Beast Clan Invasion

Beast Clan Invasion
Kelinci Percobaan


__ADS_3

Note : POV 1 Ito


Didalam sebuah goa dengan cahaya minim, hanya lilin-lilin api yang menerangi setiap dinding goa itu. Jauh didalam goa itu terdapat sebuah penjara yang terbuat dari besi sebagai jerujinya.


Aku mendengar suara yang aneh, mereka seperti meringis kesakitan dan suara samar seperti meraung-raung. Aku mencoba untuk membuka mata ku perlahan,, ahh-- saat itu juga aku sadar tangan ku sudah terikat dan berada dalam penjara, kepala ku sakit dan Ki ku seperti tertahan oleh sesuatu.


Aku mencoba untuk mengingat kejadian sebelumnya, hanya saja yang ku ingat cuma saat aku mencoba kabur dari desa dengan paman Kobe kedalam hutan dan.... aku tidak mengingatnya lagi setelah itu.


"Yo, pendatang baru.." Kata seseorang yang berada dalam satu sel yang sama dengan ku.


Aku dikejutkan oleh seorang yang menyapa ku dalam kegelapan sudut sel ini, aku menoleh padanya.. ia seorang pria dengan baju lusuh, wajah nya gelap karena tidak diterangi dengan baik oleh lilin.


Aku mencoba untuk mengacuhkannya dan berusaha melepaskan tali yang mengikat ku dengan paksa. ini sangat tidak nyaman, duduk dalam kegelapan dengan tangan terikat dibelakang.


"Percuma saja.. kau tidak akan bisa melepaskan tali itu, tali itu sudah diperkuat oleh Ki" --dengan santai ia memberitahu ku


"Kalo begitu aku akan memutuskannya dengan Ki"


"itu juga percuma.. didalam goa ini sudah dilapisi sebuah penghalang yang membuat kita tidak bisa mengeluarkan Ki"


Setelah mendengar itu aku pasrah dengan keadaan, aku tertunduk melihat kaki ku dan bertanya-tanya kenapa ini bisa terjadi.


"Kita ada dimana?" aku bertanya padanya untuk menghilangkan rasa penasaran ku


"aku juga tidak tau kita dimana dan aku pun juga tidak tau aku sudah disini berapa lama" Kata orang itu dengan tetap tenang.


"lalu, apa yang kau ketahui tentang sel ini?"


"saat aku datang pertama kali, sel ini berisi 5 orang termasuk aku... mereka satu persatu dibawa keluar oleh pria berjubah merah dan tak pernah kembali lagi, aku tidak tau kemana mereka pergi.. tetapi setiap orang bertudung merah itu membawa tahanan keluar dari tiap sel, selalu terdengar teriakan tak lama dari itu"


"apa kau tidak takut?"


"awalnya aku takut dengan semua ini, yaa tapi.. aku sudah mulai pasrah hahaha" --dia tertawa seperti sudah menerima takdir

__ADS_1


Aku memandang kebawah dan merenung, apa aku akan berakhir seperti ini? ditempat yang tidak ku ketahui?


"hei.. siapa namamu?" Ia memecah lamunan ku.


"aku Ito, Ito Kaverius" aku menanggapinya dengan datar dalam posisi ku yang sama.


"nama belakang mu seperti bangsawan hahaha, aku Teo.. ku harap kita bisa menjadi teman untuk terakhir kalinya" --dengan nada optimisnya ia memperkenalkan diri. --- "Jadi.. kau pasti juga korban dari desa keparat itu kan?"


Aku segera menoleh kearahnya setelah ia mengungkit sebuah desa.


"maksud kau desa Hagane?" tanya ku penasaran


Teo berdiri dan duduk disebelah ku, wajah nya sekarang terlihat dengan jelas.. dia sepertinya lebih tua dari ku, dia memiliki rambut berwarna hitam dan ada sebuah luka di pipinya.


"ya desa itu! tiap orang yang ditahan disini selalu bercerita hal yang sama, mereka disambut dengan ramah oleh para penduduk dan setelah itu mereka akan dibuat tidur atau dibuat pingsan, Aku diracun saat menghadiri pesta di desa itu,, pandangan ku langsung kabur dan tersadar sudah berada di sel ini"


Setelah mendengar penjelasan dari Teo aku pun merasa kesal dengan keramahan palsu itu, aku tidak tau kalo senyum busuk mereka hanya untuk mengelabui ku,, Sial!


Aku teringat dengan cerita dari paman Kobe kalau desa itu pernah diserang oleh hewan buas dan berhasil diselamatkan, apa karena itu desa Hagane memiliki hubungan dengan orang-orang ini? tapi siapa sebenarnya orang-orang ini, sampai bisa menciptakan penghalang untuk Ki?


******


Beberapa hari telah aku lalui disel ini bersama Teo, hari-hari itu sungguh menyiksa. kami hanya diberikan sepotong roti dan 1 mangkok air untuk diminum berdua.


Sampai hari itu akhirnya Teo dibawa keluar oleh mereka. Teo ditarik paksa dan yang ku ingat terakhir kalinya dari Teo hanya senyumnya kepada ku dan berkata "aku duluan kawan"


Aku sendiri dalam sel itu dan aku juga tidak tau sudah berapa lama aku disini, udaranya sangat lembab dan membuat luka ku mulai membusuk. Ini sangat menyedihkan, apanya yang mau balas dendam kalau aku mati disini? mengingat itu aku jadi tertawa kecil didalam sel seperti orang gila.


Saat aku sedang memejamkan mata, aku mendengar seseorang membuka jeruji besi, aku membuka mata ku dan melihat orang bertudung merah itu menghampiri dan menarik ku dengan paksa ke suatu ruangan.


Ruangan itu seperti ruangan uji coba, ruangan itu dikelilingi oleh penjara yang berisikan hewan buas yang tidak seperti biasanya. ditengah ruangan itu terdapat batu persegi panjang yang tidak aku ketahui untuk apa.


Disana ada beberapa dari mereka yang sedang berdiri menyiapkan sesuatu, sebelum itu ada seseorang yang dibawa dari sel lain dan ditidurkan dibatu itu, tubuhnya diikat oleh rantai agar tidak meronta, orang itu menangis dan memohon kepada orang bertudung itu

__ADS_1


"Tolong jangan lakukan ini, kumohon..." Ringisannya sangat menyedihkan ku dengar


Salah satu dari orang bertudung itu, datang membawa sebuah Crystal seukuran jari manis berwarna merah pekat, aku tidak tau Crystal apa itu? Pria bertudung yang berada disebelah batu persegi panjang itu mulai membedah dada pria yang sedang meringis itu, setelah itu pria bertudung yang membawa Crystal, memasukan benda itu kedalam dadanya.


Mata ku tetap fokus pada apa yang akan terjadi, awalnya pria itu seperti biasa saja.. Namun, pria itu mulai berteriak kesakitan.. tubuhnya mengeluarkan asap serta membesar dan nadinya juga terlihat ikut membesar.. tubuhnya membengkak... pada akhirnya meledak pada bagian atasnya dan hanya menyisakan kakinya saja.


Aku sangat terkejut!! apa yang sebenarnya mereka coba lakukan? Teo? apa Teo mengalami ini juga? dalam benak ku memikirkannya.


"Ahhh, gagal lagi! tubuh pria ini terlalu lemah.. akhir-akhir ini penduduk desa itu mengirimkan orang-orang dengan kualitas yang jelek" Kata salah satu orang bertudung itu.


"ya.. meskipun berhasil, mereka malah kehilangan kesadaran dan menjadi seperti para hewan buas itu" kata orang yang berada disampingnya.


"Hei.. cepat berikan yang selanjutnya!" salah satu dari mereka berteriak.


Sial ini giliran ku, aku mencoba meronta sekuat tenaga ku, tetapi tubuhku lemah sekali.


"Diam!" orang itu membalikan badan ku dan memukul perut ku.


Aku terjatuh lemas dan dibawa kebatu yang masih penuh darah itu. Aku meronta-ronta dan berteriak tidak jelas, tubuh ku diikat oleh rantai yang dialiri Ki juga.


"Ahh.. tubuhnya sudah terluka, lihat luka busuk ini" Kata orang yang sudah memegang Crystal


"Biarkan, kita hanya bertaruh dan menjalankan eksperimen gila dari orang itu, kalau orang ini gagal juga, kita tinggal membuangnya seperti yang lain"


Dada ku mulai dibelah dan dimasukan benda itu. aku takut.. apa aku akan mati?


*Deg* *Deg*


Jantung ku mulai memompa sangat cepat, aliran darah ku seperti terbakar, seluruh tubuh ku seperti terkoyak dari dalam!! panas!! aku merasakan panas yang amat menyiksa.. aku mulai melihat asap keluar dari tubuh ku, apa aku akan meledak seperti orang tadi?


"uaaaakhhh!!!!" aku mengeluarkan darah dari setiap pori-pori tubuh ku, aku mengguncangkan tubuhku karena menahan sakit yang amat mengerikan ini.


"akkhhhhhhhhhhh...!!!!!"

__ADS_1


__ADS_2