
Setelah memikirkan hal yang Mantang, aku segera menyiapkan beberapa bahan bahan yang harus aku beli, agar mempersingkat waktu aku sendir yang pergi memberi barang tersebut dan aku serahkan kepada sherlin barku dan menitipkan jika ada orang orang yang datang ke barku untuk interview nanti.
Setelah sampai di kota aku pun pergi mencari barang barang yang diperlukan nanti, meski sekarang sudah jam serba mudah, tapi aku tetap tidak bisa mempercayainya. Sebaliknya di barku para para calon karyawan baru sudah mulai berdatang sherlin dan Aris saling membagikan tugas agar berjalan dengan lancar, meskipun cukup banyak pengunjung yang datang ke barku ini, tapi mereka dapat mengantisipasinya.
__ADS_1
sherlin sebagai orang yang aku percayai untuk memegang amat yang aku berikan dia pun meminta tolong kepada adiknya untuk membantunya, meski aku tidak tau kalau dia mendapatkan bantuan dari adik tapi dia tidak bisa berbohong kepadaku, karna cintanya yang sangat dalam kepadaku untuk tidak menghianati satu sama lain.
setelah sampai di barku aku melihat suasan di barku tidak kacau balau melainkan sama seperti biasanya, aku pergi kedalam barku dan menujukan kepada Aris bahwa bahan bahan yang aku beli tidak ada yang salah, Aris pun mulai menepatkan beberapa bangku di depan barku sambil melihat cocok tidaknya tempat yang akan di tempati nanti.
__ADS_1
Setelah selesai menabahakan beberapa meja makan di luar sana aku dan Aris mulai menerapkan payung payung di tengah meja, seperti meja meja di pantai. 1 jam sudah tempat outdoorku sudah mulai selesai, aku pun dan Aris beristirahat sebentar, guna mengumpulkan tenaga kami pun minum minuman dingin yang telah disiapkan sherlin, minuman ini bener benar membuat tenagaku kembali pulih entahlah dengan Aris, karna menuman ini dibuatkan oleh orang yang aku sayangin yaitu "Pacarku sendiri heheheh", Kami pun kembali melanjutkan pekerjaan ini agar cepat terselesaikan dan bisa melanjutkan rutinitas kami kembali, tiaba tiba aku di panggil oleh sherlin untuk memutuskan hasil interview tadi dan aku juga tidak mau meninggalkan pekerjaanku yang belum terselesaikan tapi ini benar benar membuatku bingung, aku pun memutuskan untuk memberhentukan pekerjaan ini kepada Aris dan memutuskan untuk kembali kedapur dan menyiapkan kembali minuman untuk pelanggan, tapi Aris menolaknya karna ia tidak mau meninggalkan pekerjaan yang belum terselesaikan, aku pun tidak bisa lagi menolaknya dan aku menyuruhn para calon karyawanku untuk membantunya dan tidak disangkan para calon karyawanku ini mau melakukan dan juga ada yang tidak mau melakukan, aku pun terpikir bahwa ini bisa dijadikan bahan uji coba bagi calon karyawanku, aku bisa menilainya dari niatnya mau bekerja dengan benar benar dan tidak mau berleha leha nanti, benar benar sebuah ide yang tidak terpikirkan sama sekali olehku, " kenapa tidak sejak dari tadi saja aku lakukan begini jadi aku tidak perlu bersusah payah " ujarku dalam hati. setela beberapa menit berlalu pekerjaan ini sudah terselesaikan dan meja outdoorku sudah selesai, aku memanggil para calon karyawanku untuk datang kekantor dan aku mentukan siapa yang pantas bekerja disini dan siapa yang tidak pantas disini ( siapa yang akan di terima bekerja maksudnya ).
• 3 orang yang sudah lulus dan dikontrak langsung
__ADS_1
• 2 Orang harus melewati Training terlebih dahulu
dan sisanya tidak diterima.
__ADS_1