
"ehh... siapa itu?" Dalam keadaan setengah sadar, Ito terbangun dari pingsannya melihat siluet seorang bertudung sedang memberikan pertolongan padanya.
Cahaya yang dikeluarkan oleh tangannya membuat luka disekujur tubuh Ito mulai membaik.
[ahhh hangat nya..] Ito merasakan sensasi nyaman dari cahaya itu.
Perasaan nyaman yang ia dapat sekarang membuatnya kembali menutup mata dan tertidur dibawah pohon besar itu. Hari berganti menjadi gelap, Ito yang sejak tadi tertidur dibawah pohon itu mulai terbangun.
[ahh sudah malam, aku sudah tertidur disini seharian.. aku merasa seperti dihampiri seseorang dengan tudung tadi pagi, apa itu hanya mimpi?] Ito mulai menggerakan tubuhnya setelah lama tertidur.
"akh!!" dia merasakan pegal dan nyeri disekujur tubuhnya, sensasi ini adalah sensasi yang sudah lama tidak ia rasakan selama ini. Bertarung melawan komplotan Harimau ternyata membuat tubuhnya mengingat kembali sebuah rasa sakit.
[ahhhhh.. kalau aku sampai merasakan sakit seperti ini berarti tubuh ku baru saja melampaui batasnya, memang ya.. serangan kucing loreng itu berbeda dengan yang lain]
[tapi...]
[Tunggu..]
Ito menyadari satu hal yang seharusnya ia sadari sejak awal, tubuhnya tidak memiliki luka dan darahnya pun berhenti. Hanya rasa nyeri dan baju robeknya saja yang tersisa sekarang. Dipertempuran yang sebelumnya setiap Ito mengalami luka, dia harus menutup luka itu dengan tanaman obat yang bisa ditemukan di hutan. Tetapi kali ini luka itu menghilang.
[apa orang bertudung itu bukan mimpi?, Jika ia bisa membuat luka ku menutup.. dia pasti seorang kelas penyembuh,, tapi apa yang dia lakukan disini?]
Ito mulai mencari orang yang menyembuhkannya, tetapi tidak berhasil menemukan orang itu.
*grukkkk~~ [Adudu aku lapar, aku harus mencari makan untuk memulihkan tenaga ku] Ito akhirnya kembali ke pondoknya untuk memulihkan tenaganya.
*******
Keesokan paginya.
Ito yang bersila didalam pondok sedang melakukan meditasi pernapasan untuk membalikan Ki nya yang terkuras kemarin. Salah satu hal yang paling penting dalam bertahan hidup adalah rasa kepekaan, Ito yang mulai melatih 5 indra manusianya membuat dirinya menjadi lebih peka kepada lingkungan sekitar.
"uaargghhhhh!!"
Tiba-tiba Ito mendengar suara teriakan dari dalam hutan, ia bergegas keluar dari pondoknya dan memeriksa apa yang tejadi.
Sebuah Regu petualang sedang terdesak dengan kumpulan hewan buas, beberapa dari regu petualang itu sudah tewas ditangan mereka.
"Cepat sembuhkan dia!" kata seorang Tank plat perak yang sedang melindungi teman-temannya dari hewan buas.
"Darahnya tidak mau berhenti... Ki ku sudah mencapai batasnya dan tidak cukup untuk menyembuhkannya" kata seorang penyembuh yang sedang berusaha menyembuhkan temannya yang terluka.
"Siall, cepat tinggalkan dia dan bantu aku dari belakang! Kita harus keluar dari hutan ini hidup-hidup!"
Regu petualang mulai melakukan pertempuran melawan komplotan hewan buas itu, tetapi karena kalah jumlah regu petualang dapat dikalahkan oleh para hewan buas.
Regu itu tinggal menyisakan seorang tank dan seorang pemanah saja.
"Hei bodoh, jadilah penghambat bagi mereka.. kau tidak ingin aku mati kan?" dengan nada yang keras si tank itu menarik kelas pemanah dan mengorbankannya ke para hewan buas.
*Bruk* Kelas pemanah itu jatuh dihadapan hewan buas dan wajahnya sangat ketakutan.
"Kapten kau tidak bisa memperlakukan ku seperti ini, kumohon jangan tinggalkan aku!" dia memohon kepadanya
Si tank itu melarikan diri dengan cepat, namun, seekor Jaguar melompat dari pohon ke pohon dan berhasil membunuhnya. Jaguar itu lalu memakannya dihadapan si pemanah, dia pun terguncang dan berteriak ketakutan melihat hal yang manakutkan itu.
Bayangan besar mulai menghampirinya, ia berbalik arah dan melihat Harimau sudah mengambil posisi untuk menebasnya dengan kapak yang ia genggam.
"aaaaaaa~~~!!!!" Ia berteriak dengan wajah ketakutan, tetapi sebelum kapak sampai mengenai tubuhnya, Harimau itu jatuh dihadapannya dengan luka dileher bagian belakang.
Dia terkejut melihat seorang pria dengan jubah hitam sedang bediri dihadapannya, ia hanya membawa satu pedang dan perisai yang sudah hancur dipunggungnya.
Jaguar yang berada dibelakangnya melompat dan menyerang dengan sebuah belati, namun pria berjubah itu berbalik dengan lihai, lalu menebas tubuh Jaguar itu. Jaguar itu mati seketika dan membuat para hewan buas menjadi lebih waspada.
Mereka mencoba menyerang pria itu bersamaan namun tidak membuahkan hasil, ia sangat lincah dan sulit untuk mengenainya.
__ADS_1
[Ehh... kenapa mereka sangat lambat?] Ito yang sedang menghindari serangan bertubi-tubi itu dengan mudah.
[Tidak.. mereka tidak lambat.. tapi aku yang menjadi lebih cepat!]
Ito menebas satu persatu hewan buas itu dengan pedangnya.
[Sepertinya pertarungan melawan komplotan harimau kemarin membuat ku menjadi lebih kuat]
Seekor harimau mencoba untuk menyerangnya dari belakang, tetapi Ito bisa menghindarinya tanpa harus melihat.
[hahahaha, sepertinya aku bisa melakukan ini seharian] Note : Avenger banget bang?!
[Baiklah, ayo kita selesaikan!]
Ito menghabisi komplotan itu sendirian, Si pemanah terkejut dengan aksi dari Ito yang menyelamatkannya. Ia mengampiri Ito dan menunduk untuk berterimakasih padanya, "Terimakasih sudah menolong ku!"
Ito yang melihat Si pemanah menjadi teringat dengan mendiang Mato, ia hampir mirip dengannya tetapi pemanah ini berambut kuning.
"siapa kau? dan sedang apa kau di hutan ini?" tanya Ito kepada petualang plat perunggu itu sambil menutupi identitasnya
"aa.aa. aku Reli, aku seorang petualang lepas tanpa regu dan sedang menjalankan misi untuk membasmi hewan buas disini" ia menjawab dengan gugup.
"kalau kau tidak punya regu, kenapa kau bisa bersama mereka?" Ito melihat ke regu yang sudah mati.
"ya.. hari ini aku mendapat kontrak dari mereka untuk menjalankan misi, mereka dari Regu Malam Hening yang diketuai oleh Petualang Leis"
"Kontrak?" Ito yang terheran baru mendengar ada sebuah kontrak dalam Serikat Petualang.
"yaa, sekarang ini serikat membolehkan para petualang untuk membuat sebuah regu/guild untuk memudahkan dalam menjalankan misi, tetapi bagi mereka yang tidak masuk kedalam Guild manapun akan disebut petualang lepas dan biasanya para Guild meminjam kekuatan dari petualang lepas dengan sebuah kontrak kerja"
"apa kau tidak menyesal bekerja sama dengan mereka? kau baru saja dibuang oleh pria tadi"
"hahahah, sudah takdir ku untuk selalu di buang, sejak kecil aku juga sudah dibuang oleh keluarga ku" Reli yang menceritakan kisah hidup mirisnya kepada Ito.
"Ikutlah dengan ku dulu, sebentar lagi hari akan gelap dan para hewan buas akan lebih merepotkan jika sudah malam"
NOTE : saat Ito tertidur diluar saat malam hari setelah bertempur tapi aman-aman aja, itu karena banyak mayat harimau yang ia bunuh didekatnya yang membuat hewan buas lain takut untuk mendekat.
*******
Dipondok tempat Ito tinggal
Reli yang baru pertama kali memasuki pondok Ito segera melihat-lihat kedalam hunian dalam hutan itu, ia merasa pondok itu akan rubuh bila terkena angin kencang sewaktu-waktu.
"ka..Kaka? apa kau tinggal disini?" dengan ragu ia bertanya
[Eh kakak?] Ito terheran karena Reli memanggilnya kaka. "Ahh iyaa aku tinggal di pondok ini, apa ada yang salah?"
"ahhh tidak-tidak, aku hanya terheran mengapa ada orang yang mau tinggal di pondok hutan seperti ini"
Ito hanya diam tidak menjawab keingintahuan dari Reli, ia membuka kotak yang berisikan daging yang sudah diasap dan sebuah gelas yang terbuat dari kayu ukir.
"Makan lah itu, kau pasti lapar"
Reli langsung mengambil daging itu dan memakannya dengan lahap.
"Makannlah dengan tenang" Ito tersenyum melihat perilaku Reli yang hampir mirip dengan Mato.
"ahhh maafkan aku ka, aku sudah lama tidak makan daging" dia menjawab dengan mulut yang penuh dengan makanannya.
Ito membuka tudungnya dan mengambil daging asap dari kotak makanan itu, Ia duduk didekat Reli sambil memakan daging asap yang baru saja ia ambil.
"Eh... ternyata kau tampan juga ka?" Reli yang tiba-tiba menghentikan makannya dan menatap Ito.
Ito yang terkejut mendengar ucapan itu bertanya pada Reli, "Apa kau tidak mengenal ku?"
__ADS_1
"Tidak,..apa kita pernah bertemu sebelumnya?" dengan heran Reli bertanya.
"hahahahha, maaf maaf... perkenalkan aku Ito" Ito menjulurkan tangannya tanda perkenalan.
Reli yang saat itu sedang memegang daging asap itu, segera menyambar tangan Ito.
"ahh boleh kah aku memanggil mu dengan sebutan kaka?"
"hmph.. terserah mu" Ito tersenyum sambil menggigit daging asapnya.
Reli tersenyum setelah permintaannya dikabulkan, ia lalu menanyakan hal sesuatu kepada Ito seperti mengapa ia tinggal di hutan? Ito saat itu hanya menjawab kalau dia adalah orang dari luar kerajaan yang baru saja tiba dan Reli yang polos hanya menerima jawaban itu tanpa curiga sedikit pun.
"jadi, bagaimana sistem kerajaan sekarang?" Ito bertanya kepada Reli
Reli yang mendengar pertanyaan Ito, berhenti sejenak dari makannya dan mulai bercerita.
"beberapa bulan terakhir, di kerajaan banyak berdirinya guild-guild yang dibentuk oleh orang-orang yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya, Seperti Regan si perisai tak tertembus.. ia mendirikan sebuah Guild bernama Fajar Keemasan"
Ito yang mendengar nama Regan menjadi sangat kesal karena mengingat kejadian diruang pengadilan waktu itu.
"Ka? apa ada yang salah? Reli bertanya kepada Ito yang sedang mengingat kejadian waktu itu
"ah.. maaf, tidak ada yang salah, tolong lanjutkan"
Reli menjelaskan kalau para petualang dari luar ibukota juga mulai meramaikan gedung serikat utama, mereka datang untuk mengambil misi dan dibeberapa kasus banyak juga diantara mereka yang direkrut oleh guild-guild top ibukota.
"Guild Top? apa ada suatu ranking yang diterapkan disana?" Ito bertanya pada Reli
"Yaa, dalam serikat ada yang namanya sebuah ranking guild, ranking guild ditentukan oleh kekuatan anggota dan seberapa besar kontribusi guild sudah menyelesaikan misi yang sulit"
Ranking Guild Ibukota saat ini dipegang oleh:
Guild Bulan Putih [Ketua Lele Fritz]
Guild Fajar Keemasan [Ketua Regan Zambel]
Guild Malam Hening [Ketua Leis Rouge]
Guild Matahari [Ketua Joo Harmas]
Guild Daun Angin [Merry Row]
5 guild ini menjadi sebuah penyeimbang di Kerajaan Rozok
"Bagaimana dengan para komandan?" tanya Ito
"Ahhh.. kalau para komandan...mereka berada di Militer inti kerajaan, Raja tidak membolehkan mereka untuk menjadi seorang petualang"
Dengan adanya 5 Guild teratas, Kerajaan Rozok benar-benar menjadi sebuah kerajaan dengan 2 alur kekuatan militer yang berbeda.
Militer Inti yang di ketuai langsung oleh Keluarga Kerajaan dan Para Petualang yang dibawah Serikat Utama diketuai oleh Sir Koblet Row.
"yaahhhh, yang ku tau hanya itu saja untuk saat ini" Reli yang menyudahi ceritanya.
"baiklah... Bagaiman dengan murid kamp sekarang?"
"ahhh.. kalau soal itu, murid yang terlibat pada tragedi pelatihan pos 2 beberapa bulan lalu, mereka diberikan hak istimewa dengan diluluskan langsung dari kamp dan diberikan sebuah kehormatan dari pihak kerajaan, lalu beredarnya sebuah daftar hitam yang tertulis disetiap kota-kota Kerajaan Rozok untuk tidak menerima atau membantu seorang pengkhianat bernama Ito Kaverius"
Reli yang saat itu sedang makan sambil bercerita, sontak menghentikan makannya. Wajahnya memucat dan menoleh ke arah Ito.
*glek Reli menelan air liurnya.
"kakak? apa orang yang dimaksud oleh kerajaan itu.....adalah kau?"
Ito hanya tersenyum setelah melihat Reli mulai menyadari siapa dia sebenarnya.
__ADS_1