Ayah!Jangan Berpisah Dengan Ibu,Kembali Lah

Ayah!Jangan Berpisah Dengan Ibu,Kembali Lah
Bab 39


__ADS_3

Dona menatap lekat wajah nya di sebuah kaca besar yang terdapat di depan nya.wajah nya semakin terlihat cantik dengan polesan make up membuat Dona ingin sekali rasa nya menangis tapi tangisan tersebut adalah tangisan bahagia.


Acara pernikahan yang dia minta agar di selenggarakan dengan sederhana tapi nyata nya malah di buat meriah oleh calon suami dan juga Pak Hutomo.sedangkan untuk Nanda sudah seperti pangeran di negeri dongeng sudah seperti apa yang di impikan oleh Dona selama ini.dulu Dona berpikir jika impian nya ini akan terkubur sangat dalam setelah Bram tidak bisa merealisasikan nya.namun ternyata semua dapat terwujud oleh lelaki yang bernama Nanda putra Hutomo yang dulu sempat dia tolak ungkapan cinta nya karena sudah terikat dengan Bram mantan suami pertama yang rela menduakan cinta nya demi wanita yang lebih muda dan bahenol.


" Mbak ayok Saya bantu pakai gaun nya.sebentar lagi acara sudah akan di mulai." ucap salah satu dari Mua terkenal itu menyadarkan Dona dari lamunan panjang nya.tanpa dia sadari Nanda sudah keluar terlebih dahulu dengan di antar oleh kedua putri nya.


" Eh Iya Mbak." balas Dona lalu memakai gaun pengantin yang begitu indah untuk di pandang oleh setiap mata.


Gaun pertama yang di kenakan oleh Dona berwarna putih tulang dengan berhiaskan full payet di seluruh gaun dan saat terkena sinar nanti akan terlihat seperti mutiara yang menyala indah.dan untuk Nanda sendiri menggunakan setelan jas berwarna hitam dari rancangan tangan desainer ternama.semua nya serba spesial karena mereka berdua sangat berharap jika pernikahan hari adalah pernikahan yang terakhir kali dalam hidup mereka.


Setelah selesai memakai makeup dan juga baju pengantin nya.Dona dengan di bantu oleh kedua gadis cantik nya turun ke lantai bawah menuju ke halaman belakang yang sudah di sulap begitu indah.di belakang mereka ada Marwa yang ikut memegang ujung gaun Dona untuk mempermudah pengantin wanita berjalan menuju meja ijab qobul.


" Ibu sangat cantik sekali!" puji Alena begitu tulus.


" Ternyata ada bidadari di pagi hari ini Mbak." celetukan Priska membuat semua orang yang mendengar ikut tergelak.


" Terimakasih sayang! Kedua putri Ibu juga sangat cantik hari ini.terimakasih ya untuk kalian berdua yang sudah mau menemani Ibu sampai sejauh ini." Dona menatap haru kedua putri nya yang sedang tersenyum manis kepada nya.Dona tau ada kebahagiaan di mata anak gadis nya.rasa nya dia tidak akan tega mengatakan bagaimana licik nya ayah kandung mereka tadi malam.cukup sekali Dona membuat tangis kedua putri nya pecah dan itu karena perceraian dia dengan mantan suami nya .biar lah dia menyimpan sendiri luka yang di gores oleh Bram dari pada harus merusak kebahagiaan yang dirasakan oleh kedua putri nya.


Dona terus melanjutkan langkah kaki nya ke tempat acara yang sudah ramai oleh tamu undangan.di depan sebuah meja sudah ada Nanda yang duduk menunggu kedatangan nya.mulut lelaki tampan itu tiada henti mengucapkan kata cinta.meskipun hanya menggunakan gerakan mulut saja,tapi Dona yang sedang berada di tahap puber ke dua tentu saja bisa mengerti maksud dari ucapan calon suami nya.mereka berdua tampak begitu serasi dengan ketampanan dan kecantikan yang berada di ambang kewajaran.


Deg...Nanda tiada henti menatap Dona yang sudah duduk di samping nya.jika di dengar dengan seksama pasti getaran jantung yang terjadi di dalam sana bisa di dengar oleh siapapun.beruntung nya suasana saat ini sedang ramai dengan tepukan tangan tamu undangan sehingga Dona bisa terselamatkan tanpa harus merasa malu sedikitpun.

__ADS_1


" Kamu sangat cantik sekali sayang." ucap Nanda sambil melukis senyuman di bibir tipis nya.


" Mas! Jangan menggoda Aku di saat tamu sedang menatap ke arah kita.pipi ku terasa sangat panas sekali." tegur Dona dengan menunduk kan kepala.


Hahaha..Tawa menggoda terdengar keluar dari mulut Nanda sehingga membuat Dona mau tak mau kembali memberikan teguran dengan jepitan kepiting di paha Nanda.


Ketika ijab qobul akan segera di mulai.semua mata masih tertuju kepada Dona yang tampil sangat memukau pagi ini.sedikit pun tak terlihat jika dia sudah memiliki buntut yang kebetulan sedang duduk di samping Marwa.


Suasana seketika hening ketika pak penghulu mulai berjabat tangan dengan Nanda.karena sudah tidak memiliki orang tua lagi . Pernikahan kedua nya ini sengaja di wakil kan kepada penghulu karena tidak ada lagi yang bisa untuk dia andalkan saat ini.


Sah...


Sah...


Sah..



Nanda lalu mengecup kening Dona dengan begitu manis nya.


" Akan Aku buat Kamu bahagia sampai akhir nafas ku.Kamu adalah satu-satunya wanita yang Aku cintai sekarang dan untuk selamanya."

__ADS_1


Dona hanya mampu memejamkan mata nya sambil mengucapkan kata amin atas apa yang sedang di ucapkan oleh laki-laki yang sudah menjadi suami nya.detik ini juga Dona sudah sah menjadi bagian keluarga Hutomo dan tentunya akan sangat di segani di mana pun dia berada .


" Gila si Dona mahar nya nggak neko-neko sayang! Saham rumah sakit 60 persen sudah atas nama nya. sebuah perumahan mewah .mobil keluaran terbaru.seperangkat perhiasan berlian mewah.mobil keluaran terbaru.uang tunai miliaran rupiah....Dona seketika kaya mendadak sayang." Marwa tiada henti mengoceh di samping telinga suami nya.Diki yang mendengar nya bukan nya marah malah tertawa karena ikut kaget mendengar apa yang di berikan oleh Nanda kepada sahabat istri nya itu.sungguh luar biasa dan Nanda sedikitpun tak merasa takut jika nanti Dona kabur membawa semua yang sudah dia dapat kan dengan begitu mudah.


" Segitu masih kecil untuk Nanda yang sangat kaya raya sayang.di tanah air saja semua rumah sakit nya sudah bertaraf internasional. perusahaan raksasa yang dia pimpin bahkan sudah merajalela di dunia.Aku mana sanggup menandingi nya." sahut Diki sambil nyengir.


" Tapi Kamu tetap pemenangnya di hati ku sayang." Marwa semakin mengeratkan pelukan nya di lengan kekar Diki.


Sedangkan di luar sana.Bram sengaja menepikan mobil nya sedikit agak jauh dari kediaman Hutomo.tampak sejumlah pria berbadan besar tengah melakukan pengamanan ketat dan memeriksa setiap bawaan para tamu yang masuk ke dalam rumah tersebut.


Bram yang tidak ingin membuat kegaduhan untuk yang kedua kali nya memilih tetap bertahan di dalam mobil untuk menghindari amukan dari Pak Hutomo.walau sejujur nya rasa nya ingin sekali dia melihat seperti apa pernikahan kedua mantan istri nya.namun niat itu segera dia urungkan begitu dalam.


" Dona ...Aku masih sangat mencintai Kamu! Aku memang sempat menikah dengan wanita murahan itu,tapi rasa cinta ku tak pernah pudar untuk mu.jika saja malam tadi rencana ku berhasil.Aku yakin saat ini Kamu masih ingin kembali kepada ku.tapi sayang nya Pria pengecut itu sudah terlebih dahulu mengacaukan semua nya." Bram memukul setir mobil dengan begitu kuat.sekarang kepala nya semakin terasa pusing dengan banyak nya masalah yang dia hadapi.entah kapan bahagia akan datang karena tujuan hidup nya sudah menjadi milik orang lain.


Di sebuah apartemen mewah,Monik yang baru selesai mandi di kaget kan oleh kedatangan seorang kurir yang memberikan dia sebuah amplop yang berisikan surat perceraian.Monik hanya tertawa sumbang lalu merobek kecil-kecil surat tersebut dan menghambur kan di atas lantai sehingga bertebaran di mana-mana.


" Kamu pikir Aku akan menangis memohon meminta kembali untuk bersama mu! Jangan mimpi Kamu,Mas! Aku ini cantik tentunya banyak lelaki yang akan bersedia menampung ku untuk menjadi teman hidup mereka."


" Mas Jonan lebih sempurna dari Kamu yang hanya punya pusaka sekecil biji rambutan."


Hahaha... Monik tertawa puas sebagai bentuk kemenangan atas apa yang sudah dia raih saat ini.meskipun hanya di butuhkan di saat tertentu atau sebagai pelampiasan nafsu.tetapi Monik malah bahagia dan sama sekali tak mempermasalahkan nya selama ATM dan dompet nya tebal.toh untuk mencari pekerjaan juga akan sangat sulit untuk dia yang sudah terbiasa memiliki gaya hidup mewah.

__ADS_1


" Aku sudah kaya raya Bram! Aku tidak butuh Kamu lagi.silahkan pergi sejauh mungkin karena Aku yakin mantan istri bodoh mu itu tidak akan mau kembali lagi kepada Kamu yang ternyata sama bodoh nya dengan dia."Monik kembali masuk ke dalam kamar merias diri dan memakai pakaian seksi yang berharga fantastis.saat ini dia sudah mulai memiliki agenda penting bersama teman sosialitanya dan tidak lupa memakai tas branded pemberian Jonan Kusuma.


Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰


__ADS_2