Bar Impian

Bar Impian
Ikhtisar 34 : Jalan keluar 2


__ADS_3

Dari banyak sekaian kesukes seseorang, mereka pasti mengalami masa masa yang sulit, bahkan ada yang harus jatuh bangun, Namun mereka tidaklah patah semangat dan mereka terus mencoba kembali meskipun mereka harus jatuh kembali, mereka tidak takut jatuh, bangkrut, gagal,dan miskin. Yang mereka takutkan adalah tidaklah bisa berpikir kembali dan tidak bisa bangkit kembali, yang mereka pikirkan hanya sebuah kesukses yang pasti mereka bakal raih nanti, mereka tau kalau usaha tidaklah akan menghianati hasil, namun banyaklah orang orang yang terlalu overkomit, merekalah orang orang yang tidaklah berpikr pikir terlebih dahulu sebelum mereka melangkah kedepanya, mereka terlalu terobsesi dengan hawa nafsu mereka sendiri, mereka tidak berlajar dari kegaglan mereka sendiri, mereka acuh dan tidak percaya dengan hati kecil mereka, mereka terlalu mengikuti hawa nafsunya dan bisa kita tebak pada akhirnya mereka pasti gagal lagi. Namun ada dari mereka yang lebih berpikir kembali sebelum bertindak, meskipun cukup lambat mereka mengambil langkah tapi langkah yang mereka buat sudahlah dipikir dengan matang sekali. Pada akhirnya mereka sampai pada titik tujuanya, yaitu kesuksesan yang menunggunya, jelas kesuksesan yang telah menanti mereka terasa manis sekali, dimana mereka menikmati kesuksesan itu. Tapi banyak dari orang orang sukses yang melupakan awal mula mereka dapat sampai pada titik ini, mereka terlalu menikmati kesuksesan itu, meskipun tidaklah salah untuk menikmatinya, tapi kita bakalan mendapatkan cobaan yang lebih besar dari sebelumnya. Banyak dari orang orang sukses yang mendapatkan cobaan yang tidak seberapa bisnis mereka terjungkal, tapi mengapa bisa terjungkal seperti itu? Jawabnya mudah sekali mereka tidak memikirkan kalau suatu masalah kecil dapat menghancurkan bisnis kita, yah.... sperti gaya hidup dari mereka yang mewah sekali, yang membuat sebuah titik kegaglan yang mematikan itu, yah seperti virus di komputer yang tidak terlihat namun dapat mematikan komputer itu sendiri, dan pada akhirnya mereka terjatuh dan tidak bisa bangkit lagi. Jadi kita tidaklah boleh menikmati kesukses itu..., bukanya tidak boleh menikmati kerja keras kita, tapi tidaklah boleh menikmatinya berlibihan, kita harus memikirkan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, yah lebih tepatnya kita telah melakukan persiapan jika kalau kita tersungkur nanti.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=(*)\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ayahnya sherlin pun memberi tahu aku, bahwa janganlah terburu mengambil keputusan, perlu memikirkan dengan matak sebuah langkah baru yang aku buat nanti, perlu timeming yang matang, agar tidak menghancurkan bisnis yang aku jalani saat ini, tutur kata ayahnya, “ masih banyak halangan yang menantiku dan cobaan yang akan datang tidak berhenti nanti, kamu janganlah terlalu menuruti egomu sendiri, dengarkanlah apa kata hatimu dan juga apa kata orang tuamu”, perkataan yang membuatku sadar bahwa aku terlalu buru buru, kami masih berbica mengenai rencanaku ini, sudah tiga jam kami berbica empat mata, meski aku sudah merasa tidak nyaman lagi duduk ini, apalah yang harus aku perbuat tidaklah sopan mengentikan orang tua berbica, lebih baik kita mendengarkanya, meskipun itu akan memakan waktu yang cukup lama. Hingga pada akhir pembicaraan aku dan ayahnya, sudah mau empat jam kurang tiga menit, ayahnya sherlin tiba tiba menanyakan sesuatu kepadaku, sebuah pertanyaan yang membuatku tercengang dan syok,


“ anak muda bagaimana rencanamu soal anakku ini “


kata kata yang keluar dari mulutnya yang mengentikan seluruh tubuhku ini, hanya mulut dan kepala saja yang bisa bergerak, aku bingung apa yang harus aku jawab


“maksud bapa bagaimana yah.....?” jawabku yang dalam hati takut ditampol habis habisan

__ADS_1


Jelas dalam benakku tidak ada kata kata yang tepat, hanya itu saja yang bisa aku katakan selain kata iya dan tidak,


“ iya soal hubungan kalian bagaimana anak muda, bukankah kau sudah lama menjalin hubungan dengan anakku ini”


Perasaanku baru saja kami menjalani hubungan ini...


“ ya pak... aku dan sherlin saja baru beberapa bulan pak belum satu tahun..” jawabanku yang langsung keluar dari mulutku ini, jelas aku tidak ingin mengeluarkan kata kata ini tapi apa daya mulutku yang bersekongkol untuk melawan majikanya,


“ ya... menurutku, lebih baik kalian melangkah ke jenjang yang serius saja..., janganlah pacaran terlalu lama lama, banyak dari anak anak seperti kalian yang pacarnya lama lama tidak jadi menikah, karna terlalu lama, mengambil keputusan, yang pada akhirnya malah direbut orang nak...”


What the hack..... jawabanku barusan membuat sherlin tercengan yang berdiri di belakang ayahnya, jelas itu bukan aku yang menyebutkanya tetapi mulutku ini yuang telah bersekongkol melawanku ini.

__ADS_1


“ baiklah..... kalau begitu kita langsungkan acara pernikahan satu bulan mendatang yah...” ujar ayahnya.


Oh....my gods. Satu bulan tidak salahkan, kata kata barusan membuatku mati kaku dan menjadi patung seketika


“bagaimana anak muda.....


“heyy...anak muda.....”


“oh...iya pak..., kalau begitu aku pamkit pulang pak” aku langsung berpamitan karna syok mendengarkan apa yang ayahnya katakan, sherlin pun langsung mengahpiriku dan aku takut kalau dia marah,


“ benarkah apa yang barusan kamu katakan” tanyanya

__ADS_1


“maaf aku t.....” jawabanku langsung dipotong olehnya


“ baru kali ini aku melihat pria yang berhadapan dengan ayah, yang langsung melamarnya menikah, aku kagum sekali, jelas aku terharu sekali...” dia langsung memeluku, namun dipikiran apa yang terjadi dengannya, dan apa yang ada dalam kepalanya, benar benar keluarga yang aneh, akupun langsung pulang ke kosaku, setelah kejadiaan gila ini menimpaku, yang aku minta adalah jawaban apa yang ada di kepalaku ini, namun aku malah mendapatkan bonus berupa, aku harus menikahi anaknya.


__ADS_2