Ayah!Jangan Berpisah Dengan Ibu,Kembali Lah

Ayah!Jangan Berpisah Dengan Ibu,Kembali Lah
Bab 28


__ADS_3

Monik menyeka kasar air mata nya yang terus saja berjatuhan karena beberapa saat tadi dia baru saja menceritakan kisah rumah tangga serta penolakan yang di berikan oleh beberapa teman wanita dan juga teman kencan pria nya setelah mendengar kabar bahwa saat ini Monik sudah jatuh miskin dan tidak lagi bisa hidup mewah seperti dulu ketika masih bersama sugar Daddy nya.


Aldi adalah salah satu teman kencan Monik yang masih bersedia menampung dia meskipun sudah tahu keadaan yang sebenarnya.Monik bahkan sengaja menambah kan bumbu-bumbu penyedap di setiap kata yang dia ucapkan agar pria ini semakin merasa iba dan mau membantu dia sampai nanti dia bisa menemukan kembali sumber harta karun lain nya.cukup hanya satu malam saja dia terlantar di tengah jalan dan tidak untuk malam kedua setelah dia keluar dari rumah mantan suami nya.Monik bahkan sampai bersumpah akan membalas kan semua dendam nya kepada orang yang sudah membuat hidup nya sengsara seperti ini.termasuk juga kepada Alena dan Priska yang selalu menolak kehadiran nya sebagai istri muda dari ayah mereka.


" Semua ini gara-gara wanita miskin itu! Aku benar-benar harus membuat perhitungan dan memberikan hukuman atas apa yang sudah dia langgar.sia- sia Aku memberikan dia uang sebagai tutup mulut yang begitu banyak jika akhirnya Mas Bram tahu segala nya dari mulut si miskin itu langsung.kalau saja dia tidak muncul dan bisa menjaga rahasia ku dengan baik mungkin saat ini Aku tidak perlu pusing lagi memikirkan kemana Aku harus pergi setelah ini.semua nya sudah berubah dan kalian harus membayar mahal apa yang sudah Aku alami saat ini." semua wajah musuh-musuhnya melintas begitu saja di kelopak mata Monik membuat wanita ini terlihat begitu mengerikan.


" Kamu boleh tinggal sementara di tempat ku ini.maaf Aku tidak bisa memberikan Kamu tempat yang mewah seperti yang selama ini Kamu dapat kan." ucap Aldi dengan wajah datar nya.dia yang tentunya sudah punya seorang kekasih di luar sana sangat takut jika rahasianya ini sampai ketahuan dan hubungan yang baru mereka jalin 3 bulan ini harus kandas di tengah jalan karena berusaha melindungi Monik dengan membiarkan wanita ini tinggal satu atap dengan dia.atau bahkan mereka akan tidur satu ranjang karena di tempat kontrakan Aldi hanya memiliki satu kamar tidur dan itu juga merupakan tempat istirahat Aldi jika pulang ke rumah.tak ada sofa ataupun karpet lain nya yang bisa dia gunakan lagi karena gaji yang dia dapat kan sebagai seorang karyawan biasa di sebuah perusahaan hanya cukup untuk biaya hidup dan juga membantu sekolah adik nya di kampung.tapi untuk mengusir dan menolak Monik dengan kasar dia juga tidak tega.bagaimana pun juga Monik yang begitu liar ini sudah pernah membantu dia ketika hidup nya benar-benar terhimpit dan kedua orang tua nya sangat membutuhkan biaya yang besar untuk operasi usus buntu sang adik satu-satunya.Aldi sangat berharap agar rahasia nya bisa tersimpan dengan begitu rapat tanpa harus mengorbankan cinta dan juga rasa kepedulian nya terhadap sesama.


" Nggak papa kok Aldi! Dengan seperti ini aja Aku sudah sangat berterima kasih.untung saja ada Kamu yang masih mau membantu Aku.kalau tidak! Mungkin saat ini Aku masih berkeliling di jalan sana seperti orang gila yang hilang arah." jawab Monik berusaha memeluk tubuh erat tubuh Aldi mengabaikan sejenak masalah yang dia hadapi dan mungkin dengan mengeluarkan keringat semua nya akan terasa sangat ringan.


Aldi hanya terdiam sambil membatin jika apa yang terjadi saat ini adalah salah dan dia sudah berjanji akan menjadi pria yang baik untuk calon istri nya kelak.


Monik yang sudah merindukan kegiatan panas yang dulu hampir setiap waktu bisa dia dapat kan langsung mengendurkan pelukan nya dan berpindah duduk ke atas pangkuan Aldi.


" Beb! Kamu nggak kangen sama Aku?" tanya Monik dengan begitu centil.


Aldi sama sekali tak menjawab apapun atau menolak apa yang di lakukan oleh Monik.bayangan saat mereka berada di sebuah kamar hotel kembali menarik di kepala Aldi membuat gejolak hasrat nya ikut terpancing tinggi.

__ADS_1


Monik yang sudah tidak sabar lagi ingin mendapatkan apa yang dia mau saat ini.dengan cepat menyambar bibir Aldi ,mencium nya dengan begitu buas dan menyusup masuk dengan begitu lihai nya sehingga membuat Aldi yang awal nya masih jual mahal ikut larut dan membalas ciuman panas tersebut hingga kedua nya benar-benar kehabisan oksigen.


" Ciuman Monik sangat memabukkan.baru berciuman saja sudah membuat si Otong menegang.apa Dina juga bisa melakukan ciuman sehebat ini ya?" batin Aldi kembali mengingat sang kekasih di saat dia sedang bercumbu mesra dengan teman kencan nya dulu.


Kedua nya benar- benar melakukan kegiatan panas ini sampai berulang kali bahkan membuat ranjang tua Aldi menjerit kencang karena tidak kuat menopang hentakan kuat yang di lakukan oleh kedua insan di atas sana.suara laknat Monik menyatu dengan suara jerit ranjang sehingga membuat Aldi semakin bergairah menambah tempo permainan sampai pada akhirnya kedua nya berhasil mencapai puncak pelepasan secara bersamaan.


Beberapa menit kemudian.Aldi langsung bangkit dari ranjang tersebut dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.pria tersebut nampak mandi dengan sangat tergesa-gesa karena setengah jam lagi Dina kekasih nya sudah keluar dari kantor dan biasa nya Aldi sudah standby menunggu di depan kantor tempat Dina bekerja.jarak kantor tempat mereka bekerja yang berdekatan membuat Aldi selalu datang tepat waktu dan kali ini pun dia tidak boleh terlambat sedikit pun karena tidak ingin Dina mencurigai nya.apalagi hari ini dia juga terpaksa bolos kerja dengan alasan sakit perut.


" Aku keluar dulu Nik! Kamu tidur aja kalau masih lelah." pamit Aldi dan berlalu begitu saja tanpa menoleh sedikit pun kepada Monik yang tampak tersenyum di bawah selimut tebal yang dia gunakan untuk menutupi tubuh polos nya.


Aldi menghidupkan mesin motor nya dengan helm yang sudah terpasang di kepala nya.entah kenapa setiap melihat wajah Monik membuat dia semakin merasa bersalah kepada kekasih yang dia cintai begitu tulus dan tidak pernah dia rusak sampai mereka sudah sah menjadi suami istri.tapi dia juga tidak bisa menyalahkan Monik sepenuhnya karena saat Monik menggoda nya dia tidak bisa menolak dan malah menikmati permainan sengit yang di beri kan oleh wanita penggoda itu.


" Ahhhaaa...Pak Jonan!" seru Monik sambil berjingkrak riang sampai tidak menyadari jika selimut yang dia kenakan saat ini sudah luruh ke atas lantai sehingga membuat seluruh tubuh nya terekspos nyata.tanpa dia sadari dari balik kaca jendela kecil yang ada di depan nya saat ini.ada seorang pria tua pemilik kontrakan sedang mengintip pergerakan nya sambil tersenyum devil.


Tanpa menunggu lama lagi,pemilik kontrakan itu langsung menerobos masuk dengan bekal kunci serep yang dia miliki.apalagi tadi dia sudah melihat jika Aldi sudah pergi keluar menggunakan sepeda motor nya.


" Hai Mbak! Kenapa berteriak?" tanya Pria ini berbasa-basi setelah mengunci kembali pintu kontrakan dan sengaja membawa masuk sendalnya ke dalam kontrakan ini.Monik yang masih larut dalam euforia kemenangan nya tidak menyadari jika ada seseorang yang masuk dan sedang berdiri di belakang nya saat ini.

__ADS_1


" Astaga! Siapa anda?" teriak Monik dengan begitu kaget dan tanpa sadar jika saat ini dia sedang polos tanpa sehelai benang pun.


" Saya pemilik kontrakan ini.Saya tadi tidak sengaja mendengar suara teriakan Mbak dari sini dan Saya pikir terjadi sesuatu kepada Mbak." jawab Pria tersebut sambil menjilat bibir nya sendiri.Monik yang mendengar jika pria ini adalah pemilik kontrakan langsung mengangguk begitu saja dan menampilkan senyum lebar nya yang begitu menggoda.


" Saya nggak papa kok Pak! Tadi lagi bahagia saja." jawab Monik sambil melipat tangan di dada dan saat itu juga kesadaran nya mulai kembali membuat dia dengan cepat menggenggam dua bukit kembar yang menyembul bebas di alam terbuka.


Pria tua ini tersenyum puas dan tanpa berkata-kata langsung mendekat ke arah Monik sehingga mereka berdua saat ini berdiri saling berhadapan langsung.


" Tidak perlu di tutup begitu Mbak,Saya sejak tadi juga sudah melihat nya.apa Mbak butuh bantuan untuk memakai kan pakaian Mbak?" tanya nya dengan nakal.


" Tidak perlu Pak." jawab Monik tenang tanpa merasa malu sedikit pun.seolah apa yang terjadi saat ini merupakan hal yang lumrah dan tidak akan ada orang yang bisa melarang dia untuk melakukan apapun yang dia inginkan.


Karena sudah tidak bisa mengontrol diri nya lagi.tangan kanan pria pemilik kontrakan ini terulur begitu cepat memijit dan memainkan ujung bukit Monik hingga dengan begitu sadar nya Monik mengeluarkan suara laknat nya untuk yang ke sekian kali nya.melihat celana selutut yang di pakai oleh pria dewasa ini sudah mengembung sempurna membuat rasa penasaran Monik membuncah begitu saja dan merelakan tubuh nya di nikmati oleh pria ini.toh pria ini juga cukup berada dan masih terlihat begitu gagah di usia yang sudah semakin matang.


Tanpa mengenal lelah.Monik langsung mengajak pria pemilik kontrakan ini masuk ke dalam kamar Aldi dan kembali melanjutkan olahraga panas untuk yang ke sekian kali nya di sore hari ini di atas ranjang yang sama seperti yang dia pakai bersama Aldi tadi.


Sedangkan di luar kontrakan sana.seorang wanita gempal sedang kebingungan mencari suami nya yang tadi pamit ingin membeli makanan untuk burung peliharaan nya.tapi setelah dua jam menunggu dan adzan magrib juga sudah mulai terdengar berkumandang merdu dari mesjid sana.tapi sosok yang dia cari belum juga pulang .sedangkan mobil dan sepeda motor nya masih terparkir rapi di garasi samping rumah.

__ADS_1


" Kemana lagi pergi nya si Bapak! Udah gelap begini masih belum pulang juga." gerutu wanita bertubuh gempal itu dan memilih kembali masuk ke dalam rumah karena sejak tadi kaki nya sudah di serang oleh segerombolan nyamuk nakal.


Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys 🥰🥰😍


__ADS_2