Bar Impian

Bar Impian
Ikhtisar 42 : Indonesia Raya


__ADS_3

Setelah beberapa bulan menerima surat tersebut, usahaku ini semakin terkenal di kota Jerman ini, bahkan banyak orang-orang yang datang dari belahan Eropa sana yang ingin melihat dan datang langsung kebarku ini, jelas ini sungguh sangat membuatku takjub melihatnya sendiri, karna bar yang dulu kecil ini dan tidak terkenal sama sekali di daerah sini, bahkan orang-orang cuek saja saat pertama kali aku membuka bar ini, tetapi semua itu berubah ketika seorang pemain ternama datang kesini dan menjadikan tempat ini sebagai tempat menghilangkan penatnya latihan, berkatnya tempat ini menjadi sebuah tempat yang sangat ramai, kalau bukan karenanya, mungkin barku akan menjadi bar biasa saja, tidak mungkin seramai ini.

__ADS_1


Kami pun membuka bar kedua kami. Barku kali ini berada di samping stadion Allianz arena sungguh indah melihat sebuah markas salah satu club sepakbola terbesar tersebut, dari jendela bar tersebut bisa ku saksikan betapa tinggi dan besarnya lapangan bola tersebut di selimuti dengan tembok berwarna putih dan bertuliskan nama Allianz arena yang disoroti sinar matahari pagi. Disisi lainya terlihat sebuah bangunan kecil nan indah dan tidak lupa bendera merah putih tersebut berkibar di atasnya, sungguh indah bukan main, melihat sang saka merah putih tersebut dapat berkibar di sisi stadion ternama di dunia ini. Hati kecilku sungguh ingin memberitahukan kepada kalian semuanya bahwa kita bisa melakukan hal yang sangat mustahil untuk dilakukan jika kita berani menggambil langkah tersebut.

__ADS_1


Lusa hari aku berangkat dari bandara  München-Flughafen. untuk melalukan penerbangan menuju Manchester, sungguh berat sekali meninggalkan istri tercinta di negri orang namun jika demi mewujudkan mimpiku aku akan melakukannya, aku mengatakan kepada istriku jika aku akan segera kembali kesini secepat mungkin. Pukul 19:30 waktu setempat aku meluncur menuju Manchester. di jendela bandara ku saksikan lambaian tangan istriku dengan menggunakan saputangannya, sungguh sedih melihatnya semakin sedikit demi sedikit pesawat ini melaju dan semakin tinggi pesawat tersebut meninggalkan Jerman, sungguh melihat negara Jerman dari atas langit sangatlah indah namun bagiku saat ini betapa sedihnya melihat istriku tercinta di tinggal di negeri ini, aku tak sanggup meninggalkannya, ingin rasanya aku melompat dari jendela ini dan terjun bebas untuk menjemput istriku, namun aku bukanlah Superman ataupun Ironman yang bisa terbang bebas begitu saja, aku hanyalah manusia biasa yang mencoba mengejar mimpinya. 1 jam 28 menit aku mengudara dan akhirnya aku tiba di sini kota begitu indah dan terkenal akan dengan kerjaannya yang sangatlah melegenda, yakni Inggris raya, Manchester aku tiba.

__ADS_1


__ADS_2