Bad Angel: Geng Motor Berkuasa

Bad Angel: Geng Motor Berkuasa
Misterius


__ADS_3

...Kamu Beda Itu Yang Buat Aku Suka...


...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...


...Chapter 36: Misterius ...


...•••...


"Selamat makan!"


Makan beralaskan tikar yang terbuat dari daun kelapa tidak menghalangi hangatnya kebersamaan ditengah keluarga. Malam itu Raya bersama dengan Widia dan juga Bella sedang menyantap makanan mereka


Tersedia hidangan makanan yang berbeda untuk makan kali ini. Jika biasanya mereka hanya memakan telur sebagai lauk, hari ini ada hidangan lain


"Waow... ada sup iga" -Bella melihat ada tersedia hidangan yang jarang dia jumpai dirumah


Widia menyeduh sup kemudian menaruhnya di atas nasi Bella "Sup iganya tadi di bawa pacar kakak mu"


"Kak Reyhan?" -mendengar nama 'Reyhan Bella langsung senang


"Iya" -angguk Widia


Raut wajah Bella langsung berubah beberapa detik setelahnya "Tapi kenapa kak Reyhan gak mampir ke rumah dulu, kita kan bisa makan bareng-bareng disini"


"Dia lagi buru-buru katanya-"


"Ngapain juga dia makan disini, dia sendiri ada rumah" -Raya memotong pembicaraan Widia dengan nada ketusnya


Tangan milik Widia menyentuh kepala Raya sembari sedikit mengusap rambut dari anaknya "Raya jangan ngomong gitu, nggak baik. Reyhan udah banyak nolongin kita"


Gadis cantik berusia 17 tahun itu lantas terdiam. Apa yang dikatakan oleh Widia menang ada benarnya, banyak hal yang sudah Reyhan lakukan untuk menolong mereka


Dimulai dari biaya pengobatan Widia selama berada di rumah sakit, bahkan sampai urusan beasiswa Raya yang hampir dicabut juga Reyhan selesaikan


Tapi bukannya Reyhan memberi bantuan karena kesepakatan yang ada antara dia dengan Raya? Seandainya Raya bukan orang yang bekerja sama dengan Reyhan, apakah Reyhan mau menolong Raya?


"Emangnya kak Reyhan ada nolong apa ma?" -Bella tidak mengerti pertolongan apa yang sudah mereka dapat dari Reyhan


Bagaimana sekarang? Tanpa disengaja Widia membongkar hal yang dia rahasiakan dari anaknya 'Bella. Jawaban apa yang harus diberikan oleh Widia dan juga Raya. Kalau hanya diam saja, pasti Bella akan terus bertanya


Anak kecil seusia Bella memang cenderung penasaran, dan akan selalu bertanya sampai mereka mendapatkan jawaban


"Re-Reyhan dia-"


"Dia pernah nganterin mama ke tempat kerja yang hampir aja terlambat, ya kan ma?" -Raya bicara mendahului Widia


Pandangan mata Widia melihat kearah Raya yang mengedipkan sebelah mata


Widia paham maksud Raya dan mengikuti rencana anaknya itu "Ha? Ouh... I-iya, Reyhan waktu itu nganterin mama ke tempat kerja. Mungkin mama akan telat datang, kalo Reyhan gak nganterin waktu itu"


"Jadi gitu ya?" -Bela memicingkan mata untuk memastikan dia tidak sedang dibohongi

__ADS_1


"Iya" -ucap Widia berusaha meyakinkan


Bella menganggukkan kepalanya "Kak Raya beruntung bisa dapatin kak Reyhan yang baik"


Suatu keberuntungan bisa mendapatkan cowok seperti Reyhan yang menjadi idaman para kaum hawa. Berasal dari keluarga kaya raya yang terpandang, serta anak tunggal dari pemilik sekolah SMA Star yang terkenal


Apa Raya bisa dikatakan beruntung? Karena dia berhasil mendapatkan Reyhan dan menjadi pacarnya meskipun hanya demi kepentingan pribadi mereka berdua


Reyhan memerlukan Raya supaya papa dan mamanya berhenti untuk mengenalkan dia dengan anak teman mereka, sementara Raya mau menerima tawaran Reyhan demi biaya pengobatan mamanya


...•••...


"Hallo semuanya! Kenalin nama gue Gerland Darendra, panggil aja Erlan. Apa ada hal lain yang ingin ditanyakan?"


Di setiap sekolah, anak baru menjadi kesukaan bagi para siswanya. Termasuk SMA Star, yang sedang kedatangan seorang murid baru di kelas XII IPA ¹


Murid baru itu seorang laki-laki, dengan paras wajah yang tampan. Ketampanan yang dimilikinya bisa di sandingkan dengan para anggota geng motor 'Bad Angel


"Tinggal dimana?"


"Bagi nomor WhatsApp nya dong"


"Udah ada pacar belum? Kalo ada, putusin aja. Gue mau kok sama Lo"


"Semuanya harap tenang!" -Bu guru sedikit berteriak untuk mendiamkan semua muridnya


"Huu...! Bu guru ganggu kita aja yang mau kenalan sama Erlan"


Tapi tunggu!


Mengapa ekspresi wajah Raya tidak sama seperti murid lainnya? Dia seakan tidak suka berada di 1 kelas yang sama dengan Erlan si anak baru


"Erlan kamu bisa duduk di bangku kosong yang ada disamping Raya"


"Raya ayo berdiri" -Bu guru memerintah Raya


"Ck" -decak Raya lalu berdiri dari tempat duduknya


Mata Erlan kini bisa melihat dengan jelas bangku yang dimaksud Bu guru "Baik Bu"


Kebetulan dalam ruang kelas itu hanya ada tersisa 1 bangku kosong, jadinya Erlan tidak perlu pusing menemukan tempat dia untuk duduk. Erlan dengan santai berjalan menuju bangku yang ditunjuk Bu guru sebagai tempat untuk dia duduki


"Hei! Lo bisa minggir nggak sih, biar Erlan duduk di sini"


"Enak aja Lo ngomong, jelas ini tempat gue. Yang harusnya pergi itu Lo"


"Ayo anak-anak sekarang fokus ke pelajaran"-Bu guru mencoba mengambil ahli perhatian murid-murid


Materi pelajaran kembali dilanjutkan setelah Erlan sudah duduk di bangkunya. Namun sangat disayangkan, perhatian para murid tidak tertarik mendengar lanjut materi yang disampaikan


Fokus mereka semua telah diambil Erlan si anak baru

__ADS_1


"Pstt... selamat datang di kelas"


"Bagi no wa nya dong, biar nanti kita bisa saling kontak"


"Nama gue Via, salam kenal Erlan"


Suara terakhir yang sudah akrab terdengar ditelinga berhasil menarik perhatian Raya. Mulanya gadis itu tidak perduli dengan kehadiran Erlan si anak baru, namun begitu suara Via terdengar dia langsung memandang ke arah temannya itu


"Iiih Via Lo ngapain ikutan caper ke dia. Inget Lo kan sukanya Leo" -Raya mencoba untuk mengingatkan temannya


Via bukannya sadar malah memberikan alasan "Gak papa lah. Leo kan pas di luar kelas, kalo didalam kelas ada Erlan"


"Inilah yang buat gue malas kedatangan anak baru" -Kesal Raya dengan gaya ketus khas dia


"Memangnya ada apa dengan anak baru" -tanya Erlan melihat kearah Raya disampingnya


Raya memutar kedua bola matanya malas "Selalu jadi pusat perhatian, dikerumuni banyak orang. Itu semua merusak pemandangan gue"


"Jadi Lo nggak suka dengan kehadiran gue sebagai anak baru disini?" -tanya Erlan


"Ya gue nggak suka" -Raya berterus terang


Cowok itu tersenyum dengan pendirian teguh Raya "Kalo memang benar begitu, biar gue yang bikin Lo suka sama kehadiran gue"


Omongan Erlan tidak terlalu diambil pusing oleh Raya, gadis itu terlihat tidak lagi memperdulikan anak baru yang duduk disampingnya. Sementara Erlan seperti memiliki ketertarikan dengan Raya


Katanya kebanyakan cowok memang menyukai para cewek yang sedikit misterius


•••


Bersambung______


•••


...Terimakasih sudah membaca...


...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...


...Mohon untuk memberikan dukungan berupa...


...Like ✓...


...Komentar✓...


...Dan Juga Share ✓...


...Setiap hari akan update chapter baru, jadi FAVORIT cerita ini...


...Jangan lewatkan keseruan nya!!...


^^^Follow Instagram Author^^^

__ADS_1


^^^@zrae_08^^^


__ADS_2