
Sesuatu yang menyadarkanku dari kegagalanku yang begitu kejam yang membuat pria tegar ini menjadi seorang perwira lembek, aku akan memegang sebuah harapan dari ibuku untuk menjadi orang sukses dan aku harus merubah perinsifku dan impianku dari nol, karna kalau aku ingin melanjutkan impianku pasti aku akan terjatuh kembali, bahkan jatuh untuk yang kedua kalinya akan lebih menyakitkan dari yang pertama.
setelah beberapa Minggu aku masih terbayang bayang kegagalanku waktu itu, bahkan saking hebatnya kegagalanku ini melangkahpun aku takut, jelas itu menjadi pukulan buatku terutama aku adalah anak pertama dari orang tua aku harus bisa menjadi tulang rusuk cadang di keluargaku jika suatu saat ayahku sakit atau (amit amit jabang bait istilah orang Sunda) ayahku mati aku harus siap menjadi tulang rusuk keluarga karna aku tidak mau adikku merasakan apa yang aku alami, aku hanya ingin adikku hidup dengan penuh keceriaan penuh kasih sayang, aku rela berkorban untuk rasa sakit adikku ini.
__ADS_1
aku selalu berdoa kepada yang maha kuasa agar diberikan Rizki yang mudah dan di mudah jalan menuju itu.
biarkanlah keringatku menjadi kesenangan buat dia.
__ADS_1
biarkanlah lelahku menjadi kesuksesan buat dia
setelah aku mulai berubah cara pikirku untuk menjadi seorang yang lebih baik tentu aku harus siapkan kembali menatalku yang telah di lahap oleh ke gagalanku aku mencoba untuk mengupulkan kembali mentalku meski sulit untuk di kumpulkan kembali ibarat kata kaca yang pecah mustahil untuk di satukan kembali, jadi sama seperti metalku sulit untuk di satukan kembali, "apakah ada cara agar metalku bisa di satukan kembali adakah? tolong beri tahu aku bagaimana menyatukannya kembali" ujarku sambil melihat langit langit kamarku, namun sesuatu tiba tiba memberitahuku, suara yang merdu memberiku jawaban atas pertanyaan semua itu, "suara apakah ini, apakah aku sudah gila mendengar suar suar yang aneh, tapi suara ini begitu merdu dan enak untuk di dengarkan" bergumam di dalam hati kecilku.
__ADS_1
suara yang membuatku bangkit dari ranjangku untuk membuat sebuah harapan baru dan sebuah impian yang ingin aku raih, aku pun mulai menggabil ponselku dan aku mulai mencari inovasi inovasi gila yang sering aku lihat, dan aku mencoba untuk menghapus semua itu karna itu adalah memori yang membuatku tersungkur jatuh kedalam jurang kegagalan namun di saat aku ingin menghilangkan tanganku semakin berat untuk di geraka, "apakah gerangan, mengapa ini bisa terjadi apakah ini pertanda buruk bagiku" kataku yang tidak kuat melihat memori buruk itu, tapi aku melihat sebuah foto di galeriku, foto itu mengingatkanku, kata kata motivasi membuatku percaya diri kala itu siapakah foto ini.
foto ini adalah foto Nelson Mandela seorang motivator kesukaan dimana ia memberikan sebuah kepercayaan diri yang tinggi Dia adalah orang yang berani menentang siklus adatnya, dia ingin memberikan yang terbaik untuk desa dan dia juga sama seperti mengalimi masa pahit di masa muda, dan aku mulai berpikir untuk tidak menghapus semua memori buruk yang ada di ponselku biarkanlah di disana, jadikanlah sebuah pembelajaran untukku agar aku bisa memperhatikan langkahku untuk yang kedepannya.
__ADS_1