Bad Angel: Geng Motor Berkuasa

Bad Angel: Geng Motor Berkuasa
Tawaran


__ADS_3

...Apakah Salah Jika Menolak Kesempatan Emas, Agar Diri Tidak Terluka...


..._Bad Angel: Geng Motor Berkuasa_...


...Chapter 8: Tawaran...


...•••...


"Uhukk... Uhhuk... Uhhhkk"


Pagi itu Raya bangun tidur lebih awal dari biasanya, untuk sekian kali lagi-lagi dia harus mendengar suara batuk yang keras dari arah dalam kamar mamanya


Widia sering terbatuk-batuk ditengah malam ataupun di pagi buta seperti sekarang. Namun batuk itu hanya sebentar, tapi kali ini batuknya tidak kunjung berhenti


Raya yang mendengar suara itu tidak dapat menahan diri lebih lama lagi, dia segera turun dari tempat tidurnya menghampiri Widia yang ada dikamar


"Ma... Mama kenapa ma?" -Raya khawatir akan keadaan mamanya


"Nggak apa-apa"


"Sakit mama kambuh lagi ya? Obat, obatnya udah mama minum?" -tanya gadis itu


"Udah. Tadi baru aja mama minum"


Lega rasanya mendengar obat itu sudah di minum, "Hari ini mama gak usah kerj-"


"Jangan gitu, mama baik-baik aja"


"Tapi-"


"Kalian berdua sekolah aja yang benar"


Meskipun dalam kondisi yang kurang sehat, wanita itu tetap ingin bekerja. Dia tidak memperdulikan kondisi dirinya sendiri, yang diinginkan hanya agar kedua anaknya itu bisa bersekolah dengan benar


Raya tidak dapat melawan keputusan 'Widia, diapun segera bersiap-siap untuk pergi bersekolah


...•••...


Geng motor 'Bad Angle sedang berada di atas rooftop sekolah, mereka dapat melihat semuanya dari sana. Mata Reyhan terpejam dia menikmati tiap angin yang berhembus menerpa wajahnya


Pria itu berpikir siapa cewek yang Harus dia bawa untuk dikenalkan kepada kedua orangtuanya sebagai pacar. Sebetulnya Reyhan bisa saja membawa salah satu cewek yang menggilai dirinya, sebagai pacar pura-pura


Mereka juga tidak mungkin untuk menolak tawaran emas itu. Kapan lagi bisa dapat kesempatan luar biasa seperti ini, Namun Reyhan tidak mau memperkenalkan sembarangan cewek sebagai pacar di hadapan mama papanya


Ditaman terlihat ada 2orang yang sedang asik mengobrol sembari tertawa, pemandangan itu berhasil mencuri penglihatannya. Setelah diperhatikan, ke-dua orang itu ternyata adalah Raya dan temannya Via


"Ayo kesana, temani gue jumpa cewek itu"


What! apa tidak salah dengar. Seorang Reyhan berinisiatif untuk menghampiri cewek duluan


Devan yang tak menyangka langsung menaruh tangannya di jidat Reyhan,"Lo gak lagi sakit kan? Hmm panasnya normal"


"Gue baik-baik aja" -tangan Devan di jidatnya langsung di singkirkan


"Jangan bilang kalo Lo mau buat perhitungan lagi?" -duga Leo


"Siapa juga sih yang mau buat perhitungan. Gue cuma mau ngobrol bentar"


Penjelasan Reyhan bagi Alan tampak meragukan, "Yakin bukan mau buat perhitungan?"


"Bodo amat lah, kalo kalian gak mau. Gue juga bisa sendiri"


"Hei tunggu" -Angga menyusul

__ADS_1


Awalnya Reyhan turun sendirian dari atas rooftop sekolah, namun pada akhirnya langkah kaki pria itu diikuti juga oleh gengnya


^^^Rooftop merupakan bagian penutup yang letaknya paling atas, baik itu pada rumah atau bangunan lainnya^^^


Dari jarak yang jauh Raya bisa melihat dengan matanya, ada 'Bad Angle yang seperti akan datang menghampiri dia. Feeling gadis itu ternyata benar


Kedatangan 'Bad Angle membuat mereka berdua berhenti ngobrol dan langsung bangkit berdiri dari tempat duduknya. Raya dengan siap siaga mengepalkan tangannya, jika mereka berani mengganggu dia dan juga Via


Reyhan datang dan langsung menarik tangan Raya, "Jadi pacar gue"


"Apa!"


Semuanya tidak percaya Reyhan mengatakan hal itu. Jadi ini hal yang ingin Reyhan omongin ke Raya sewaktu masih diatas rooftop tadi


"Waw, Reyhan + Raya itu sama kayak Tom si kucing dan Jerry si tikus yang berkelahi terus tiap kali jumpa"


Devan menjitak pelan kepala Alan, "Anak senja, Lo bisa diam gak sih"


Ekspresi Raya saat itu sangat terkejut, dia tidak bisa mempercayai hal ini terjadi pada dirinya


"Jangan kepedean dulu, maksud gue cuma 'pura-pura. Supaya mama papa gue senang, dan berhenti ngenalin anak teman mereka ke gue"


Benar saja ternyata Reyhan ada maksud tertentu


"Terus untungnya di gue apa? dapat berkat?" -tantang Raya


"Nanti gue akan kasih Lo uang sebagai bayar-"


Plakk


Ini ke 2x nya Raya kembali melayangkan tangannya ke pria itu


"Lo pikir gue cewek apaan? Kalo Lo cuma mau main-main, jangan ke gue. Cari sana yang lain" -Raya


Via melangkahkan kakinya mengikuti Raya, gadis itu membawa dia pergi kekatin dan duduk disalah satu meja yang masih kosong


Sepertinya Raya butuh ketenangan, dengan inisiatif sendiri Via pergi memesan minuman untuk temannya


"Minum dulu" -tangan Raya menyodokkan secangkir minuman


"Ngg-"


"Tenang aja gue yang bayarin. Ini jus alpukat kesukaan Lo, jangan nolak"


Gadis itu tersenyum, "Hmm makasih"


Jus alpukat yang menjadi minuman kesukaannya langsung di seropot habis hanya dalam 1x tegukan


"Cepat banget Lo habisin"


"Hehehe gue haus" -tawa Raya


"Tadi Lo mukul Reyhan terlalu keras gak sih?"


"Ya bagus dong, biar dia tau rasa" -jawab Raya dengan ketus


Via menganga Raya mengatakan hal itu. Padahal Raya tau, Reyhan adalah pria yang sangat digilai oleh para kaum hawa dia juga dari keluarga yang kaya raya


Bisa-bisanya dia menolak Reyhan


...•••...


"Rey" -panggil Angga

__ADS_1


"Hmm"


"Tadi Lo bilang mau ngenalin cewek ke orangtua Lo sebagai pacar tapi cuma pura-pura?"


"Iya jadi?" -Reyhan membenarkan


"Kenapa Lo gak bawa salah satu cewek yang menggilai Lo aja, kan mereka ada banyak tu. Tinggal milih"


Leo setuju dengan sarannya Angga, "Betul kata Angga. Mereka pasti gak akan nolak"


Sudut bibir tertarik, "Tapi gue maunya Raya"


"Lo suka?" -Devan menanyainya dengan serius


"Ck siapa bilang?"


"Jadi kenapa mesti Raya?" -Alan menepuk pundak Reyhan


"Gue mau sekalian buat perhitungan sama cewek itu "


Ke-empat temannya menggeleng kepala. Sudah diduga, Reyhan tidak mungkin memilih Raya untuk jadi pacar pura-pura nya begitu saja. Pasti ada maksud lain juga


Si ketua geng motor telah sampai kerumah. Baru saja tangannya membuka pintu, dia langsung dikejutkan oleh papanya yang sudah berdiri disana


"Astaga! Papa ngapain diri dipintu, bikin kaget orang aja" -untung saja jantung Reyhan masih dalam keadaan yang aman


"Mana dia?"


Pertanyaan papanya membuat langkah kakinya berhenti memasuki rumah


"Siapa?"


"Pacar kam-"


"Tenang aja, pasti akan aku bawa. lagi pula aku masih punya waktu 1hari lagi" -pria itu memotong pembicaraan


"Ok papa tunggu"


•••


Bersambung______


•••


...Terimakasih sudah membaca...


...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...


...Mohon untuk memberikan dukungan berupa...


...Like ✓...


...Komentar✓...


...Dan Juga Share ✓...


...Setiap hari akan update chapter baru, jadi FAVORIT cerita ini...


...Jangan lewatkan keSeruan nya!!...


^^^Follow Instagram Author^^^


^^^@zrae_08^^^

__ADS_1


__ADS_2