Bad Angel: Geng Motor Berkuasa

Bad Angel: Geng Motor Berkuasa
Perfesional


__ADS_3

...Keperfesionalan Diperlukan Dalam Setiap Hal...


..._Bad Angel: Geng Motor Berkuasa_...


...Chapter 32: Perfesional...


...•••...


"Nggak marah atau kesal?" -Reyhan


"Kenapa?" -Intan tidak menjawab pertanyaan itu justru dia malah balik bertanya


Reyhan menepuk jidatnya "Ya karena gue udah buat Lo di skorsing selama 1minggu, masak gitu aja gak paham sih"


"Sejujurnya gue mau bilang makasih ke Lo berdua. Jauh sebelum gue tau siapa yang ngelaporin ke Bu Dewi, gue mau bilang makasih ke orang yang udah buat gue dapat panggilan orang tua"


Intan berbicara dengan nada suara yang pelan, tapi kedua telinga milik Raya dan juga Reyhan masih dapat mendengarnya


Pernyataan dari Intan membuat Raya dan juga Reyhan saling memandang. Intan ingin berterimakasih? Apa telinga mereka berdua tidak salah dengar


Dimana ada kasus, seseorang berterimakasih pada orang yang sudah membuatnya mendapatkan hukuman?


"Ck Tapi begitu tahu siapa orang yang udah ngelaporin gue. Diri gue sendiri malah bingung mau gimana cara bilangnya" -mata Intan yang tadinya menunduk kini mengadah


Raya menaruh tangannya di jidat Intan "Lo nggak lagi sakit kan?"


"Gue baik-baik aja, dan gue ngomong dalam keadaan sadar" -Intan mencoba untuk meyakinkan


Temperatur suhu tubuh Intan yang dirasakan oleh Raya lewat jidat gadis itu masih dalam keadaan normal. Namun hal apa yang sampai bisa membuat orang seperti Intan ingin mengucapkan terimakasih?


"Apa jangan-jangan Lo ingin mulai sandiwara baru?" -Reyhan masih menaruh rasa curiga


Seketika mata Raya melotot dengan pertanyaan yang keluar begitu saja dari mulut Reyhan "Stt kalo ngomong tu dijaga"


"Hahaha..." -tawa Intan pecah


Gadis itu sedang menertawai dirinya sendiri, Intan tau bahwa mempercayai orang sepertinya tidaklah mungkin. Apalagi dia suka membuat sandiwara, dan terkadang bertingkah menjengkelkan


"Bukan masalah, gue bisa ngerti kenapa Lo nanya begitu. Kalo diposisi Lo gue juga pasti akan ngelakuin hal yang sama" -Intan tidak menyalahkan Reyhan


Kepala Reyhan mendekat untuk membisikkan sesuatu ke telinga Raya "Tu Lo dengar sendiri yang dia bilang kan?"


"Iya, tapi gak harus ngomong langsung didepan orangnya juga" -Raya ikut berbisik


Ada sebuah senyuman tipis dari lengkungan dibibir Intan, dikala melihat dua orang yang berada dihadapannya malah sibuk dengan urusan mereka


Berbisik didepan orangnya langsung apa bisa disebut sebagai bisikan? terlebih lagi suara mereka masih bisa terdengar oleh Intan


Kelakuan Reyhan dan Raya masih seperti anak kecil, Intan bahkan terkejut ternyata Reyhan punya sisi seperti itu

__ADS_1


"Ok, gue bisa terima ucapan makasih dari Lo. Tapi kasih tau dulu itu untuk apa? Untuk mengejek atau bagaimana?"-Tanya Reyhan ingin memperjelas


Raya yang ada disebelahnya malah salah dalam mengartikan ucapan dari Reyhan. Dia menarik kesimpulan bahwa Reyhan sedang ingin menjatuhkan Intan


Meskipun hubungan dengan Intan tidak baik, sedikitpun Raya tak pernah menginginkan hal buruk terjadi pada gadis itu


"Ahhkkk! Sakit, nggak liat kaki gue disitu? Main asal injak aja" -Kesal Reyhan


Dalam hatinya Raya tertawa, dia memang sengaja untuk melakukannya "Oops... Sorry ga nampak"


"Lo-"


"Ucapan makasih gue karena berkat laporan itu, Bu Dewi manggil orang tua gue untuk datang ke sekolah. Meski karena melakukan pelanggaran, akhirnya orang tua gue bisa lebih lama bersama gue"


"Ha? Gimana maksudnya?" -Raya dan Reyhan tak mengerti ucapan Intan


"Orang tua gue selalu sibuk dengan bisnis, gak pernah ada waktu buat gue. Tapi berkat laporan itu mereka biasa punya waktu buat gue"


Ternyata walaupun Intan tergolong punya segalanya, nyatanya dia termasuk anak broken home. Intan kekurangan kasih sayang dari kedua orang tuanya


Intan bercerita bagaimana orang tuanya hanya ada diwaktu makan malam saja, dikala mentari mulai menampakkan sinar dia tidak pernah melihat papa dan mamanya


Mendengar cerita itu membuat Raya merasa Iba, kehidupan semewah Intan ternyata masih bisa merasakan kesedihan


"Kalo Lo ada masalah apapun, gue siap jadi orang pertama yang dengerin keluh kesah Lo" -Raya menawarkan dirinya sendiri sebagai tempat curhat


Bibir Intan menampilkan senyum sinisnya "Chi... gak usah sok baik"


Pernyataan dari Raya langsung membuat seorang Intan tertegun. Ini adalah kali pertama seseorang mau berteman dengan dirinya


"Teman? Lo mau berteman sama orang jahat kayak Gue?" -jari telunjuk intan menunjukkan ke arah dirinya sendiri


Kedua bahu Raya terangkat "Ya kenapa tidak"


Intan terharu mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Raya, dia menarik Raya dalam pelukan eratnya. Dia sangat senang setelah sekian lama akhirnya ada juga yang ingin berteman dengan dia


Dalam ingatan Intan masih tersimpan dalam jelas, bagaimana dulu orang-orang memperlakukan dia. Sewaktu kecil dia sering terasingkan


"We liat siapa yang datang"


"Itu intan si anak broken home"


"Papa mamanya sibuk kerja, nggak pernah perduliin dua"


"Sungguh menyedihkan menjadi dirinya"


Belum pernah ada orang yang memperlakukan Intan seperti Raya memperlakukannya. Ditambah lagi Intan pernah berbuat jahat pada Raya, namun Raya tidak menaruh dendam


Raya dengan tulus mau menerima Intan sebagai temannya, dia tidak sedikitpun mempermasalahkan sikap Intan yang tidak pernah baik padanya

__ADS_1


"Udah-udah pelukannya jangan lama-lama" -lerai Reyhan memaksa Raya untuk lepas dari pelukan Intan


Moment sweet pertemanan dari awal yang sepertinya tidak memungkinkan untuk menjadi seorang teman dirusak Reyhan. Perbuatannya yang dilakukan oleh Reyhan sungguh posesif


Ini kan yang pelukan cewek sama cewek, ngapain Reyhan jadi merasa panas begini? Atau dia mulai posesif terhadap Raya?


"Apa sih Lo, ganggu orang aja" - ketus Raya


"Ya kalian pelukan ngapain sampai lama-lama kayak gitu?" -Reyhan menunjuk kearah Raya lalu Intan secara bergantian


Bola mata Raya memutar "Suka gue mau pelukan sama siapa dan berapa lama, itu sama-sekali nggak ada urusannya dengan Lo"


"Kata siapa nggak ada urusannya sama gue? Jelas itu menjadi urusan gue" -Reyhan menyanggah


"Maksud Lo?" -tanya Raya tidak dapat memahami maksud dari perkataan Reyhan


"Lo pacar gue, dan gue ini pacar Lo jelas kan ada urusannya?"


Reyhan... Reyhan...


Ingat kalian berdua hanya pacar kontrak (pura-pura) dan jangan sampai melupakan peraturan yang sudah kalian berdua sepakati.


Di poin ke-dua tertulis 'harus Bisa perfesional, yang artinya Lo harus bisa membedakan urusan pribadi dengan urusan lain


Jangan sampai terjebak dalam permainan yang udah Lo buat


•••


Bersambung______


•••


...Terimakasih sudah membaca...


...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...


...Mohon untuk memberikan dukungan berupa...


...Like ✓...


...Komentar✓...


...Dan Juga Share ✓...


...Setiap hari akan update chapter baru, jadi FAVORIT cerita ini...


...Jangan lewatkan keseruan nya!!...


^^^Follow Instagram Author^^^

__ADS_1


^^^@zrae_08^^^


__ADS_2