Bad Angel: Geng Motor Berkuasa

Bad Angel: Geng Motor Berkuasa
Mirip


__ADS_3

...Sama Dengan Mu Apakah Membuka Kemungkinan Untuk Bisa Tetap Bersama...


..._Bad Angel: Geng Motor Berkuasa_...


...Chapter 30: Mirip...


...•••...


Raya bersama geng motor 'Bad Angle ada di parkiran sekolah SMA Star. Dia sedang berbincang-bincang dengan si ketua 'Reyhan


"Yakin mau pergi ke tempatnya Intan?"


"Bawel banget si Lo, udah dibilang gue mau ketemu sama Intan. Masih aja tetap nanya, pertanyaan yang sama ngapain kembali dipertanyakan?" -ketus Raya dengan nada yang malas


"Gue cuma mau mastikan, kalo Lo lagi dalam keadaan sadar bilang mau ketemu sama dia"


Kedua tangan Raya melipat didepan dada "Lo pikir gue cewek apaan? Pake mastikan gue lagi sadar apa engga. Asal Lo tau, gue sama sekali gak pernah yang namanya mabuk-mabukan"


"Bukan gitu maksud gu-"


"Udah-udah ayo buruan berangkat ke rumahnya, ngapain basa-basi lagi" -Rata memotong


Alan, Leo, Devan, dan juga Angga, 4anggota geng motor 'Bad Angle melihat perubahan sikap Raya yang mirip dengan teman mereka 'Reyhan


Sepertinya Raya sudah ketularan sifat Reyhan yang suka memotong pembicaraan orang. Benar yang dibilang orang, semakin dekat dengan hubungan maka akan membuat kemiripan diantaranya


Gadis berambut yang diikat rapi itu melangkahkan kaki keluar dari area parkiran tempat motor. Dia berdiri tidak jauh dari motor milik Reyhan yang terparkir


"Reyhan... Reyhan... kenak mental kan Lo, cewek kok pakai dilawan" -ejek Leo


Alan menepuk pundak temannya "Ingat Rey, cewek selalu benar"


"Ck ngapa kalian jadi dukung cewek itu, teman kalian kan gue bukan dia" -Reyhan terheran dia teman mereka atau bukan


"Oi bisa lebih lama lagi geraknya?!" -panggil Raya melihat Reyhan belum juga bergerak dari tempatnya


Kepala Devan menggeleng "Tu dengerin cewek Lo si 'Raya. Mending Lo buruan samperin, sebelum dia ocehannya makin panjang"


"Betul kata Devan, gue setuju sama dia" -Angga membenarkan


Reyhan diminta Raya untuk mengantarnya ke rumah Intan sewaktu dirooftop. Hanya Reyhan saja, tidak dengan anggota geng motor 'Bad Angle yang lain


Bukan bermaksud untuk apa-apa, Raya tidak ingin melibatkan mereka masuk kedalam masalah dirinya. Penyebab Intan diskors selama 1minggu itu berkaitan dengan Raya sebagai target dan Reyhan sebagai pelapor


Jika dia membiarkan mereka untuk ikut, bisa saja hal ini membuat Intan menjadi salah paham nanti. Mengira bahwa ada keterlibatan dan mereka juga


"Ayo naik"


Motor itu di berhentikan Reyhan tepat didepan Raya, tanpa menunggu waktu lebih lama lagi gadis itu pun naik keatas motor


"Pegangan" -pintah Reyhan


"Udah"


Raya bilang sudah pegangan? Tapi Reyhan sama sekali tidak merasakan ada tangan yang melingkar di pinggang miliknya. Reyhan membenarkan kaca spion untuk melihat apa yang terjadi di belakangnya

__ADS_1


Dari kaca spion itu Reyhan bisa melihat ternyata tangan milik Raya berpegangan pada besi yang ada di motor


Tangan Reyhan meraih tangan milik Raya lalu menaruh tangan itu di pinggang dia sendiri "Di sini pegangannya"


"Enak aja, Lo pasti mau modus ya? Sorry gue ini nggak sama dengan cewek-cewek yang sering ngejar Lo" -Raya menarik tangannya kembali


Sudut bibir Reyhan sedikit terangkat menampilkan senyum licik disebalik helm yang dia kenakan "Hmm ya udah kalo gak mau pegangan kegue, intinya udah gue ingetin"


"Ahkkk!" -Raya menjerit


Reyhan menstarter motornya tiba-tiba, membuat tangan milik Raya refleks langsung melingkar dipinggang dia


"Lo sengaja ya? Biar gue pegangan sama Lo" -tuduh Raya langsung melepaskan pegangannya


Harusnya pertanyaan itu tidak perlu lagi untuk dipertanyakan pada Reyhan. Pasalnya, pria itu memang sengaja melakukannya. Liat senyum kemenangan yang tersembunyi di balik helmnya


Ada perasaan bangga tersendiri bagi Reyhan yang berhasil membuat gadis itu melingkarkan tangan di pinggangnya


"Jangan sembarangan ngomong, siapa juga yang sengaja. Tadi itu namanya starter, wajar aja kayak gitu" -Reyhan mengelak


Mata Raya memicing berusaha mencari kebenaran "Sepertinya omongan Lo tidak bisa dipercaya"


"Mau pegangan apa enggak?" -pembicaraan diahlikan Reyhan


Demi keamanan diri, Raya menurunkan gengsinya, perlahan-lahan tangan miliknya kembali melingkari pinggang Reyhan. Reyhan tersenyum lebar dibalik helm


"Siap? Kita berangkat, Brumm..."


"Pelan-pelan ngapa woi!" -pintah Raya


"Oi... dengar nggak sih, gue bilang pelanin motornya. Jangan ngebut!"


"Ini juga gue bawanya udah pelan. Mending sekarang Lo tutup mata aja, baru pegangan yang lebih erat lagi"


Raya mematuhi instruksi dari Reyhan, dia semakin mengeratkan pegangannya dan tidak membuka mata


Brumm...


Motor itu kembali dengan kecepatan awalnya, melewati sepanjang jalanan. Cukup lama ke-dua ada diatas motor itu, sampai Reyhan menghentikan motornya didepan sebuah rumah yang megah


"Dah sampai"


"Ini rumahnya?" -Raya menunjuk rumah yang ada di hadapan mereka


Reyhan mengangguk pelan sebagai respon 'iya pada Raya. Mereka berdua turun dari atas motor sembari melihat-lihat keadaan sekeliling yang terlihat cukup sunyi


"Kok Lo bisa tau, ini rumahnya Intan? Jangan bilang kalo Lo udah sering datang kesini" -ujar Raya mencoba untuk menggoda Reyhan


Namun Reyhan justru memberikan respon yang tidak terduga, dia mendekat kearah Raya lalu sedikit tersenyum tipis


"Misalnya jawaban gue 'iya, Lo bakalan cemburu?" -Reyhan menggoda Raya balik


Seketika dia blushing mendengar Reyhan mengatakan itu "Idih apaan sih, songong banget Lo jadi cowok. Kepedean Lo ketinggian"


"Padahal gue udah berharap Lo cemburu"

__ADS_1


"A-apaan sih" -muka Raya langsung memerah layaknya kepiting rebus


Di saat keduanya asik berbincang-bincang, tukang kebun yang saat itu sedang menyiram tanaman melihat Raya dan Reyhan. Karena penasaran, si tukang kebun memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan menghampiri mereka


"Permisi" -tegur si mbok tukang kebun


"Iya Bu" -jawab mereka bersamaan


"Lagi cari siapa ya?"


Raya tersenyum kikuk "Kami mau ketemu sama Intan"


"Kalian berdua?" -tangan si mbok menunjuk secara bergantian


"Ouh, saya Raya dan yang ini Reyhan satu sekolah dengan Intan. Intan nya ada?" -Raya memperkenalkan diri mereka berdua


Melihat dari seragam yang dikenakan Raya dan Reyhan sama persis dengan yang biasa di kenakan oleh Intan membuat si mbok percaya


"Ada, mari masuk kedalam"


Si mbok tukang kebun masuk kedalam rumah dan diikuti dengan Raya dan juga Reyhan yang berjalan di belakangnya. Mereka dibawa ke lantai dua tempat kamar Intan berada


Tokk... tokk...


Bunyi ketukan pintu yang diketuk oleh si mbok


"Non, ada temannya yang datang"


"Siapa namanya mbok" -tanya Intan dari dalam kamarnya


"Ini gue dan Reyhan yang datang" -Raya menjawab


•••


Bersambung______


•••


...Terimakasih sudah membaca...


...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...


...Mohon untuk memberikan dukungan berupa...


...Like ✓...


...Komentar✓...


...Dan Juga Share ✓...


...Setiap hari akan update chapter baru, jadi FAVORIT cerita ini...


...Jangan lewatkan keseruan nya!!...


^^^Follow Instagram Author^^^

__ADS_1


^^^@zrae_08^^^


__ADS_2