Bad Angel: Geng Motor Berkuasa

Bad Angel: Geng Motor Berkuasa
Keluarga Rasa Orang Asing


__ADS_3

...Jika Kesalahan Membuatku Dekat Dengan Kalian, Bolehkah Aku Mengulanginya?...


..._Bad Angel: Geng Motor Berkuasa_...


...Chapter 28: Keluarga Rasa Orang Asing ...


Kata-kata Reyhan:


Baca doang nge-LIKE ♥️ tidak 🥲


Like nya jangan lupa ini GRATIS kok 🫡


...•••...


Intan menyantap makan malam bersama dengan kedua orangtuanya. Dia hanya bisa melihat papa dan mamanya saat malam tiba, jika mentari bersinar Intan tidak pernah bertemu dengan mereka


Orangtuanya adalah pebisnis yang hebat, sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang ternama baik dalam negeri ataupun diluar negeri. Saking sibuknya menjalankan bisnis, Intan sampai merasa asing terhadap orangtuanya sendiri


Terkadang rasa iri hati timbul di dalam diri Intan kala melihat temannya yang bisa akrab dengan orang tua mereka. Intan bahkan bingung bagaimana cara untuk menyampaikan surat yang dikasih Bu Dewi


"Pa ma" -Intan memberanikan diri untuk berbicara pada orang tuanya


"Hmm"


Deheman papa dan mamanya yang bersamaan sedikit menciutkan nyali yang tadinya sudah terkumpul "I-ini ada surat dari Bu Dewi"


Tangannya mengulurkan amplop coklat dengan logo sekolah SMA Star di atas meja


"Bu Dewi ngasih surat? Surat apa itu?" -tanya papanya


Kepala Intan menggeleng pelan berpura-pura tidak tahu maksud surat itu "Nggak tau, Intan belum buka suratnya"


"Coba sini suratnya biar mama yang buka" -surat itu diambil ahli mamanya


Bagian ujung dari amplop coklat yang membungkus surat itu dirobek, menampilkan secarik kertas bewarna putih yang terlipat ada didalam sana. Lipatan itu dibuka dan terlihatlah isi dari surat yang di berikan oleh Bu Dewi


[Isi surat]


Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita bersama


Melalui surat ini saya mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu Orangtua:


Nama siswa : Intannia Aliyah


Kelas : XII IPA ²


Untuk hari pada:


Hari, Tanggal : 08 Mei 2019


Pukul : 07.30 WIB


Tempat : Ruangan BK


Kehadiran Bapak/Ibu Orangtua sangat diharapkan, demi kepentingan anak didik di masa sekarang dan di masa yang akan datang. Demikian surat ini disampaikan, atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih


TTD


Guru Bimbingan Konseling


"Bu Dewi manggil kita untuk datang keruangannya besok pa" -ujar sang mama menyampaikan isi dari surat yang sudah dibacanya

__ADS_1


Mata papa Intan langsung terbelalak "Apa?! Besok? Papa ada meeting sama klien"


"Ya sama, mama juga" -ketus mamanya


Hati Intan serasa dikitam oleh benda tajam melihat reaksi dari kedua orangtuanya "Sebegitu penting bisnis bagian kalian sampai melupakan aku yang membutuhkan kalian juga?"


Mata papa dan mamanya Intan saling memandang, mendengar anak mereka berkata seperti itu. Padahal mereka bekerja juga untuk Intan, supaya anak mereka bisa mendapatkan semua yang terbaik


Perkataan Intan menyadarkan mereka bahwa selama ini bisnis menjadi yang utama dalam hidup mereka, sampai-sampai merela lupa akan intan


"Hufft... baiklah, kali ini papa mengalah. Besok papa akan datang" -sembari mengelah nafas papanya mengambil keputusan


"Mama juga"


Walaupun tau hal apa yang sedang menanti, Intan mengangkat bibirnya keatas dan tersenyum bahagia. Ini adalah kali pertama dia bisa dekat dengan papa dan juga mamanya. Intan seakan tidak bisa sabar untuk menunggu hari besok


Intan segera pergi ke kamar untuk tidur, dia memejamkan kedua mata miliknya. Gadis itu tidur lebih awal dari biasa


Kringgg...


Saat jam alarm yang di stel Intan berbunyi, mentari bertanda hari baru mulai menunjukkan sinarnya yang menghangatkan bumi


Dia langsung terbangun mematikan alarm lalu bersiap-siap untuk berangkat. Pagi itu suasananya berbeda, hati Intan seperti ditumbuhi oleh bunga yang sedang bermekaran


"Ayo pa ma, kita berangkat" -ucap Intan kegirangan


Seragam sekolah bewarna putih abu-abu khas anak SMA sudah dikenakan Intan. Langkah kakinya berjalan menuruni anak tangga menghampiri papa dan juga mamanya yang sudah menunggu dia dibawah sana


"Kamu udah siap?"


"Udah ma" -Intan langsung menyaut


Intan tersenyum tipis "Semua yang Intan perlukan udah ada sekarang"


^^^"Mama dan papa yang Intan perlukan" -Intan berbicara di dalam hati^^^


"Hmm ya sudah, ayo kita naik mobil"


Sekian lama Intan sudah menunggu saat-saat seperti ini, akhirnya waktu yang selalu dinantikan tiba. Didalam mobil yang melaju, Intan duduk bersama dengan papa dan mamanya


Walau tidak saling berbicara, bisa melihat mereka saja itu sudah lebih dari cukup


Karna mereka pergi menaiki mobil, lama perjalanan yang mereka tempuh hanya sebentar. Mobil yang di naik Intan bersama orangtuanya sudah terparkir di parkiran sekolah SMA Star


"Ruangan BK nya ada dimana?" -tanya papa Intan saat keluar dari dalam mobil


"Sebelah sini Pa Ma"


Intan menunjukkan jalan sembari berjalan ditengah tengah antara mama dan papanya. Bisakah waktu berhenti untuk sejenak? Intan ingin tetap seperti ini walaupun hanya sebentar


Namun waktu akan tetap berjalan, tidak perduli seburuk apapun keadaan. Waktu tak akan menunggu siapapun, dia akan selalu berjalan tanpa lelah


"Ini ruangannya?" -tanya mama intan


Tangan mama Intan menunjuk kearah pintu ruangan tempat mereka berhenti. Intan menganggukkan kepala membenarkan pernyataan mamanya


Sebelum memasuki ruangan pintu lebih dulu mereka ketuk


Tokk... tokk...


"Masuk" -ujar Bu Dewi dari dalam ruangan

__ADS_1


Orangtua Intan masuk lebih dulu kedalam "Selamat pagi Bu, kami berdua adalah orangtuanya Intannia Aliyah"


Kemudian dari arah belakang Intan menampakkan dirinya dengan kepala menunduk di hadapan Bu Dewi si guru BK


"Oh, iya. Mari pak/buk silahkan duduk"


Bu Dewi bersikap ramah dan mempersilahkan orang tua Intan yang datang untuk dudu dibangun yang tersedia


"Jadi ada keperluan apa Ibu memanggil kami berdua kesini?" -tanya mamanya


Tanpa ada basa-basi terlebih dahulu, mamanya Intan langsung bertanya to the points


Raut wajah Bu Dewi menyampaikan keterkejutan "Loh? Apa Intan belum cerita ke bapak dan Ibu?"


Mendengar itu mama dan papa Intan langsung saling bertukar pandangan


Papa Intan menggeleng lalu memberikan surat yang semalam di berikan Intan pada mereka "Anak kami nggak ada ngomong apa-apa, dia cuma ngasih surat ini ke kami"


"Intan? Benar kamu belum ceritain ke orangtua mu?" - tanya Bu Dewi penuh penyelidikan


"Benar Bu, saya belum ada cerita sama sekali ke mereka" -kepalanya masih tertunduk


"Tapi kenapa Intan? Ini menyangkut diri kamu sendiri loh?"


"Memangnya ada apa ya Bu?" -mamanya Intan memberanikan diri untuk bertanya lebih jauh


"Anak bapak dan ibu sudah terlibat tindakan kejahatan"


Amarah langsung mengalir dalam diri papanya Intan "Jangan sembarangan bicara. Intan anak kami, nggak mungkin terlibat hal-hal seperti itu"


"Saya juga awalnya tidak percaya pak. Tapi setelah saya menyaksikan sendiri bukti memalui video ini, pandangan saya langsung berubah" -Bu Dewi mencoba untuk memberikan penjelasan


"Video apa, tunjukkan!" -tantang papanya Intan


Dengan berat hati Bu Dewi mengeluarkan ponsel miliknya dari dalam laci, lalu menunjukkan video bukti tindakan Intan yang menyuruh 3orang untuk menangkap dan memberi Raya pelajaran


•••


Bersambung______


•••


...Terimakasih sudah membaca...


...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...


...Mohon untuk memberikan dukungan berupa...


...Like ✓...


...Komentar✓...


...Dan Juga Share ✓...


...Setiap hari akan update chapter baru, jadi FAVORIT cerita ini...


...Jangan lewatkan keseruan nya!!...


^^^Follow Instagram Author^^^


^^^@zrae_08^^^

__ADS_1


__ADS_2