.