
"Hallo Raya, ini om yang telepon. Kamu tau tidak Reyhan ada dimana? Udah malam begini tapi dia belum ada pulang ke rumah"
"Rey-Reyhan belum pulang kerumah Om?"
"Seharusnya jam segini Reyhan udah sampai dirumah Om, bell pulang juga tadi berbunyi lebih awal"
"Yah tapi kenyataannya dia gak ada dirumah, kami sebagai orang tua gak bisa tenang Ray"
"Om sama tante jangan khawatir. Biar Raya coba untuk cari tau Reyhan ada dimana"
Raya berpamitan izin pergi ke luar pada Widia untuk mencari keberadaan Reyhan. Dia mendatangi tempat-tempat yang pernah mereka datangi bersama. Warung
Reyhan bertekad untuk pulang sendiri, dia mencoba untuk mengabaikan Raya. Sadar akan kontrak yang telah dibuat, dia harus membuat batasan pada dirinya. Reyhan tidak mau mendapat julukan sebagai pengganggu privasi orang
Posisi kelas Reyhan ke parkiran harus melewati ruangan XII IPA¹.
"Ruang kelasnya Raya"
"Tunggu dulu! Untuk apa gue nyamperin dia, lagi pula
"Cowok songong kemana ya? Tumben nggak kelihatan"
"Lagi cari siapa?"
"Reyhan"
"Gue Erlan bukan Reyhan. Lagi nyari Reyhan Lo?Mungkin dia udah pulang duluan"
"Ouh..."
"Lo mau pulang bareng gue?"
Hari yang begitu sial, Raya lupa untuk memasukkan payung ke dalam tas miliknya. Diluar hujan sedang turun membasahi seluruh permukaan bumi, tidak ada tempat yang terlewat untuk dijamah hujan
Alhasil dia harus menunggu sampai hujan reda terlebih dahulu,
Mohon maaf, author masih akan merevisi untuk chapter 36 dan 37
"Hallo Raya, ini om yang telepon. Kamu tau Reyhan dimana? Udah malam tapi dia belum ada pulang kerumah"
"Rey-Reyhan belum pulang?"
"Jam segini harusnya Reyhan udah ada dirumah, lebih awal dari biasa. Waktu pulang sekolah juga tadi dipercepat"
"Om pun heran nengok kelakuannya, "
Hallo Raya, ini om yang telepon. Kamu tau Reyhan dimana? Udah malam tapi dia belum ada pulang kerumah"
"Rey-Reyhan belum pulang?"
"Jam segini harusnya Reyhan udah ada dirumah, lebih awal dari biasa. Waktu pulang sekolah juga tadi dipercepat"
__ADS_1
"Om pun heran nengok kelakuannya, "
Gadis itu pergi kesemua tempat yang pernah dia datangi bersama Reyhan
"
terimakasih
"Jam segini baru pulang, darimana aja kamu?"
"Habis nganterin Raya"
"Oh... papa kira kamu masih keluyuran nggak jelas lagi"
"l
•••
"Gue cari Lo kemana-mana ernyata Lo ada disini"
"Pulang"
"Minggir"
"Sebenarnya
"Hallo Raya, ini om yang telepon. Kamu tau tidak Reyhan ada dimana? Udah malam begini tapi dia belum ada pulang ke rumah"
"Rey-Reyhan belum pulang kerumah Om?"
"Seharusnya jam segini Reyhan udah sampai dirumah Om, bell pulang juga tadi berbunyi lebih awal"
"Yah tapi kenyataannya dia gak ada dirumah, kami sebagai orang tua gak bisa tenang Ray"
"Om sama tante jangan khawatir. Biar Raya coba untuk cari tau Reyhan ada dimana"
Raya berpamitan izin pergi ke luar pada Widia untuk mencari keberadaan Reyhan. Dia mendatangi tempat-tempat yang pernah mereka datangi bersama. Warung
Reyhan bertekad untuk pulang sendiri, dia mencoba untuk mengabaikan Raya. Sadar akan kontrak yang telah dibuat, dia harus membuat batasan pada dirinya. Reyhan tidak mau mendapat julukan sebagai pengganggu privasi orang
Posisi kelas Reyhan ke parkiran harus melewati ruangan XII IPA¹.
"Ruang kelasnya Raya"
"Tunggu dulu! Untuk apa gue nyamperin dia, lagi pula
"Cowok songong kemana ya? Tumben nggak kelihatan"
"Lagi cari siapa?"
"Reyhan"
__ADS_1
"Gue Erlan bukan Reyhan. Lagi nyari Reyhan Lo?Mungkin dia udah pulang duluan"
"Ouh..."
"Lo mau pulang bareng gue?"
Hari yang begitu sial, Raya lupa untuk memasukkan payung ke dalam tas miliknya. Diluar hujan sedang turun membasahi seluruh permukaan bumi, tidak ada tempat yang terlewat untuk dijamah hujan
Alhasil dia harus menunggu sampai hujan reda terlebih dahulu,
Mohon maaf, author masih akan merevisi untuk chapter 36 dan 37
"Hallo Raya, ini om yang telepon. Kamu tau Reyhan dimana? Udah malam tapi dia belum ada pulang kerumah"
"Rey-Reyhan belum pulang?"
"Jam segini harusnya Reyhan udah ada dirumah, lebih awal dari biasa. Waktu pulang sekolah juga tadi dipercepat"
"Om pun heran nengok kelakuannya, "
Hallo Raya, ini om yang telepon. Kamu tau Reyhan dimana? Udah malam tapi dia belum ada pulang kerumah"
"Rey-Reyhan belum pulang?"
"Jam segini harusnya Reyhan udah ada dirumah, lebih awal dari biasa. Waktu pulang sekolah juga tadi dipercepat"
"Om pun heran nengok kelakuannya, "
Gadis itu pergi kesemua tempat yang pernah dia datangi bersama Reyhan
"
terimakasih
"Jam segini baru pulang, darimana aja kamu?"
"Habis nganterin Raya"
"Oh... papa kira kamu masih keluyuran nggak jelas lagi"
"l
•••
"Gue cari Lo kemana-mana ernyata Lo ada disini"
"Pulang"
"Minggir"
"Sebenarnya
__ADS_1