
...Apakah Aku Segitunya...
...Sehingga Keseriusan Ku Pun Kau Anggap Sebagai Lelucon?...
..._Bad Angle: Geng Motor Berkuasa_...
...Chapter 25: Di Kejar 3 Orang Asing...
...•••...
Sore hari dikala angin berhembus sepoi-sepoi dan mentari mulai pergi tanpa berpamitan, jalanan tidak lagi ramai. Hanya ada beberapa orang pejalan kaki serta orang-orang yang sedang duduk di tongkrongan
Di posko persimpangan jalan, ada 3 pria yang selalu menatap ke setiap orang lewat. Baik itu orang muda atau tua, perempuan maupun laki-laki, pengendara dan pejalan kaki pun mereka lihat satu-persatu tanpa ada yang terlewatkan
"Pstt..." -instruksi kode dari salah satu diantara ketiga orang pria itu
Dia menepuk pundak kedua rekannya secara bergantian, lalu menunjuk kearah seseorang pejalan kaki yang baru saja melewati posko tempat tongkrongan mereka
"Itu dia cewek yang kita cari"
"Benar bos, mukanya mirip dengan yang ada di foto ini" -seorang lagi mengeluarkan sebuah foto dari saku celananya
Orang yang disebut sebagai 'Bos itu mencocokkan foto tersebut dengan seorang cewek yang di tunjuk rekannya
"Mana orangnya, coba gue liat dulu. Jangan sampai kita salah mengenali orang" -kata si Bos
Beberapa kali si Bos melihat kearah foto dan juga cewek yang ditunjuk itu secara bergantian. Dia tersenyum kesenangan sebab cewek itu benar-benar mirip dengan orang yang mereka cari, sudah pasti dialah orangnya
"Yang kalian bilang benar, mukanya memang benar-benar mirip. Kalo begitu tunggu apa lagi? Ayo kita sikat"
3orang pria itu lantas membututi si cewek secara diam-diam dari arah belakang. Meski sudah sangat berhati-hati, insting cewek mengatakan ada orang yang sedang mengikuti dia
"Siapa disana?" -badan si cewek berbalik
Dia tidak menemukan siapa-siapa dibelakangnya, namun si cewek yakin dengan instingnya. Pasti orang yang mengikuti dia kini sedang bersembunyi, kaki itu kembali mengambil beberapa langkah
"Gue tanya Lo siapa?!" -teriak cewek itu lagi sembari membalikkan badannya
Lagi-lagi dia tidak menemukan siapapun disana, kali ini kesabarannya sudah habis. Dia mengepal kedua tangan miliknya
"Kalo Lo berani, keluar jangan bersembunyi" -tantang cewek yang sudah kehabisan sabar
Mendengar si cewek mengatakan hal itu, 3 orang tersebut merasa tertantang. Akhirnya satu-persatu dari mereka mulai keluar dari tempat persembunyian
"Hai Cantik"
"Sendirian aja nih. Mau kita temenin gak?"
"Dari pada cape jalan kaki, mendingan ikut kita kesana. Kita bisa senang-senang sepanjang malam" -mata si bos berkedip sebelah
Si cewek melihat muka ke-3 orang itu dan merasa asing dengan mereka. Sebelumnya dia tidak pernah bertemu 1orang pun dari antara ke-tiganya, lantas mengapa mereka mengganggu si cewek
"Jangan kurang ajar kalian!"
__ADS_1
Brukk...
Si bos terbanting ketanah hanya dengan 1gerekan yang dilakukan cewek tersebut
"Waw... bisa beladiri juga. Ternyata kami sudah salah menilai seorang 'Raya"
Raya? Ya orang yang mereka incar adalah gadis itu
"Lo tau nama gue dari mana?!"
Sontak saja Raya terkejut orang-orang itu mengetahui namanya, tetapi dia bakalan tidak mengenal 1orang pun dari antara mereka bertiga
"Nggak perlu tau, yang penting Lo harus ikut kita sekarang juga"
Tidak ada seorang pun yang mau ikut dengan orang yang tidak dikenal, termasuk juga Raya. Gadis itu langsung kabur saat itu tanpa membuang waktu lagi
"Mau kemana Lo?! Jangan lari!"
Di jalanan sepi sedang terjadi aksi kejar-kejaran antara Raya dan 3orang asing. Raya memang jago beladiri, tapi dia tidak mungkin bisa mengalahkan 3pria sekaligus. Kekuatan antara wanita dan pria jelas tidak sama
Raya lari tak tentu arah, yang dia tau hanyalah bagaimana cara untuk bisa lepas dari kejaran mereka
Tinn...
Bunyi suara klakson dari motor yang berhenti tepat didepan Raya, motor itu berhenti sebab Raya tiba-tiba muncul menghalangi jalannya
"Kenapa Lo ada disini?" -tanya pengendara motor sembari membuka helm yang dia kenakan
"Hufft... ternyata Lo Rey, gu-gue lagi di kejar-kejar sama 3org asing" -ujar Raya menceritakan kejadian yang sedang dialaminya
"Ha? Gak mungkin, Lo ngapain mesti bohong. Siapa yang mau ngejar-ngejar cewek kayak Lo. Penampilan biasa, dandan juga malas"
Tapi keseriusannya justru dianggap sebagai lelucon oleh Reyhan. Raya yang tidak ingin berdebat saat itu berusaha untuk meyakinkan si ketua geng motor 'Bad Angle
"Gue serius!"
"Itu dia" -ucap salah seorang yang mengejar Raya
Mata Reyhan langsung membulat, ternyata Raya memang sedang tidak bercanda. Gadis itu sedang dikejar-kejar oleh 3orang asing
"Hahah... mau lari kemana lagi kamu gadis cantik?"
Raut wajah Raya sudah terlihat panik, pasalnya mereka sudah dikepung oleh ke-tiga orang itu
"Rey tolong bantuin gue" -suara pelan Raya memohon
Tangan Reyhan meraih tangan milik Raya dan menggenggamnya "Lo jangan takut, gue pasti akan nolongin Lo"
"Jangan pakai drama, serahkan cewek itu ke kita!"
Ntah apa yang menjadi alasan sehingga orang itu ingin menangkap Raya. Raya murid berprestasi yang hobinya hanyalah belajar, belajar, dan belajar, apa dia sempat untuk punya urusan dengan orang-orang yang tidak dia kenali? Sepertinya tidak mungkin juga ya kan?
"Kalo gue nggak mau, gimana?"
__ADS_1
Raya ditarik Reyhan untuk berlindung dibelakang, pria itu maju kedepan menghang bahaya seperti yang ada di film-film
"Dasar bocah"
Pertarungan sengit tidak dapat dihindari lagi, Raya menyaksikan secara langsung bagaimana Reyhan berkelahi. Beberapa pukulan dari mereka sempat mengenai Reyhan, tapi Reyhan yang sudah kebal terhadap perkelahian bisa mengalahkan 3 orang itu sekaligus
Seorang diantara mereka berhasil dibuat tersungkur oleh Reyhan. Kaki Reyhan menginjak dada lawan yang berada dibawahnya
"Beraninya kalian ganggu cewek gue" -Reyhan menarik kerah baju orang itu
"A-ampun, tolong jangan gebukin kami lagi. Kami cuma orang suruhan"
Melihat orang yang tersungkur adalah bos mereka, kedua orang yang merupakan 1rekan tidak berani untuk melawan. Dua orang lagi hanya bisa berdiri sambil gemetaran didekat bos-nya
"Orang suruhan?" -tanya Reyhan
Kepala si Bos mengangguk lalu menunjuk kearah Raya dibelakang Reyhan "Iya betul. Ada orang yang ngasih kami uang, tapi dia nyuruh kami buat nangkap cewek itu"
"Sekarang bilang ke gue, siapa yang udah nyuruh kalian?!" -teriak Raya keluar dari persembunyian
"Maaf sekali, kami diminta untuk merahasiakannya" -si bos masih tidak mau membuka mulut
"Ouh... kayaknya gue harus ngasih pelajaran lebih"
Reyhan mengepalkan kedua tangannya, bersiap untuk kembali memberikan pelajaran kepada orang itu. Saat tangan itu hendak melayang, si bos memberi tahu siapa nama orang yang sudah menyuruh mereka
"Na-namanya Intan, yang kami tahu namanya Intan"
•••
Bersambung______
•••
...Terimakasih sudah membaca...
...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...
...Mohon untuk memberikan dukungan berupa...
...Like ✓...
...Komentar✓...
...Dan Juga Share ✓...
...Setiap hari akan update chapter baru, jadi FAVORIT cerita ini...
...Jangan lewatkan keseruan nya!!...
^^^Follow Instagram Author^^^
^^^@zrae_08^^^
__ADS_1