Bad Angel: Geng Motor Berkuasa

Bad Angel: Geng Motor Berkuasa
Pura-pura


__ADS_3

...Masih Ingatkan Kita Hanya Sandiwara?...


..._Bad Angel: Geng Motor Berkuasa_...


...Chapter 19: Pura-pura ...


...•••...


Ruangan BK


Ini adalah tempat dimana orang-orang yang memiliki masalah ada didalamnya. Para siswa akan mencurahkan semua hal yang dirasakannya, dengan harapan bisa mendapat jalan keluar dari masalah mereka


Biasanya ruangan ini dimasuki oleh para siswa berandalan, yang memberontak terhadap aturan dan juga yang membuat keributan. Akan tetapi, nyatanya hal tersebut tidak menutup kemungkinan murid berprestasi masuk ke dalam ruangan BK


Seperti sekarang, untuk ke 3x-nya Raya berada di dalam ruangan tersebut


"Raya dan juga Intan, bisa ceritakan apa yang sebenarnya terjadi?"


"Cewek ini diluan Bu yang mulai, dia baru datang langsung nyiram air ke saya" -Raya menunjuk Intan tepat didepan wajahnya


Intan tersenyum licik lalu memasang ekspresi wajah memelas "Jangan percaya sama dia Bu. Ibu bisa liat sendiri kan, saya juga basah begini. Dia yang nyiram saya diluan"


"Eh jangan sembarangan Lo, jelas-jelas Lo diluan yang mulai" -sanggah Raya berdiri dari tempat dia duduk


Lagi-lagi Intan memainkan aktingnya "Raya gue tau, nggak seharusnya gue ada rasa sama Reyhan karena dia udah jadi pacar Lo. Tapi tolong jangan berbohong, akui saja kalo Lo yang nyiram gue duluan"


"Yang bohong itu Lo! Bukan gue!!" -emosi Raya terpancing


"Raya! Jaga sikap kamu" -ujar Bu Dewi


Didalam hati, Intan tersenyum puas penuh kemenangan. Sandiwara yang dia mainkan berhasil menipu Bu Dewi, alhasil Bu Dewi menjadi salah sangka terhadap Raya


"Sekarang juga kamu minta maaf ke Intan"


Kedua bola mata Raya melotot, "Tapi ini bukan kesalahan saya Bu"


"Cepat minta maaf" -Bu Dewi menekan kalimatnya


"Gu-gue minta maaf"


"Iya Raya, gue udah maafin Lo. Tapi tolong, jangan salahkan perasaan gue yang suka sama Reyhan" -Intan masih saja berakting


"Kalo begitu kamu sudah boleh keluar dari ruangan ini"


"Terimakasih buk" -Raya dan Intan berbicara diwaktu yang sama


"Bukan kamu, tapi Intan yang boleh pergi dari sini" -Bu Dewi memperjelas ucapannya


What!!


Bukannya mereka berdua masuk keruangan itu bersama? Lantas mengapa hanya Intan saja yang di perbolehkan untuk keluar dari sana?


"Kenapa saya tidak boleh keluar Bu?" -pertanyaan yang ada didalam kepalanya dia utarakan


"Masih ada hal yang ingin Ibu bicara sama kamu Raya. Ini terkait beasiswa kamu"


"Ada apa dengan beasiswa saya Bu?"

__ADS_1


"Berdasarkan aturan sekolah, karena kamu sudah masuk ke ruangan BK sebanyak 3x maka beasiswa kamu untuk semester ini di cabut"


Layaknya disambar petir Raya tidak bisa mempercayai ini "Be-beasiswa saya di cabut buk?"


"Iya"


Mendengar beasiswa nya dicabut, kedua mata Raya mulai berkaca-kaca. Di detik itu juga, tanpa ada perintah air mata keluar begitu saja membasahi kedua pipinya


Raya diperbolehkan keluar ruangan setelah Bu Dewi menyampaikan hal itu kepadanya. Langkah kaki Raya berjalan tak tentu arah, tatapan mata gadis itu terlihat kekosongan


Baju yang tadinya basah sudah mengering di badan, hanya rambutnya saja yang masih lembab


...•••...


Para geng motor 'Bad Angle kembali ke kantin, Reyhan langsung mencari keberadaan Raya. Namun sayang, dia tidak lagi menemukan gadis itu ada ditempat yang tadi


"Hei Lo yang disana, ada liat pacar gue yang tadi duduk disini?"


Orang yang merasa dirinya terpanggil lantas menolehkan kepala "Raya?"


"Ya iya lah. Memangnya siapa lagi pacar gue kalo bukan dia"


"Tadi Bu Dewi datang lalu bawa mereka berdua keruang BK"


"Berdua? Siapa satu lagi?" -tanya Reyhan


"Intan, sekitar 15 menit yang lalu Intan datang lalu menyiram Raya dengan segelas air"


Seketika Reyhan tertegun mengetahui apa yang sudah terjadi pada Raya


"Intan yang primadona sekolah itu?" -tebakan Angga direspon anggukkan kepala kepala dari orang itu


"Kayaknya bisa jadi" -Devan setuju


Reyhan melihat kearah jam tangan yang terpasang di tangganya. 15 menit lalu? Itu artinya Intan datang setelah mereka berlima pergi dari sana


"Oi mau kemana Lo?!" -teriak Alan ketika Reyhan pergi dari sana


"Cari Raya"


Tempat tujuan Reyhan yang pertama adalah ruangan BK. Kepala Reyhan menempel pada kaca yang terpasang di pintu ruangan, untuk melihat kedalam


Disana hanya ada Bu Dewi serta beberapa staf lainnya


"Lagi nyari kak Raya?" -tanya seorang siswa perempuan yang seperti masih kelas X


"Tau darimana"


"A-aku gak ada maksud ikut campur. Kalo Kakak memang sedang nyari kak Raya, aku tau dimana" -sedikit gugup dia memberi penjelasan


"Iya gue lagi nyari dia" -Reyhan membenarkan


"Kak Raya baru aja keluar dari ruangan BK, dia naik tangga itu. Sepertinya ada di rooftop"


Kaki Reyhan melangkah menaiki tangga menuju rooftop sesuai instruksi. Benar saja, dia menemukan Raya ada disana. Gadis itu ada di pinggir rooftop, melihat kearah bawah dimana setiap siswa melakukan aktivitasnya


Rambutnya terlihat berantakan dan juga masih basah. Mata Raya hanya menatap dengan kekosongan didalam pikirannya

__ADS_1


Reyhan menghampiri Raya dan ikut berdiri disampingi gadis itu


"Ternyata Lo ada di sini, gue capek nyariin Lo dari tadi"


"Gue gak minta Lo nyari gue"


"Apa?!"


Meski terkejut, apa yang baru saja di katakan oleh Raya memang benar


"Lo kenapa? Ada masalah? Lo bisa cerita sama gue"


"Peraturan poin pertama 'tidak dibenarkan ikut campur dalam urusan pribadi masing-masing" -Raya mengingatkan isi perjanjian yang telah disepakati mereka berdua


"Dengerin gue, kalo Lo sampai kenapa-kenapa gue gak peduli dengan perjanjian itu. Gue ini pacar Lo"


"Pura-pura kan?"


Kepala Raya menoleh kearah Reyhan yang sedang menatapnya. Kedua orang itu kini saling bertatapan, Reyhan melihat mata Raya yang membengkak


Bengkakkan dimata Raya tidak dapat di sembunyikan, siapapun yang melihatnya pasti akan tahu bahwa dia baru saja menangis hanya dengan melihat matanya


"Mata Lo bengkak, Lo habis nangis?"


"Siapa yang bilang gue nangis?" -sanggah Raya berbohong


"Itu mata Lo bengkak" -tangan Reyhan menunjuk mata Raya


Lagi-lagi mata Raya kembali berkaca-kaca. Sebelum air mata itu jatuh membasahi pipinya, Reyhan lebih dulu menarik Raya dalam pelukannya


Dia menepuk pelan kepala gadis cantik itu untuk membuatnya tenang. Tangis Raya kembali pecah, dalam dekapan Reyhan dia mulai menangis


"Cerita sama gue, siapa yang udah buat Lo nangis. Akan gue buat perhitungan sama orang itu"


•••


Bersambung______


•••


...Terimakasih sudah membaca...


...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...


...Mohon untuk memberikan dukungan berupa...


...Like ✓...


...Komentar✓...


...Dan Juga Share ✓...


...Setiap hari akan update chapter baru, jadi FAVORIT cerita ini...


...Jangan lewatkan keseruan nya!!...


^^^Follow Instagram Author^^^

__ADS_1


^^^@zrae_08^^^


__ADS_2