Bar Impian

Bar Impian
Ikhtisar 20 : mengutarakan rasa


__ADS_3

Setelah aku selesai makan dengan sherlin akupun ingin mengukapankan perasaanku yang selama ini aku pendam dan aku mencoba untuk memberanikan diriku untuk mengukapankan perasaanku kepdanya selama ini. jelas ini sangat sulit untukku ungkapan kan tapi ini sudah waktunya aku mengukapankannya dan sudah lama sekali aku menahanya, semenjak aku bertemu dengannya dulu akupun sudah menaruhkan rasa di hati kecilku ini, tanpa berlama lama aku segera mengatakan bahwa aku mencintainya.


"sher... ada sesuatu yang ingin aku ucapakan" kataku


" apa yang ingin kamu kata,pa" ujar

__ADS_1


" aku mencintaimu, aku ingin kamu tau bahwa sejak lama aku menyimpan perasaan ini karna aku tidak berani untuk mengungkapkannya " ujarku sambil menelan kembali air liurku, perasaan ini tiba tiba tak karuan jika aku mendengarkan jawabannya, rasa cemas di barengi dengan rasa ingin tau tinggi akan jawaban yang dia berikan,


" bagaimana ya menjelaskannya, soalnya aku tidak tau bagaimana aku menjawabnya," ujarnya


" ya kalau kamu tidak menerimanya aku tidak apa apa kok" ujarku sembari dibarengi dengan senyuman, tapi semua itu tidak lah berjalan dengan baik karena aku masih menunggu jawabannya, tapi perasaan ini tiba-tiba mengejolak di hatiku, rasa tak karuan di hatiku semakin mendalam tanpa adanya jawaban pasti.

__ADS_1


"ya aku menerimanya, aku juga sama saat kita bertemu dulu aku merasa bahwa aku menyukainya mu tapi aku tidak mau berbicara terus terang Karana aku takut kamu sudah ada yang punya" katanya sambil tersenyum manis kepadaku, setelah mendengar Jawabanya dunia ini seakan akan indah, jujur berjalan pun tak sanggup ketika aku mendengarkan jawabnya, aku pun telah berhasil mendapatkan wanita yang aku idamkan dan aku merasa bahwa aku telah berhasil menggapai semua mimpiku.


5 menit sudah aku berjalan dan akhirnya aku tiba kembali di barku, setelah mendengar jawabanya aku pun bersemangat kembali untuk mengerjakan semua pekerjaan yang ada di meja kerjaku dan aku mulai kembali mengerjakan semua lamaran lamaran pekerjaan yang ada di mejaku, 30 menit akhirnya pekerjaan di mejaku selesai, semua pekerjaan ini benar benar membuatku lelah sekali, aku pun mengantarkan sherlin pulang ke apartemennya sudah terlihat di mukanya kalau di benar bener kelelah sekali, jelas tidak tega melihatnya kalau berjalan aku pun memesankan taxi untuknya agar ia tidak berjalan kaki untuk malam ini, aku mengatakan sampai ke depan pintu barku dan mengucapakan salam perpisahan, meski di hatiku aku masih ingin berdua dengannya tapi ini sudah larut malam.


Setelah sherlin pergi dari barku, tempat ini seakan sepi seperti kuburan saja, aku segera munutup tempat ini Karana masih ada hari esok untuk berkerja dan aku juga harus tidur untuk mengembalikan tenagaku ini, saking lelahnya aku memutuskan untuk tidur disini karna aku takut besok aku terlambat datang kesini.

__ADS_1


Pagi hari aku sudah beres membereskan tempat ini, dibandingkan aku tidur di tempatku aku tidak sempat bangun begitu pagi tapi disini aku bangun langsung membereskan tempat ini agar terlihat bersih dan rapih agar pengunjung yang datang semakin betah untuk berlama-lama disini, Tiba tiba aku terkejut melihat suara ramai di luar sana, jelas suara ini terdengar di depan barku akupun segera mengeceknya dan melihat apakah yang terjadi didepan barku.


__ADS_2