
Pagi hari yang cerah kicauan burung- burung bersenandung mengiri irama pagi hari yang cerah nan sejuk, hati ini seakan bergembira di pagi ini meski istirahatku belum cukup tapi rasa lelah ataupun rasa ngantuk ditubuhku seakan tidak terasa sama sekali, akupun segera bergegas untuk menyiapkan diri untuk mengawali pagi ini dengan sempurna, 15 menit telah berlalu aku segera bergegas menuju barku agar tidak terlambat lagi datang ke barku. aku harus mencontohkan kepada karyawan sikap bos yang sebenarnya.
Beberapa menit kemudian aku sampai ke barku nampak disekelilingnya belum ada aktivitas sama sekali bahkn bar disampingku belum buka, aku segera bergegas membuka barku dan membereskannya agar terlihat bersih dan pengunjungpun yang datang kesini akan nyaman dengan keadaan tempat yang bersih, setelah membuang waktu yang cukup aku selesai membersihkan bar ini lalu datanglah bidadari di barku ini, kalau di sinetron kedatangan bidadari selalu di barengi dengan backsound yang enak didengarkan.
__ADS_1
Namun semua itu seakan lenyap seketika ketika dia datang mendekat dengan seakan akan aku susah melontarkan kalimat atau kata- kata di mulut seakan mulutku di kunci rapat rapat, tapi ada baiknya dia selalu bertanya kepadaku, dialah penyelamatku kalau bukan pertanyaan akupun hanya seperti patung saja kalau kata kasarnya aku akan melihatkan karterku yang pendiam dan kaku itu jelas menjadi senjata mematikan untuk mendapatkannya meski tidak ada langkah untuk mendekatin semua pendekatanku akan sia sia saja jelas aku harus memikirkan cara untuk menyampaikan perasaanku ini, tapi sampai kapan aku harus berpura pura seperti ini apakah aku harus menunggunya sadar atau aku yang sandar.
jam 12 siang aku mengajaknya untuk beristirahat dan ini adalah kesempatanku untuk membicarakan perasaan ini, apakah aku sanggup mengukapnya tapi jika aku terus seperti ini kesempatan tidak akan datang ke tiga kalinya. akupun mulai dengan pembicara kecil seperti menanyakan kabarnya, menanyakan hari kemarin seperti apa,
__ADS_1
"Eh.. ini ada yang ingin aku bicarakan kepadamu, tapi...." pertanyaanku seakan akan menghilang di benakku, " tapi apa..., jika ada pertanyaan yang berhubungan dengan pekerjaan aku akan menjawabnya tapi, jika tidak ada hubungannya aku tidak mau menjawabnya" jawaban itu seakan membuat hari yang cerah ini hancur seketika. "ouh iya, jika begitu..." jawabanku dipotong langsung oleh, " jika pertanyaanku tidak ada hubungannya dengan pekerjaan nanti yah tanyakana setelah pulang kerja nanti" perkataan itu seakan memberikan cambuk semangat buatku hatiku yang tadi mendengar jawabnya seakan akan berangsur angsur kembali, dan tadinya hari yang digelemuti dengan badai seakan menjadi hari yang cerah dan di barengi dengan pelangi yang indah, jika lewat imajinasi seperti itu entahlah jika lewat imajinasimu.
Setelah beberapa menit aku beristirahat dengannya akupun kembali mengajaknya kembali untuk berkerja kembali dan memberikan senyuman manisku yang diberikan dari hatiku yang paling dalam, meski perkataan itu telalu lebay tapi akan seperti itu jika terjadi didunia asli tapi tidak akan dibarengi dengan backsoundnya. hari ini seakan menjadi hari yang akan sulit dilupakan, karna hari ini tidak akan datang untuk kedua kalinya karna hari yang indah cuman datang satu kali sehari dalam seumur hidup ataupun satu tahun, jika aku ingin mengulangi hari ini aku harus menunggu satu tahun ataupun tidak akan datang lagi hari seperti ini akupun tidak akan menyia-nyiakan hari ini.
__ADS_1