Bar Impian

Bar Impian
Ikhtisar 10 : impian yang kenyataan


__ADS_3

Siang hari! aku masih belum bangun dari tempat tidurku pekerjaan semalam benar benar membuatku lelah sekali saking lelahnya aku tidur begitu nyenyak layaknya orang mati, jam 13:00 aku baru bangun tidur aku tidak sadar bahwa ini Sudah pukul 1 siang, " ya Amun aku ini tidur kaya orang mati saja, alarm yang ku setelpun tidak kedengaran,.."


" padahal aku pasang 5 alaram sekaligus masih belum bangun" ujarku sambil berlari ke kamar mandi, 10 menit sudah aku di kamar mandi aku langsung mengganti bajuku dan langsung pergi ke tempat usahaku tanpa berdandan dan saking rusuhnya aku lupa menyisir rambutku, bahkan orang orang di sekitar melihatku seperti orang gila dengan rambut berantak dan lari kaya orang yang di kejar sama Satpol-PP saja.


"Akhirnya aku sampai juga...." kataku sambil menarik napas dalam akibat lari barusan


" tapi aku merasa ada yang aneh..." aku pun langsung membuka barku ini dan melihat dari kaca betapa kagetnya aku melihat diriku ini

__ADS_1


"astaga....... pantas saja orang orang tadi melihatku seperti orang aneh kepada" melihat keca barku aku seperti orang yang ga waras saja, rambut berantakan sabuk celan menggantung di leherku dan bajuku acak acakan mirip sekali dengan orang gila, pantas saja orang orang tadi melihatku seperti orang gila, aku pun segara merapihkan bajuku dan rambutku jangan sampai aku seperti orang yang belum mandi 3 hari saja saat aku menunggu barku ini.


Setelah merapihkan barku aku langsung membuka bar ini dengan di barengi membaca doa agar di lancarkan usahaku ini, setelah beberapa menit pengunjung pun mulai berdatang dan mulai melihat bar baru ini dan apakah bar ini cocok untuk menongkrong dan yang lebih utama dari pikiran mereka adalah apakah minuman di bar ini enak atau sama dengan bar bar yang di sebelah.


"mas tolong buatkan minuman ini yah, kayaknya minuman ini enak kalau di lihat dari fotonya" ujar pembeli, saya pun langsung mengeluarkan resep yang telah di berikan guru saya agar minuman ini terasa nikmat dan tidak ada duanya, 5 menit sudah minuman yang aku buat dengan resep dari guru siap di sajikan,


"mba minumanya sudah selesai, selamat menikmati minumannya dan jika ada masukan bisa di tulis di buku kecil yang sudah ada di meja yah" kataku sambil tersenyum kepada pelangga.

__ADS_1


"iya siap pa nanti aku akan tulis ulasanya yah".


Rasa gelisah dan penasaran pun muncul, aku tidak tahu apa yang akan di tulis pelanggan ini dan jika dia memberikan sebuah ulasan jelek pada buku itu maka tidak akan ada orang yang mau datang kesini tapi jika di memberikan ulasan yang bagus maka ini adalah jalan pertama untuk menarik semua pelanggan yang mau datang kesini, selang 30 menit berlalu pelanggan itu meninggalkan meja dan aku segara pergi kesan dan melihat apa yang dia tulis di kertas itu.


sungguh tidak percaya aku melihat ulasan yang dia tulis, ulasan itu berisi.


"minuman disini enak sekali beda sama tempat minum yang aku kunjungi, rasanya yang enak dan dicampuri dekorasi clasik yang di iringi dengan musik jazz yang lembut ini benar benar tempat yang cocok untuk dikunjungi apalagi kalau sambil belajar dan menongkrong Sama teman temanku. lain kali aku akan ajak temanku kesini "

__ADS_1


ulasan ini benar benar membuatku merasa senang dan bahagia meskipun hanya satu orang yang datang kesini tapi aku yakin bahwa orang orang pasti bakal memberikan ulasan yang sama, setelah aku membaca ulasan itu orang orang pun mulai berdatangan satu persatu dan mungkin orang tadi memberitahu kepada pelanggan yang akan datang kesini bahwa minuman disini enak dan merekapun merasa penasaran apa dan langsung ingin mencoba.


__ADS_2