
-Di arena tengah ibukota-
Sorakan para penonton meramaikan permulaan acara. para peserta terlihat duduk dengan tenang diruangan yang sudah disediakan oleh penyelenggara acara, namun hanya ruangan kelas tank saja yang memiliki atmosfer panas karena ada persaingan pribadi terjadi. Para senior yang berada di ruangan tersebut terlebih dahulu pergi kebangku penonton. ruangan itu hanya diisi oleh peserta yang akan mengikuti pertandingan saja. tetapi karena merasa tidak nyaman, Ito pergi ke bangku penonton.
[lebih baik aku keluar dari ruang khusus ini, aku merasa tidak nyaman dengan kehadiran rega disini]
Saat melihat Ito yang pergi meninggalkan ruangan dan melihat kehadiran tim rega, Gon dan teman yang lain, turut ikut meninggalkan ruangan khusus menyusul Ito.
"Hei Ito tunggu kami"
Ito yang menoleh kebelakang, menghela nafas karena temannya mengikuti dia keluar ruangan.
"kenapa kali juga ikut keluar?"
"hahahahha lebih nyaman kalo kita menunggu dan menonton bersama kan?" Gon yang menjawab pertanyaan Ito tadi, bisa membuat dia tersenyum kembali.
"haaaaa itu anak yang mengjengkelkan saat pertama kali kita memasuki pelatihan kan?" Jack yang bergumam karena tingkah laku Rega.
disaat mereka berbincang-bincang dengan serunya, Ito dikejutkan dengan seseorang yang memanggilnya dari kejauhan.
"ka? oiii kaka?"
Ito yang mengetaui suara yang memanggilnya, mencari arah suara itu. ia melihat Mato yang sudah lama tidak ia lihat berlari menghampirinya.
"Waaaaa Mato apa kabar muuu?"
"hahahaha aku baik-baik saja, bagaimana dengan mu ka? saat kamp pelatihan, aku tidak bisa mengunjungi karena penjagaan sangat ketat"
"hahhh jangankan kau, aku saja yang hanya berbeda kelas dengan Gen tidak bisa menemuinya, karena ada peraturan tidak boleh mengganggu kelas lain" disaat Ito sedang berbincang dengan Mato, ia tersadar akan suatu hal.
[Eh aku baru saja ingat kalau ada peraturan untuk tidak mengunjungi kelas lain, tapi mengapa Karu pada saat itu bisa ada di wilayah kamp Kelas tank?]
"ka?" Ito yang tenggelam oleh lamunannya disadarkan panggilan Mato.
"Hoi, Mato apa kabar mu?"
Gon yang baru saja memiliki kesempatan untuk ikut dalam percakapan menyapa Mato yang sudah berubah dalam bentuk fisik.
"Oh hai Gon, aku baik baik saja hahaa"
"hoooooo bocah kecil yang dulu ku lihat saat pedaftaran sudah berubah, kau sekarang sudah seperti pria sejati.
Ito yang baru saja menyadari perubahan pada adiknya, terkejut akan hal itu.
"woo kau benar Gon, Mato sudah berevolusi hahahahhaha"
disaat mereka bertiga sedang berbincang, Jack dan yang lainnya, memperkenalkan diri pada Mato.
"Kau pasti adiknya Ito.. perkenalkan aku Jack, aku dan Ito berada dalam 1 tim dipelatihan.
"aku Don"
"aku Mathew, yooo salam kenal Mato"
"wahhh kalian adalah teman-teman kakak ku, terimakasih sudah menjaga kaka ku"
"Hoi Mato kenapa kau bilang begitu, apa kau kira aku ini tidak bisa menjaga diri sendiri?" Ito yang tidak terima dengan perkataan Mato, merasa kesal.
"hahahhahaha" semua mentertawakan hal itu, namun disaat kesenangan itu sedang berlangsung, Ito menghentikan tawaan itu dengan sebuah pertanyaan pada Mato.
"apa kau ikut turnamen ini?"
"ya, aku mengikuti turnamen peringkat ini ka"
"hahahaha kau yakin?"
"ya, aku yakin"
Matanya menunjukan keseriusan dalam mengikuti turnamen yang bergengsi ini. Gon yang sejak tadi seperti sedang mencari seseorang, memulai percakapannya dengan Mato.
"Hei dik Mato, bagaimana dengan yang lain?"
"yang lain? hoooo maksud kau Gen dan Lena?"
"ya, dimana mereka?"
"Oiya, dimana mereka? apa mereka ikut dalam turnamen ini??" Ito yang juga ikut menanyakan soal mereka pada Mato.
"pada saat perjalanan ku kesini, aku bertemu dengan Lena, kita berbincang sebentar.... dan ia mengatakan, kalau dia mengikuti turnamen ini, sedangkan Gen aku hanya melihatnya sekilas sedang bersama teman-temannya. Aku ingin memanggilnya tetapi dia sudah masuk kedalam ruangan peserta"
Ito yang mendengar cerita adiknya, tersenyum dan menggigil karena setelah sekian lama, akhirnya dia bisa melihat teman masa kecilnya di arena ini.
[waaahh aku menjadi penasaran dengan perkembangan mereka, sudah sekuat apa mereka selama ini? aku akan menonton mereka nanti hahaha]
"Baiklah, ngomong-ngomong sedang apa kau disini?"
"ahhh aku sedang ingin ke toilet ka, kaka sendiri sedang apa disini? kenapa tidak diruangan?"
mereka yang mendengar pertanyaan dari Mato hanya bisa tersenyum bingung karena situasi dalam ruangan khusus. Ito yang menggaruk pipinya menjawab dengan ragu.
"ahhhhh kami tidak suka didalam ruangan, kita berencana untuk menunggu dibangku penonton"
__ADS_1
"ohhhh kalau begitu sampai bertemu di arena, aku sudah tidak sabar merasakan kekuatan mu hahahahahha"
"aahhh ok"
"baiklah, sampai jumpa"
Mereka menyelesaikan pertemuan yang tidak direncanakan itu. Ito dan kawan-kawan berjalan menelusuri lorong mencari jalan keluar. Cahaya yang menyilaukan dan sorak penonton yang membuat mereka terkejut bahagia.
"waaaaaa pemandangan dari bangku penonton lebih baik dibandingkan ruang khusus yang dibawah, kita tidak salah meninggalkan ruangan itu" Mathew bersemangat karena mendapatkan pemandangan yang lebih baik untuk menonton pertandingan.
"Hei lihat, disana ada bangku yang kosong"
Gon yang menunjuk kearah barisan bangku kosong.
mereka terheran mengapa bangku dibarisan itu sangat kosong tetapi disekitar barisan itu sangat ramai. Ito dan kawan-kawanya tanpa berfikir panjang segera menempati barisan itu. Disaat mereka sudah duduk nyaman dibangku penonton, Ito baru teringat dengan perkataan Mato.
[tadi Mato berkata kalau ingin merasakan kekuatan ku di arena? hahhhh bodohnya adik ku, kita kan berbeda kelas bagaimana bisa bertemu dalam 1 arena, hmmm apa dia berniat untuk menantang ku setelah pertandingan kelas?]
----------------------
Ditengah arena, setelah acara pembukaan yang dipimpin oleh komandan Stein, pembawa acara kembali hadir kedepan para penonton.
"kepada para hadirin semua, terimakasih kepada kalian yang sudah menunggu untuk menyaksikan pertandingan yang bergengsi tahun ini, aku Rome yang akan menjadi pembawa acara tahun ini."
"woooooaaaaaaa......" teriakan penonton histeris saat mereka mengetahui kalau pertandingan akan dimulai.
"sebelum itu aku akan menginformasikan sistem baru untuk pertandingan tahun ini, sistem pertandingan tahun ini akan berbeda dari tahun kemarin, tahun ini kerajaan merancang sebuah sistem untuk menentukan pemenangnya, sistem ini dinamakan sistem Battle Royale."
"wooooooooaaaaa" sorakan penonton yang menyambut sistem baru pertandingan.
"sistem ini akan memasukan semua peserta kedalam 1 arena dan membiarkan mereka bertarung dan mengeleminasi satu sama lain"
Ito dan kawan-kawannya terkejut dengan sistem yang belum mereka dengar.
"ahhh sistem battle royale?"
"apa senior Rei pernah mengatakan sistem ini?
"sepertinya tidak, senior Rei tidak mengatakan apa apa tentang sistem baru ini"
Ito akhirnya mengetahui maksud perkataan Mato tadi, dia mendadak tegang khawatir karena kurangnya persiapan pada sistem baru dan ketidaktahuannya. tetapi bukan mereka saja yang terkejut, ada satu orang yang juga terkejut akan sistem baru itu.
"ehhh sejak kapan kerajaan merancangnya?"
Rei yang juga terkejut karena baru mendengar sistem baru yang menjadi penentu kemenangan pada tahun ini, kakanya Brock yang mendengar adiknya terkejut oleh sistem baru itu tertawa kecil dan menoleh kepada Rei.
"hahhhhhhh kesalahan fatal untuk mu jika tidak memberitahu junior mu tentang sistem baru ini hahahaha"
"ya aku tau, semuanya juga sudah tau, kecuali kau!"
Rei yang mendengar itu, khawatir akan juniornya, ia merasa menjadi senior yang bodoh karena tidak mengetahui peraturan baru itu.
[heeehhhh? bagaimana bisa aku tidak mengetahui sistem baru ini? mengapa Instruktur Heri tidak memberi tahu ku? sial!!! kuharap mereka baik-baik saja]
Brock yang melihat kegelisahan adiknya tersenyum licik, ia mengingat kejadian 2 minggu sebelum pertandingan dimulai.
pada saat itu, Ia masuk kedalam ruangan Instruktur Heri untuk menyerahkan formulir pendaftaran juniornya.
"salam Instruktur, aku kemari untuk menyerahkan formulir pendaftaran ini"
setelah ia selesai meletakkan formulir itu, ia berbalik berniat untuk meninggalkan ruangan Instruktur.
"oh Brock tunggu sebentar, bisakah kau bantu aku untuk memberitahu Rei dan teman-teman mu yang lain, tentang perubahan sistem pertandingan?"
"apa perubahan sistem?"
"yaaa, aku lupa memberitahu mereka soal perubahan sistem pertandingan"
"baiklah aku akan memberitahu mereka"
Kembali kearena dimana Brock sedang tersenyum licik karena ketidaktahuan Rei.
[hahahhaa tentu saja kau tidak mengetahuinya, itu karena aku tidak memberitahu informasinya pada mu wahai adik ku yang bodoh]
setelah dikerubungi sorakan para penonton atas sistem baru ini, pembawa acara mempersilahkan peserta memasuki arena.
"Baiklahhhh... mari kita sambut para peserta yang akan mengikuti turnamen peringkat tahun ini.."
"woooooooo" diiringi sorakan penonton yang meriah, para peserta keluar dari ruangan khususnya. namun hanya tim Ito saja yang melompat dari bangku penonton untuk masuk kedalam arena. Pertandingan tahun ini diikut sertakan oleh keenam kelas dengan jumlah yang melebihi peserta tahun kemarin.
- Tank : 25 orang
- Berseker : 32 orang
- Pemanah : 19 orang
- Penyihir Elemen : 24 orang
- Penyembuh : 20 orang
- Warlock : 11 orang
__ADS_1
Murid yang tidak mengikuti pertandingan, menyaksikan dibangku penonton dan memberi dukungan kepada kelasnya.
"Hai Ito?"
Ito mendengar ada seseorang yang memanggilnya didalam arena. ia mencari arah suara itu dan menemukan orang yang memanggilnya.
"hai Lena, apa kabar mu?"
ditengah pertemuan Lena dan Ito, Gen secara tiba-tiba berlari melompat kearah Ito.
"Itooooooo bagaimana kabar muuuuu"
"ohhh haiii gen"
pertemuan pertama mereka setelah berpisah karena memasuki pelatihan, akhirnya dipertemukan kembali di satu pertandingan.
"hahahah aku akan mengalahkan mu Ito, lihat baik-baik kekuatan ku"
"hheeeeee aku ingin melihat kemampuan sia rambut mie ini hahahahha" Lena yang berada disana mulai mengejek Gen.
"hoooooo aku juga ingin melihat kekuatan sihir si dada rata ini"
"apa kau bilang?"
dipertemuan pertama mereka sudah diawali dengan saling mengejek. Mato yang baru menemukan mereka ikut bergabung dalam percakapan itu.
"hai semuanya, sudah lama tidak bertemu"
"hoooooooooo Mato kau sudah berubah, kau lebih berotot sekarang hahahahhaha"
"yaaa ini berkat latihan di kamp, kau juga terlihat kuat Gen"
"ooooo tentu saja, aku akan memenangkan pertandingan ini"
"hahhhhhh liat si rambut mie ini, mulai menyombongkan diri"
"apaaa kau bilang?"
"hahahahhahaha sudahlah kawan-kawan jangan bertengkar" Ito yang mencoba melerai teman-temannya sebelum pertandingan.
Di saat reuni Ito dan teman-teman desanya sedang terjadi. Rega menghampiri mereka dan merusak suasana itu dengan kehadirannya.
"ohhhh lihattttt, gengg anak petani kembali berkumpul"
Gen yang kesal melihat dan mendengar perkataan Rega menjadi geram dan tidak sabaran.
"apa kau bilang? kau nyari mati?"
"haaahh? kau berani menantang ku? hahahahha datanglah kalau kau bisa! aku akan meratakan kalian dengan tim ku"
"ok, aku yang akan meratakan mu"
Rega yang sudah puas mengejek mereka, pergi dengan deklarasi perang. Ito yang terheran dengan perkataan Rega tadi menanyakan suatu hal dengan Teman desanya.
"eeee tadi Rega berkata akan meratakan kita dengan timnya? bukankah sistem battle royale ini adalah bagaimana mengeleminasi satu sama lain untuk menjadi juara?"
Gen, Lena dan Mato terkejut dengan ketidaktahuan Ito.
"sejauh mana kau mengetahui sistem baru ini?"
"aku baru mengetahuinya tadi"
Gen menghela nafasnya setelah mendengar jawaban Ito tentang sistem baru.
"dalam sistem ini peserta boleh bekerja sama untuk menjadi yang terakhir, kami para berseker juga sudah berlatih secara tim untuk memenangkan pertandingan ini.
"apaaa? apa semua berseker melakukan kerja sama?"
"tidak, hanya aku dan teman-teman ku, di kelas berseker ada sebuah kubu yang tercipta, maka dari itu ada beberapa tim dalam kelas ku.
Mato dan Lena menambahkan informasi terkait tim dikelas mereka.
"kelas ku penyihir elemen juga sama seperti Gen, mereka membentuk Kubu sendiri"
"yaaaa semua kelas sepertinya memiliki kubu internal, tapi aku yakin tim pemanah ku akan mengambil posisi teratas"
"ya mengingat tahun ini posisi 1 sampai 5 bisa mendapatkan peralatan tingkat A"
Ito terkejut mendengar persoalan bertambahnya posisi yang bisa mendapat peralatan tingkat A
"apa? tahun ini posisi 5 juga mendapat keistimewaan?"
"yaa kali ini sampai posisi 5 karena sistem baru tahun ini" Lena mengkofirmasi sekali lagi soal kebenaran itu kepada Ito.
disaat perbincangan itu, pembawa acara mulai memberi tanda untuk para peserta agar bersiap memulai pertempuran.
"apa kalian sudah siap? ingatlah, pertempuran ini bukan untuk saling membunuh, peserta dianggap gugur setelah ia sudah tidak bisa bergerak lagi atau menyerah. Bagi kalian yang membunuh akan dikenakan sanksi berat oleh pengadilan militer."
semua peserta yang sudah berada diarena terlihat fokus dengan pertandingan yang aka segera mereka hadapi. Ito, Gen, Mato, Lena dan Rega mereka smua akan berjuang menempati peringkat teratas bersama timnya. didalam arena juga terlihat gadis yang Ito lihat saat pengujian bola kristal, seorang gadis cantik berambut putih itu turut hadir mewakili kelas Warlock.
"PERTANDINGAN PERINGKAT TAHUN INI DIMULAI" suara pembawa acara yang menggema ke seluruh arena, menandakan pertandingan dimulai.
__ADS_1