
...Katanya, membahagiakan orang tua itu harus...
...Apa dengan berbohong juga termasuk?...
..._Bad Angel: Geng Motor Berkuasa_...
...Chapter 7: Pacar?...
...•••...
Reyhan membawa motor sesuai dengan arahan yang diberikan Raya kepadanya. Gadis itu lalu menunjuk kearah rumah yang ada diujung gang, lalu meminta Reyhan untuk berhenti disana
"Ini rumah Lo?"
"Nggak, gue cuma ngontrak disini"
"Ouh" -angguk Reyhan paham
"Raya, Bella!" -teriak seorang wanita
Dia adalah Widia 'mamanya Raya dan juga Bella. Widia berlari dan langsung memeluk kedua anaknya yang akhirnya pulang juga
"Kalian dari mana aja, mama khawatir kalian kenapa-kenapa"
"Mama tenang aja. Kami berdua baik-baik aja kok ma" -Raya meyakinkan mamanya
"Syukurlah kalau begitu"
Setelah pelukan itu terlepas, Widia melihat kearah pria yang pulang bersama dengan Raya dan juga Bella. Dia tidak pernah melihat pria itu sebelumnya, Widia juga tahu betul bahwa anaknya 'Raya sampai saat ini belum pernah memiliki pacar
"Dia?"
"Teman satu sekolah ak-"
"Ini namanya kak Reyhan ma, pacarnya kak Raya" -Bella memotong perkataan kakaknya
"Benar pacar kamu Ray?" -tanya Widia
"Ngg-"
Lagi-lagi perkataan gadis itu dipotong, tapi kali ini oleh Reyhan "Iya tante, saya pacarnya Raya"
Gadis itu menatap Reyhan dengan terheran-heran, si ketua geng motor mengaku sebagai pacarnya. Sejak kapan Reyhan menjadi pacarnya, Raya bahkan belum pernah berpacaran sama sekali
Berpikir untuk punya juga tidak
"Akhirnya anak mama punya pacar juga. Oh ya, kamu udah makan belum? Mau Tante masakin?" -semangat jiwa mamanya seketika keluar
"Mama apaan sih, dia pasti udah makan"
"Pas banget Tante, saya lagi lapar" -sungguh diluar dugaan, pria itu justru menerima ajakan untuk makan
"Wah bagus dong kalo gitu, kita bisa makan bareng-bareng. Ayo masuk kedalam"
Bella tampak senang, "Hore kita makan bareng"
Saat hendak ikut masuk ke dalam, Raya langsung mencegat tangan Reyhan. Tentunya hal itu membuat dia berhenti melangkah
"Maksud Lo apa ngomong kayak tadi?"
Alis mata Reyhan terangkat sebelah, "Gue memangnya ada ngomong apa"
"Pura-pura gak tau Lo. Tadi Lo bilang depan mama gue, kalo Lo itu pacar gue" -jelas Raya
"Nggak ada maksud apa-apa, Gue cuma mau mama Lo senang. Liat sendiri tadi kan gimana senangnya pas mama Lo tau, kalo Lo udah punya pacar"
__ADS_1
"I-iya juga sih"
Apa yang dikatakan Reyhan ada benarnya juga. Raya juga bisa melihat betapa senangnya Widia saat pria itu mengatakan bahwa dia adalah pacarnya
"Lagi pula, menurut gue wajar aja sih Lo belum punya pacar. Penampilan Lo aja kayak gini, gak ada menariknya sama sekali"
Baru saja Raya kagum terhadap Reyhan, namun pria itu kembali menunjukkan sikap songongnya yang membuat dia langsung ifeel
"Dasar cowok songong. Lo rasain ni" -Raya menginjak kuat kaki Reyhan
...•••...
Kontrakan kecil yang menjadi tempat tinggal Raya semenjak ayahnya meninggal dunia, sebenarnya sudah tidak layak untuk dihuni lagi. Bisa dilihat dari kayu yang menjadi bahan utama bangunan itu sudah keropos akibat digerogoti rayap
^^^Rayap adalah hewan jenis serangga yang memakan kayu^^^
Seharusnya mereka pindah dan mencari tempat tinggal lain yang lebih layak. Namun uang yang mereka punya hanya cukup untuk membayar sewa kontrakan kecil itu
"Raya ayo sini makan, ajak nak Reyhan juga"
"Mama gue udah manggil, ayo masuk"
Langkah demi langkah Reyhan mulai masuk ke dalam rumah Raya. Matanya menatap takjub walau kontrakan itu kecil, namun semua barang yang ada disana tersusun baik dengan rapi
Disisi lain dia juga miris melihat dinding kayu rumah yang tampak berjarak, membuat udara dingin dari luar dapat dengan mudah masuk kedalam
Sesampainya di dapur, tikar daun kelapa digelar sebagai alas untuk makan. Hidangan makan yang sederhana juga sudah tersedia di tengah-tengahnya
"Kak ayo duduk sini" -panggil Bella menepuk alas tikar disebelahnya
Reyhan berjalan mendekat sembari melepas jaket kulit 'Bad Angle yang dia kenakan
"Ayo dimakan, jangan sungkan-sungkan" -widia mempersilahkan Reyhan untuk makan
"Maaf ya kalo makanannya cuma ada ini"
"Gak papa kok Tan, ini aja udah cukup"
Nasi goreng yang menjadi hidangan makan malam mulai disantap
"Menurut kamu, Raya itu orangnya kayak gimana Rey"
"Uhhhuk" -pertanyaan yang tiba-tiba langsung membuatnya tersendat
"Maaa..."
Tak peduli dengan Raya yang mencoba untuk menghentikannya, Widia justru semakin memanas-manasi mereka, "Dia pasti sering ngejekin kamu"
"Ah nggak kok. Raya orangnya baik, sangat-sangat baik Tante" -Reyhan memberi penekanan di kata 'baik
"Hahaha bisa aja. kamu ngomong kayak gitu pasti di suruh sama Raya kan"
Obrolan diantara keduanya terus berlanjut, sesekali Raya dan juga Bella ikut ngobrol
...•••...
Selesai makan di rumah Raya, pria itu langsung berpamitan untuk pulang kerumahnya
"Aku pulang dulu ya Tan"
"Benaran gak mau nginap di sini?"
"Mama!"
"Gak usah Tan. Lagian gak enak juga, kalo orang lain liat" -ajakan itu ditolak Reyhan
__ADS_1
"Hmm ok lah"
Bella melambaikan tangan, "Hati-hati di jalan kak"
"Raya kamu ngomong dong sama Reyhan" -pundak Raya disenggol supaya maju kedepan
Gadis itu terlihat bingung, "Mau ngomong apaan?"
"Ya elah, bilang kalo dah sampai rumah kabarin. Jangan diam aja" -widia mengasihi tau
Kepalanya mengangguk, "Bay"
Hanya dengan mengatakan 'Bay, gadis itu langsung masuk kedalam rumah. Reyhan memakai kembali jaket kulit dan juga helm di kepala, lalu mengendarai motor itu menuju rumahnya
Sampai dirumah, Reyhan melihat papa dan juga mamanya sudah menunggu kepulangannya didepan pintu. Pria itu tampak menarik nafas panjang, sepertinya dia sudah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya
"Reyhan papa mau bicara sama kamu"
Kaki Reyhan terus saja melangkah masuk kedalam rumah, dia tidak menanggapi ucapan papa nya
"Besok kamu akan papa kenalin sama anak teman papa"
Langkah Reyhan terhenti saat hendak menaiki tangga, "Udah berapa kali aku bilang pa, aku gak mau"
"Kamu masih mikirin 'dia?"
"Emangnya salah kalo 'dia masih ada dipikiran ku?"
"Dengerin papa Rey, 'dia itu udah gak ada. Mau sampai kapan kamu-"
"Terus papa maunya aku kayak gimana?"
"Kalo kamu tidak mau dikenalkan sama anak temannya papa, maka kamu harus bawa perempuan pilihan kamu kerumah ini. Papa tunggu 2hari kedepannya, jika tidak ada-"
"Papa tenang saja, aku pasti akan membawa seseorang kerumah ini. Lagi pula aku juga udah punya pacar "
Kedua orang tua Reyhan tertegun mendengar perkataannya, mereka tidak sabar untuk bertemu dengan orang yang sudah berhasil menarik Reyhan dari kesedihannya yang mendalam
"Akhirnya pa, ada yang bisa menarik Reyhan dari kesedihannya"
•••
Bersambung______
•••
...Terimakasih sudah membaca...
...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...
...Mohon untuk memberikan dukungan berupa...
...Like ✓...
...Komentar✓...
...Dan Juga Share ✓...
...Setiap hari akan update chapter baru, jadi FAVORIT cerita ini...
...Jangan lewatkan keSeruan nya!!...
^^^Follow Instagram Author^^^
^^^@zrae_08^^^
__ADS_1