
Setelah pertemuanku di Manchester, Aku kembali lagi ke Jerman dan ingin memberitahukan kabar gembira kepadanya, di perjalanan menuju bandara ku lihat keramayan di kota ini, sungguh indah melihatnya, orang-orang berjalan menggapai mimipinya, adapun yang berjalan tergesa-gesah, sungguh tempat yang aku bayangkan saatku masih belum jadi apa-apa. Setibanya di bandara, aku langsung duduk di pesawat dan membayangkan bagaimana ekspresi istriku saat mendengar kabar ini, sungguh ingin cepat rasanya aku tiba.
Munchen international airport, tepat pukul 18:50 waktu setempat. aku tiba disini, tempat yang memberikan harapan untuk menggenggam dunia, tempat yang memberikan ke jayaanku. Aku lirik sekitar bandara dan mencarinya, namun tidak kunjung ada, entah mengapa perasaan ini langsung membuat hatiku gelimang dan gelisah. kemanakah dia..!!? dan mengapa dia tidak ada? apakah terjadi sesuatu dengannya!!?. Kataku didalam hati, hingga ku berjalan keluar area bandara, ia pun tak kunjung ada. Aku mulai cemas dan langsung ingin buru buru pergi ke Apartemen dan ingin mengecek apakah dia ada atau tidak. hingga aku ingin masuk ke dalam tadi tiba-tiba ada seseorang yang menghampiriku dan langsung mengatakan kepadaku. "Tuan istrimu sudah menunggu lama di dalam mobil, silahkan ikut aku kesini"
Tunggu apa yang sebenarnya terjadi!!, mengapa orang ini tau aku, entah apa yang barusan ia katakan itu benar atau tidaknya, aku menuruti sambil bertanya tanya di dalam hati ini, siapa ia, dan mengapa ia tau aku dan apa yang terjadi dengan istriku...!!
Setibanya di mobil hitam mewah dan dengan logo yang sudah tidak familiar, mobil Mercy hitam, lalu orang ini membukakan pintu belakang mobil dan sungguh terkejut aku melihatnya, didalam mobil tersebut tidak ada siapa-siapa hanya kursi kosong saja. Aku bertanya kepada orang tersebut, "Permisi tuan, dimana istriku tadi anda berkata kepada saya, jika istriku sudah Menunggu di dalam mobil". Tiba-tiba suara yang sudah tidak heran di telingaku menjawabnya, "Aku disini sayang" Aku langsung berbalik badan dan melihat istriku yang tidak terjadi apa-apa, aku langsung memeluknya tanpa berpikir panjang, "Syukulah kamu tidak apa apa, aku cemas saat tiba di bandara aku tidak melihatmu dan aku takut jika sesuatu terjadi kepadamu" Tutur kata saat ku memeluknya, istriku tersenyum bahagia sambil mengataka "aku baik baik saja".
__ADS_1
Di perjalanan menuju apartemen, aku menceritakan kabar gembira tersebut dan mengatakan jika kita bisa menaklukan dunia jika itu berjalan mulus, aku yakin jika kita bisa menggapai mimpi jika kita berusaha, lalu istriku berkata kepadaku saat aku tinggalkan Jerman barku hari demi hari semakin ramai dan ia juga mengatakan kepadaku bahwa di Jerman kita mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk mempermudahkan akses kita disini, selain itu istriku juga risau saat aku tiba-tiba mengatakan kepadanya jika di Inggris akan memakan waktu hingga dua bulan lamanya, sungguh sulit baginya untuk menghubungiku, Karena ia takut mengganguku, saat di perjalanan istriku menunjukan kepadaku, jika disana barku, aku langsung melihatnya dari jelandela mobil dan sungguh terharu saat melihat bangunan yang bertuliskan Mebar dengan bendera Jerman dan Indonesia bersampingan, aku menyuruh istriku untuk menghentikan mobil dan ingin melihat barku, meski dia menolaknya karena aku lelah telah melakukan perjalanan yang cukup panjang dan butuh istirahat, namun ia tidak berhasil membujukku karena sifatku yang keras kepala ini, setalah masuk kedalam bar, aku tidak bisa menahan air mataku saat melihatnya, sungguh pengorbanan yang dibayar dengan mahala sekalai, setiap juru ku usap semua bagian bar ini, dulu aku bukan siapa siapa hanya orang biasa yang penuh dengan mimpi yang mustahil untuk di wujudkan, Namun sekaarang aku bisa mewujudkannya.
Hari demi hari, bulan demi bulanku lewati, tahun demi tahun perkembangan barku sudah ada di seluruh penjuru Eropa Bahkan barku sampai ke dataran Benua Amerika sana, sungguh mimpi ini telah tercapai dan mimpi untuk menjelajahi dunia sudah selesai sudah. Di setiap negara ada barku, semua pengorbananku ini sudah terlaksan dengan mulus. Melihat kesuksesanku ini seakan-akan mimpi saja, dulu aku hanya seorang anak yang hidup di keluarga yang tidak punya apa-apa, tapi sekarang aku telah mengubah segalanya, kesuksesan ini taakan pernah aku lupakan masa-masa kelamku dulu, aku selalu mengingatnya dan taakan aku lupakan begitu saja, karena aku sadar jika bukan karena aku melihat kejadian ke belakan aku tidak akan bisa melangkah sejauh ini, aku perhatikan langkahku Agar tidak terjatuh dan juga agar berhati hati, Hari ini Adalah momen bagi seorang anak kampung yang berhasil menaklukan dunia. Setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap hari, setiap bulan, bahkan setiap tahun akan ku ingat selalu dan ku tuliskan dilubuk hatiku, momen kemenanganku ini.
......................
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
......................
...Thanks for reading and Thanks for support...
__ADS_1
...To be continue...