
...Mau Bagaimanapun Sifat Seseorang...
...Itu Tidak Akan Menutup Kemungkinan Masih Ada Kebaikan Di Dirinya...
..._Bad Angel: Geng Motor Berkuasa_...
...Chapter 6: Nganterin Pulang...
...•••...
Jam pelajaran yang begitu melelahkan telah berakhir, ini waktunya untuk kembali pulang ke rumah masing-masing
Biasanya geng motor 'Bad Angle selalu pulang bersama, namun kali ini Reyhan mengendarai motor sendirian dijalan. Pria tampan itu sudah ada janji, dia harus menjemput anak pamannya 'Mia
Di SD Harapan
Motor itu dia bawa melaju dengan kecepatan yang 2x lebih cepat dari biasanya, karena pada saat itu jalanan tidak terlalu ramai
Ketika mulai memasuki area tempat dimana sepupunya bersekolah, ada seorang anak perempuan kecil dengan rambut terurai yang melintas didepannya
"Ahhkkk!" -teriak anak itu
Cittt
Terdengar suara bunyi dari motor yang direm mendadak. Untungnya motor itu berhasil diberhentikan Reyhan tepat waktu sebelum mengenai si anak kecil
Dari seragam yang dikenakan anak itu, sepertinya dia adalah salah satu murid yang juga bersekolah di SD Harapan
Reyhan turun dari motor tanpa membuka helm yang terpasang di kepalanya
"Kamu gak papa? ada yang luka?"
"Nggak"
"Ouh ya, nama kakak Reyhan"
"Aku Bella"
Mereka berdua saling berjabat tangan memperkenalkan dirinya masing-masing
"Kak Reyhan," -suara anak kecil memanggilnya dari arah belakang
"Mia"
Anak kecil yang di panggil dengan 'Mia itu adalah anak pamannya. Mia tampak senang melihat Reyhan akhirnya datang untuk menjemputnya
Bersama dengan kedua anak kecil itu Reyhan duduk di dekat posko penjaga. Mereka saling bercerita dan tertawa bersama-sama, kasihan juga jika mereka pergi tanpa menunggu Bella di jemput
...•••...
Hari sudah mulai gelap, Raya masih berada di rumah Via bersama dengan beberapa teman satu kelasnya. Mereka sedang mengerjakan tugas kelompok yang di berikan oleh Bu guru
Lagi seriusnya mengerjakan tugas, pikirannya ingat akan Bella yang masih menunggu dia disekolah. Raya segera memasukkan semua barang-barangnya kedalam tas
"Gue duluan ya"
"Eh Lo mau pergi kemana?" -cegat Via
"Jemput Bella adik gue"
"Biar gue ant-"
__ADS_1
Via hendak menawarkan diri untuk mengantar Raya kesana, sayangnya gadis itu sudah lari jauh dari pandangan
Waktu akan tetap berjalan, tidak peduli dalam keadaan apapun. Raya diselimuti oleh rasa bersalah karena tidak menjemput Bella terlebih dahulu sebelum dia pergi ke tempat Via
"Ya Tuhan, semoga Bella gak kenapa-kenapa" -batin Raya berdoa
Dari kejauhan Raya melihat ada 2 anak kecil perempuan yang mengenakan seragam sekolah seperti milik Bella. Ketika dia sudah lebih dekat, satu dari antara dua anak kecil itu ternyata memang adiknya
Gadis itu mengelah nafas lega melihat Bella masih ada di sana menunggu dia. Namun, Raya curiga terhadap orang berpenampilan aneh yang berada ditempat itu juga
Orang itu sangat mencurigakan, lihat saja bagaimana dia berpenampilan. Pakaian serba warna hitam dengan bagian atas yang berupa jaket terbuat dari kulit. Bahkan helm masih terpasang di kepala orang itu
Bayangkan saja, orang aneh mana yang memakai helm tetapi tidak mengendarai motor
"Jangan macam-macam sama kedua anak kecil itu, nanti gue teriak biar Lo digebukin!"
"Kak Raya, kakak ini orang baik. Tadi dia yang udah jagain aku" -Bella membela
"Tapi kenapa dia mencurigakan banget, helmnya aja masih gak dilepas dari kepala"
"Ini kakak kamu?"
Saking serunya ngobrol, helm itu sampai lupa untuk dia lepas. Raya deg-degan melihat tangan orang itu perlahan mulai melepaskan helmnya
Ketika helm berhasil terlepas, terlihatlah wajah siapa yang ada disebalik helm itu. Raya tidak assing lagi dengan wajah orang itu, dia adalah 'Reyhan
"Cowok songong?" -Raya tidak sempat memperhatikan ada lambang sayap sebelah di jaket itu
"Kakak kenal sama kak Reyhan?" -tanya Bella
Raya menganggukkan kepalanya
"Ouh aku tau. Ini pasti Reyhan pacar kakak, yang bajunya kakak cuci semal-"
"Ha?"
"Lo- Lo sendiri ngapain disini" -gadis itu mengubah pokok pembahasan
Raya berharap suara Bella tidak didengar oleh Rehan dengan jelas
"Oh gue lagi jemput anak pamannya gue"
"Hallo kak. Aku Mia, sepupunya kak Reyhan"
Mia si anak kecil berkepang dua itu memperkenalkan dirinya dengan ceria layaknya anak kecil
...•••...
Tin tin...
Klakson dibunyikan Reyhan 2x
Penjaga yang bertugas menjaga gerbang segera berlari membuka gerbang yang tertutup. Penjaga itu memberikan hormat, ketika Reyhan melewati gerbang
Reyhan tiba di rumahnya yang megah bagaikan istana. Dia menggendong Mia agar turun dari motor, anak kecil itu dibawa Reyhan masuk kedalam sana
Tangan yang tadinya menggenggam tangan milik anak kecil itu terlepas. Mia ada di belakang beberapa langkah dari Reyhan
"Ada apa?"
"Kakak ninggalin Bella disana?"
__ADS_1
"Memangnya kenapa? Kakak dia kan udah datang buat jemput"
"Terus kalo mereka berdua kenapa-kenapa gimana? ini kan udah mau gelap kak"
Yang dikatakan Mia ada benarnya juga. Di jam segini pasti banyak orang jahat yang berkeliaran. Tidak ingin ambil risiko, pria itu segera pergi keluar menaiki motornya untuk kembali ketempat yang tadi
Motor Reyhan berhenti di tempat tadi, pria itu melihat kearah sekelilingnya. Dia tidak menemukan Raya dan Bella adiknya ada di sana
"Kemana cewek itu" -gumam Reyhan
Dia kembali menyalakan motornya, sembari melihat-lihat apakah mereka masih ada disekitar situ. Akhirnya dia berhasil menemukan keduanya didekat lampu yang terpasang di jalanan
Jika diperhatikan baik-baik, sepertinya ada 3 orang dengan jaket kulit bewarna hitam khas geng motor yang saat ini sedang menganggu mereka
Reyhan segera menghampiri mereka, dan menghajar habis-habisan ke-tiga orang itu. Meski sempat terkena beberapa pukulan, namun Reyhan berhasil mengalahkannya
Di jaket kulit mereka ada lambang 'Naga. Reyhan sepertinya pernah melihat geng motor dengan lambang seperti itu
"Lo gak papa?" -Raya menghampiri Reyhan setelah 3orang itu pergi
"Mata Lo gak bisa di pakai ya. Gue udh kenak tonjok gini masih pakai nanya"
"Ya siapa suruh Lo kelahi sama orang tadi"
"Lo-"
"Wah kak Reyhan hebat. Makasih ya udah nolongin kita" -ucap Bella
"Tu Lo contoh adik Lo yang masih kecil ini. Dia aja tau bilang makas-"
"Masalahnya gue gak ada teriak minta tolong tadi. Lo sendiri yang datang," -raya membela diri
Benar apa yang di bilang orang, perempuan tidak mau di bilang salah.
"Ayo naik, biar gue anterin pulang"
Reyhan berhenti dengan motornya didepan Raya
"Gak usah Ge-Er, gue cuma gak mau disalahin kalo kalian sampai kenapa-kenapa"
•••
Bersambung______
•••
...Terimakasih sudah membaca...
...Bad Angel: Geng Motor Berkuasa...
...Mohon untuk memberikan dukungan berupa...
...Like ✓...
...Komentar✓...
...Dan Juga Share ✓...
...Setiap hari akan update chapter baru, jadi FAVORIT cerita ini...
...Jangan lewatkan keseruan nya!!...
__ADS_1
^^^Follow Instagram Author^^^
^^^@zrae_08^^^