Bad Angel: Geng Motor Berkuasa

Bad Angel: Geng Motor Berkuasa
Babu


__ADS_3

...Kamu Sudah Menjadi Orangku...


...Hanya Akulah Orang Yang Berhak Atas Dirimu...


..._Bad Angel: Geng Motor Berkuasa_...


...Chapter 18: Babu...


...•••...


"Gue suka sama Lo Rey"


"Lo dengar gue kan?"


"Rey?! Rey!! gue suka sama Lo!!"


'Rey yang dimaksud tidak lain adalah Reyhan Noriega, si ketua dari geng motor 'Bad Angle. Pria itu dengan santai terus berjalan melangkahkan kakinya tanpa ada sedikitpun menghiraukan pernyataan cinta yang ditujukan pada dia


Hal seperti ini sudah biasa dilakukan oleh seorang Reyhan kepada para wanita. Bagi dia, para wanita yang menyatakan cinta kepadanya tidak menarik sama-sekali, mereka semua terlihat biasa saja di matanya


Namun kali ini, orang yang menyatakan cinta kepada Reyhan adalah 'Intan si Primadona sekolah


Intan berparas cantik dan juga dikagumi oleh seluruh laki-laki di SMA Star, banyak orang yang ingin menjadikannya sebagai pacar. Sayangnya gadis itu selalu saja menolak pernyataan cinta dari mereka


"Parah banget si Reyhan. Bisa-bisanya dia mengabaikan seorang primadona seperti Intan"


"Iya, kasihan ya Intan. Coba aja waktu itu dia mau nerima cinta gue"


"Sesekali lihat kearah gue Intan, gue bakalan tetap nungguin Lo"


"Dengar-dengar nih, si Reyhan udah ada pacar. Namanya Raya"


Orang-orang yang melihat kejadian itu mulai berbisik pelan. Meskipun suara mereka pelan, ke-dua telinga milik Intan masih bisa berfungsi untuk mendengar hal yang sedang dibicarakan mereka


"Raya?"


Intan menggeram marah mendengar nama yang dibicarakan mereka, dalam keadaan penuh amarah dia melangkah mencari keberadaan Raya yang di sebut mereka sebagai pacarnya Reyhan


...•••...


"Bawakan tas gue"


"Ni cuci yang bersih"


"Ambilin gue air"


Raya sangat sigap menuruti semua yang diperintahkan oleh Reyhan. Gadis itu membawakan tas, menyuci piring, bahkan dia juga mengambilkan air untuk diminum Reyhan


Seenak hati Reyhan menyuruh Raya untuk menuruti kemauannya. Pada awalnya Raya melakukan semua yang diperintahkan oleh Reyhan, namun beberapa detik kemudian Raya mulai menyadari betapa bego-nya dia mau menuruti semua perintah dari pria itu


"Eh cowok songong! Lo pikir gue ini babu Lo? Enak aja dari tadi nyuruh gue"


"Memang iya, Lo itu 'Babu gue. Lupa sama perjanjian?"


"Lo-"


Sebelum Raya menyelesaikan kalimatnya Reyhan sudah lebih dulu berbicara

__ADS_1


"Tenang jangan emosi. Lo ingat kan? gue udah bayar semua pengobatan mama Lo" -perkataan Raya di potong Reyhan


Raya mengambil satu tarikan nafas panjang, lalu tersenyum emosi, "Hufft... Iya, gue gak lupa kok"


Dengan penuh keterpaksaan, mau tidak mau Raya harus menuruti semua yang menjadi perintah dari seorang Reyhan. Tiap kali melakukan hal yang diperintahkan oleh pria itu, senyuman khas emosi menghiasi wajahnya


Reyhan adalah orang yang sudah membiayai semua biaya pengobatan Widia. Sesuai dengan kesepakatan, sekarang Raya menjadi pacar Reyhan (pacar pura-pura tepatnya)


Semenjak perjanjian itu dimulai, Reyhan kerap kali memerintah Raya. Reyhan menyuruh gadis itu berbuat ini dan itu, sesuai yang dia mau. Tiap kali gadis itu menolak, maka Reyhan akan selalu mengungkit masalah terkait biaya pengobatan mamanya


Drrttt...


Ponsel diatas meja milik Reyhan bergetar


Tangannya terulur untuk mengambil ponsel lalu menekan ikon bewarna hijau yang membuat panggilan itu terhubung. Wajah Reyhan terlihat serius mendengarkan suara orang di telpon tersebut


"Ayo cabut" -pria itu mengajak pergi dari tempat mereka


"Mau kemana?" -tanya Devan


"Nanti gue kasih tau"


Reyhan tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan Devan. Si ketua geng motor memasukkan ponselnya kedalam saku celana kemudian berdiri dari tempat duduknya


"Lo tetap disini aja, jangan ikut campur urusan pribadi gue" -Reyhan menatap tajam kearah Raya


Kepala Raya mengangguk paham, dia duduk kembali di tempat duduknya. Reyhan, Devan, Angga, Alan dan juga Leo, ke-limanya sudah pergi dari sana


Raya menatap punggung Reyhan yang mulai menjauh, "Ah... akhirnya gue bisa dapat ketenangan, dan gak ada si cowok songong yang ngatur-ngatur gue disini"


...•••...


"Lo Raya?"


"Iya"


Intan sudah mencari Raya ke setiap sudut sekolah SMA Star, akhirnya dia berhasil menemukan gadis itu di kantin


"Byurrr..."


Segelas air terguyur diatas kepala Raya, air itu terus jatuh turun kebawah menyebabkan seragam yang di kenakannya menjadi basah. Ini adalah ulahnya Intan


Ekspresi wajah Raya tampak tidak percaya, Intan yang baru saja datang langsung menyiramnya begitu saja


"Maksud Lo apa? Datang-datang langsung nyiram gue pakai air?"


"Gue peringati Lo buat jahui Reyhan, atau gue akan buat perhitungan yang lebih dari ini"


"Lo pikir gue takut? Nggak sama sekali" -dengan cepat Raya menyiram Intan


"Omg!"


Raya membalas perbuatan Intan, dia juga menyiram air padanya. Intan shock terhadap tindakan gadis didepannya, bukannya takut Raya justru menantang dia


"Beraninya Lo nyiram gue. Dasar cewek miskin, gak tau diri" -tangan Intan melayang di pipinya Raya


Plakk...

__ADS_1


Terjadilah aksi saling tarik-menarik rambut diantara Raya dan juga Intan. Pertikaian mereka berdua menyita perhatian semua orang untuk datang lebih mendekat.


Bukannya memisahkan 2orang yang sedang ribut, orang-orang itu malah menyemangati dan bersorak mendukung Raya dan Intan yang sedang berkelahi


"Ayo... ayo..."


"Gue bertaruh, yang menang pasti si Raya"


"Nggak mungkin lah bro. Udah jelas yang pasti menang itu Intan, dia kan primadona disekolah ini"


"Kita liat aja sama-sama siapa yang akan menang"


"Hajar terus!"


Bu Dewi sebagai notabenenya guru BK selalu berjalan-jalan diwaktu jam istirahat untuk melihat bagaimana kondisi anak-anak. Di jam istirahat biasanya ada saja siswa yang akan berbuat ulah


Dugaan Bu Dewi ternyata memang benar, di kantin sedang terjadi kerusuhan


"Hentikan!!"


Suara teriakan Bu Dewi yang kuat menghentikan aksi saling menjambak diantara Raya dan juga Intan. Keduanya diam membeku dengan tangan yang masih berada di kepala lawannya masing-masing


"Kalian berdua, segera ikut ibu ke ruangan BK"


Mendengar hal itu, semua orang yang menyaksikan pertikaian mereka merasa kecewa. Harusnya mereka bisa melihat siapa yang akan menenangkan pertikaian ini, jika saja Bu Dewi datang sedikit lebih Lama


"Ah... Sial. Bu Dewi ngapain datang sih"


"Ganggu aja nih guru BK, nggak tau apa ini lagi seru"


"Yah, kita jadi tidak tahu siapa menang"


•••


Bersambung______


•••


...Terimakasih sudah membaca...


...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...


...Mohon untuk memberikan dukungan berupa...


...Like ✓...


...Komentar✓...


...Dan Juga Share ✓...


...Setiap hari akan update chapter baru, jadi FAVORIT cerita ini...


...Jangan lewatkan keseruan nya!!...


^^^Follow Instagram Author^^^


^^^@zrae_08^^^

__ADS_1


__ADS_2