Beast Clan Invasion

Beast Clan Invasion
Turnamen Peringkat bagian 4


__ADS_3

-Dipinggir arena bagian Timur-


•First Strike•


*pewwwwww.... Suara anak panah yang dilepas dari busurnya.


"akhhhhhhhh"


Teriakan dari tim kelas penyihir yang terkena serangan dari anak panah. Mato dan timnya telah menyelesaikan pertempuran dibagian timur arena.


"huhhhhh lumayan melawan tim penyihir ini"


"hahahahha Mato bidikan mu semakin hebat, apa lagi kau bisa menembakan 3 anak panah sekaligus"


"hahahhaha aku belum ada apa-apanya dengan kaka ku di kelas Tank"


[huhhh aku menyelesaikan pertarungan dengan baik untuk sekarang, bagaimana dengan kaka ya]


Disaat Mato dan timnya baru menyelesaikan pertempuran, mereka dikejutkan oleh suara pembawa acara yang menggema didalam arena.


"Wooaaaaaaa Singa apa itu?"


Sorakan penonton dan pembawa acara yang berdecak kagum melihat kehadiran Roh singa dari Vivi. Tim Ito yang akan menghadapi bahaya setelah ini terlihat begitu tertekan.


"sepertinya kita harus bertahan penuh sampai menemukan cara mengalah Roh itu" [Gon]


"Ide yang bagus" [Ito]


"Formasi apa yang harus kita gunakan?"[Jack]


"lakukan seperti tadi" [Gon]


Disaat tim Ito sedang bersiap untuk melawan Tim Vivi, mereka dikejutkan oleh serangan dari belakang oleh tim Rega yang baru saja menyelesaikan pertempurannya.


*Brakkk* Gada yang diayunkan oleh Rega mengenai Don yang berada dibagian kiri belakang formasi, Don terlempar kearah samping yang membuat formasi Tim Ito menjadi rusak.


"Dooooonnnnn!!!!"


teriakan dari tim Ito melihat Don yang terlempar dan sudah tidak bisa melanjutkan pertandingan. Jack dan Mathew segera menghadap kebelakang membuat kuda-kuda bertahan untuk menghadapi tim Rega yang menyerang bagian belakang.


"hahahaha lihat itu, Tim anak petani terdesak"


Mato yang melihat kearah Tim kakanya, merasa kesal dengan keadaan yang dialaminya.


"Sial itu.. itu Rega, cih~ posisi kaka dan Gon sedang tidak menguntungkan, aku harus membantunya"


Mato yang ingin membantu tim kakanya mengeluarkan Anak panah dari punggungnya. Diaaat ia akan melesatkan anak panah itu.


Ada dinding terbentuk dari Ki berwarna kuning seukuran orang dewasa Melesat kearahnya.


"Mato awas!!"


*Bummmmmm serangan itu menghantam lantai arena.


Mato yang berhasil menghindar dengan kelincahannya, menatap kearah serangan itu berasal. ia melihat tim penyembuh yang menggunakan baju pendeta mengganggunya untuk membantu tim Ito.


"Hoi Hoi bocah panah sedang apa kau? jangan mengganggu pertarungan orang lain, lebih baik kau pikirkan posisi mu"


Mato dan timnya yang mendapat tantangan baru mulai mengambil posisi. mereka bersama mengeluarkan anak panah mereka dan membidik tim penyembuh itu.


•First Strike•


Mereka meneriakannya serempak. anak panah yang dilesatkan itu terbidik dengan baik kearah tim penyembuh.


•Holy Shield•


Dinding Ki terbentuk didepan tim penyembuh yang membuat anak panah dari Tim Mato terpental.


"Sialllll pertahanan mereka baik juga"


"Mato sudah saatnya kita menggunakan itu"

__ADS_1


"Baiklah"


•Precise Strike•


Ki yang keluar dari tubuh Mato dan teman-temannya menyelimuti Mata dan tangan mereka. Mata mereka yang diperkuat oleh Ki membuat bidikan semakin baik dan Ki yang berada ditangan mereka membuat serangan menjadi lebih kuat.


"Baik, serang sekali lagi"


•First Strike•


anak panah dilesatkan lagi, tetapi dengan kekuatan yang berbeda. anak panah mengeluarkan cahaya sepeti laser.


*boom bomm bummmm


anak panah itu berhasil mengenai tim penyembuh, terlihat tim penyembuh tergeletak dilantai.


"yeeaahhhhhh kita berhasil"


namun, sulit diduga tim penyembuh berdiri kembali setelah menerima serangan itu.


"apa?" Mato dan timnya terkejut melihat itu.


"hahahahhahaha apa akan semudah itu menumbangkan kami, tim kami adalah yang terbaik dari tim penyembuh yang mengikuti turnamen ini"


•Meditation• para kelas penyembuh itu merapalkan pengaktifan Meditation.


•Regenerasi•


*SYYUUTTT.... cahaya kuning yang menyelimuti tubuh dan menyembuhkan luka mereka.


Tim Mato yang terkejut melancarkan serangan sekali lagi.


*bum bum bum.. serangan itu mengenai tim penyembuh sekali lagi. namun, luka mereka kembali disembuhkan oleh kemampuan regenerasi.


"Sialll, kemampuan yang merepotkan, Liori ini sudah berjalan berapa menit?"


"kurang lebih sudah sekitar 10 menit Mato"


"Cepat kalah kan mereka" Mato yang memberi komando untuk mengalahkan tim penyembuh.


-------------------------


Dipinggir arena Tempat Gen dan Lena sedang bertarung, terlihat timnya sudah kehilangan beberapa orang teman.


"Lena kuakui ternyata kau hebat, kau bisa menahan serangan ku sampai detik ini"


"Hmph kau juga hebat bisa menghindari serangan ku"


"tetapi kali ini kau akan bertekuk lutut Lena"


"coba saja!"


mereka berdua saling berhadapan, Gen memegang erat pedang besarnya itu.


ia melesat dan ingin membuat jarak mereka mengecil.


•Bash Explosion!!•


ia mengayunkan pedang besarnya dari belakang.


Lena yang mundur kebelakang mengangkat tongkatnya tinggi-tinggi.


"Munculah!!!!! •Meteor•"


tongkatnya menyala bewarna merah.. terdapat lingkaran sihir terbentuk dari atas langit. Namun, didetik-detik serangan mereka hampir melukai satu sama lain, mereka teralihkan dengan ucapan pembawa acara.


"wooaaaaaa singa apa itu?"


Mereka berdua melihat kearah yang dimaksud oleh pembawa acara itu. mereka melihat roh singa didepan tim Ito dan dibelakang tim Ito terlihat Rega yang siap menyerangnya.


"Itoo!!!!!"

__ADS_1


Mereka berdua berhenti bertarung dan menatap kearah rim Ito.


"Gen sepertinya ada hal yang lebih penting dari pertarungan kekanak kanakan kita.


"ya, kau benar"


"Semuanya berhentilah bertarung"


Mereka berdua menghentikan timnya bertarung satu sama lain.


"ehhh kenapa kau menghentikan kami?"


Gen dan Lena saling menatap dan mengangguk.


"Teman-teman, aku punya permintaan kepada kalian, untuk saat ini kita gencatan senjata oleh Tim Gen.. aku ada urusan yang lebih penting dibandingkan bertarung dengan mereka"


"aku juga sependapat dengan Lena, teman-Teman pinjamkan kekuatan kalian"


tim mereka berdua terlihat bingung dengan keputusan mereka.


"Lantas apa yang membuat kita harus bekerja sama?"


"Lihat lah ketengah arena"


kedua tim itu melihat ketengah arena dan terkejut melihat Roh singa yang dikeluarkan Vivi.


"ya tuhan apa itu?"


"aku juga tidak tau, tapi sepertinya Roh itu di keluarkan oleh gadis berambut putih itu, jadi lebih baik kita bergabung dengan tim Lena untuk mengalahkan gadis itu"


"Baiklah"


disaat mereka berdua mau menyelamatkan Tim Ito, lagi-lagi Tim penyembuh yang lain datang menghadang. Gen dan Lena terhenti karena hadangan tersebut.


"minggir! kami tidak punya waktu meladeni kalian"


"hei, hei kenapa kalian terburu buru? ayolah, bermain main dulu bersama kami"


"cih~~ baiklah kalau kau meminta"


Pertarungan tim gabungan gen dan lena melawan Tim penyembuh, dimulai.


----------------


Kembali kepertarungan Ito. Ito dan timnya benar-benar terdesak, mereka terjebak dengan tim Rega dan Tim Vivi, dengan gugur nya Don yang sudah tidak sadarkan diri, mereka dipaksa melawan 2 tim.


"Bagaimana ini, kita diserang dari dua sisi" [Mathew]


"tenang lah mathew kita harus tetap bersama, Ito apa kau memiliki rencana ?" [Gon]


"Aku tidak yakin, tapi kita harus mencobanya" [Ito]


"aku tak peduli kalau itu berhasil atau tidak, cepat katakan Ito!" [Jack]


"Baiklah, Dengarkan aku"


setelah penyampaian strategi dari Ito. Ito,Gon,Jack dan Mathew menatap satu sama lain, mereka mengangguk bersama untuk mengisyaratkan kalau mereka sudah siap. setelah mereka sudah mempersiapkan diri. Tim Vivi dan Tim rega menyerang bersamaan.


"Lioness Serang mereka!" [Vivi]


"ayo semuaaaa kita hajar mereka" [Rega]


Roh singa serta Roh yang lain menyerang dari depan dan Tim Rega menyerang dari arah belakang. Mereka mulai memperkecil jarak dari Tim Ito.


*WUSSHHHHHH Rega mengayunkan Gadanya dan Roh Singa Melompat dengan serangan cakarnya. Tim Ito yang sudah bersiap menerima serangan itu mulai mengambil posisi.


"SEKARANG!!!!!!"


Ito berteriak kepada timnya.


----------------------

__ADS_1


__ADS_2