
Setelah beberapa hari aku memposting artikel tentang lowongan di tempatku dan menempelka selembaran kertas di pinggir jalan para calon calon karyawanku mulai berdatangan ke berku, sontak aku merasa kaget dengan banyak orang orang yang mengantri untuk melamar pekerjaan di tempatku, akupun menjelaskan kepada peserta peserta yang akan melamar pekerjaan di tempatku dan menjelaskan peraturan peraturan di barku ini.
__ADS_1
30 menit telah berlalu, orang orang yang telah mengikuti tes sudah berhamburan ke luar dari tempatku, orang orang di sekitar melihatnya seperti barku sedang ramai saja tapi kenyataannya sebalikanya. Tugas pun menumpuk di meja kantorku, lamaran kerja seperti gedung saja menjulang tinggi di mejaku, akupun harus siap memeriksa dan memilih kandidat yang cocok di tempatku ini, ada beberapa orang yang tidak berpengalaman dalam membuat minuman dan ada juga orang orang yang berbakat di dalamnya dan ada juga orang orang yang sama sekali tidak memiliki bakat sama sekali, jelas keputusan yang bingung buatku,aku harus bisa memilih dengan tepat sasaran dan benar, karna salah sedikit saja akan berimbas untuk kedepannya. aku pun meminta bantuan kepada sherlin untuk memilih orang yang cocok di tempatku ini.
__ADS_1
Setelah hampir dua jam sudah tugas pun masih menumpuk di mejaku, hanya baru saja beres sedikt saja bahkan kalau di bandikan sama sekali tidak ada perubahan sama sekali, aku mencoba menanyakan kepadanya untuk lembur hari ini dan menemani aku untuk membereskan tugas ini, "aduh bisa sekali kau.... kalau ingin bedekat dengan si dia terus wwkkwk" ujar pemikiranku ini.
__ADS_1
Setelah selesai makan kami pun memutuskan untuk kembali lagi ke barku, untuk membereskan pekerjaan kami agar cepat cepat bisa pulang dan bisa memulai kembali bisnis ku ini, sambil di perjalanan aku pun mencoba untuk mengukapankan perasaanku yang aku pendam cukup begitu lama, aku harus mengambil langkah maju selangkah kedepan agar tidak tersalip oranglain dan tidak akan merasakan kegagalan untuk mendapatkan orang yang mau mengerti aku dan mau menemaniku dari 0 hingga sekarang ini, meski ada sedikit ganjalan di dalam diriku aku harus bisa memberanikan diriku ini, karna jika aku tidak mau memberanikan diri atau mau mengambil keputusan yang berat dan beresiko aku tidak akan bisa mengungkapkannya sama sekali.
__ADS_1