
- satu minggu kemudian -
Didalam lapangan gedung kamp pelatihan. Instruktur Heri berdiri dihadapan murid tingkat dasar.
"sudah satu minggu berlalu, aku akan menguji latihan kalian. bagi kalian yang tidak memenuhi kriteria ku silahkan angkat kaki dari pelatihan ini"
"Siap pak!!"
semua serentak menjawab.
Semua senior yang menjadi pengawas terlihat berdiri dibelakang Instruktur Heri.
"Tiap kelompok maju dan tunjukan latihan kalian, siapa yang ingin menunjukan duluan?"
salah satu senior berbicara
"Instruktur biarkan kelompok ku duluan yang memperlihatkan hasil latihannya"
"ooo Brock, aku menaru harapan yang besar kepada kelompok mu"
"hmm"
Brock tersenyum melihat kearah Junior yang dia awasi.
"kalian.. tunjukan hasil latihan kalian"
"Siap senior!!"
Kelompok Brock yang berisikan Rega dan temannya maju kedepan.
semua yang hadir dilapangan itu terfokus dengan kelompok Rega.
"Howwwlllll..!!!"
aura Ki yang keluar menyinari lapangan dan terserap sempurna kedalam tubuh mereka. tetapi Ki milik Rega lebih tebal daripada yang lain.
"hm seperti yang diharapkan dari kelompok Brock, mereka semua bisa mengeluarkan kemampuan dengan baik dan diantara itu ada yang lebih baik lagi, hei kau siapa nama mu?"
"siap pak, nama ku Rega Horn"
Rega berteriak menjawab pertanyaan Instruktur Heri
"hoo Rega Horn, baiklah silahkan kembali kebarisan kalian"
Rega dan temannya tersenyum sombong melihat kearah kelompok Ito.
Ito yang melihat itu terlihat kesal.
dari belakang Gon memegang pundaknya dan menggeleng kan kepalanya.
Ito yang mengerti maksud Gon mereda.
"Selanjutnya!"
Instruktur Heri berteriak.
setelah kelompok Brock menyelesaikan seleksinya, sekarang giliran Kelompok lain maju kedepan.
"Howll""Howl"
setiap kelompok yang maju untuk melakukan seleksi lulus dengan baik.
"yeaahhhhh"
Teriakan para murid itu terdengar ke seluruh lapangan.
Kini giliran kelompok Ito.
mereka maju kedepan dan berbaris menyamping.
Ito yang mengeluarkan keringat seperti tidak bisa menyembunyikan kegugupannya.
[apa aku bisa?]
deg deg deg deg
suara jantung terdengar.
*plak
sebuah tamparan dipunggung Ito mengagetkannya. Ito menoleh kebelakang, ternyata Don yang melakukan itu. dia melakukan itu karena tidak mau Ito menjadi gugup saat sebelum seleksi.
"Kau pasti bisa hehehhee"
Ito hanya mengangguk dan menarik nafas dalam-dalam.
"Howllllll"
mereka berlima berteriak bersama.
aura keluar bersamaan dari mereka dan menyerap sempurna, namun ada perbedaan disini.
"hhmmmm"
mata Instruktur mengarah kepada Gon.
[Ki dia sangat baik, tebal dan terang]
"Kau, siapa namamu?"
Instruktur bertanya pada Gon.
"Siap pak, namaku Gon, Gon Zambel"
"Hooooo ternyata kau adik dari Regan si perisai tak tertembus"
"ya pak, aku adiknya"
dengan bangga Gon mengakuinnya
Instruktur Heri terdiam saat melihat Gon.
[Dia memiliki Ki yang hebat, sepertinya tahun ini posisi peringkat 1 akan sengit dan semua peserta tahun ini juga sangat baik, tapii hanya satu orang saja yang mempunyai Ki tipis seperti itu. selama ini apa yang dia lakukan?]
saat ini Instruktur Heri sedang melihat kearah Ito dan setelah itu menoleh kearah Rei.
Rei yang menyadari tatapan Instruktur Heri, hanya memberikan anggukan kepadanya.
"hei apa-apaan aura Ki tipis itu hahaha"
semua peserta berbicara dibelakang Ito.
Ito yang mendengar itu terlihat gugup dan ketakutan, ia takut dikeluarkan dari pelatihan. Rega yang tersenyum jengkel juga ikut meledeknya.
"Hai Ito apa apaan Ki mu itu hahahaha"
Brock hanya tersenyum melihat kelompok adiknya terdapat satu orang yang seperti itu.
"Diam semuanya!"
Instruktur Heri mengeluarkan suara tegas.
__ADS_1
dengan helaan nafas instruktur heri melanjutkan penilaiannya.
"huhhh baiklah"
Ito menutup matanya.
"kalian lulus"
Ito membuka matanya seperti tidak percaya, semua temen kelompoknya memberi selamat.
"Selamat Ito hahahahah"
Ito yang senang melihat kearah senior Rei.
Rei hanya mengangguk kearah Ito yang senang.
*syuuuuu flashback
disebuah ruangan dalam gedung kamp.
"Instruktur aku memiliki permohonan, tolong lulus kan semua Junior ku"
"hm? ada masalah apa dengan junior mu?
"salah satu dari mereka memiliki Ki yang tipis saat menggunakan Howl, aku tau ini permintaan yang egois tapi aku berani menjamin kalau dia adalah orang yang bekerja keras dan tidak pantang menyerah."
"kau tau tugas seorang Tanker kan Rei? dengan Ki yang tipis itu dia akan membahayakan satu Regu nantinya"
"Kumohon Instruktur kali ini saja"
Rei menunduk meminta permohonan.
"huhhh baiklahh, tapi dia akan menjadi tanggung jawab mu"
"baik, terimakasih Instruktur"
saat semuanya sedang senang
Instruktur memotong kesenangan mereka.
"baiklah semua diam, selamat atas kelulusan kalian semua, kalian akan naik tingkat ke tingkat satu"
"siap pak Terimakasih"
"kalian pasti sudah mendengar soal pertandingan peringkat bukan? jika kau merasa kemampuan mu lebih baik daripada yang lain maka cobalah untuk mendaftar pada pertandingan itu"
"siap pak!"
"baiklah semua bubar dan sampai ketemu dipertandingan peringkat"
"Siap pak!"
-kembali kebukit tempat latihan kelompok Ito-
Rei yang berdiri didepan mereka semua
"pertama-tama selamat pada kalian semua karena sudah lulus"
"yeeyyyyy"
semua terlihat senang tapi Ito tertunduk.
Rei yang melihat Ito bertanya padanya.
"Ito kau kenapa?"
ito masih tertunduk
"Ayolah Ito bersemangatlah seperti biasanya"
"Senior apa benar aku lulus? padahal Ki ku tipis, seharusnya aku dikeluarkan"
Rei yang tersenyum
"Ito kau layak lulus karena kerja keras mu, Ki yang tipis itu bisa dikembangkan dengan latihan, semangat lah seperti biasanya"
"apakah benar senior?"
"ya aku berkata apa adanya"
"baiklahh, aku akan berjuang hahahahha"
Ito dengan cepat berdiri sambil tolak pinggang tertawa
"ahhhh sibodoh kembali lagi"
semua serentak berbicara
ketika semua keributan itu, mereka tenang duduk dibawah pohon diatas bukit.
"Senior Rei coba jelaskan mengenai pertandingan peringkat"
Mathew bertanya sambil mengangkat satu tangannya.
"hoo kalian belum tau lebih jelas ya"
semua nya mengangguk bersama
"Baiklah akan ku jelaskan, Pertandingan peringkat dikhususkan untuk murid tingkat satu saja, karena pada tingkat ini bisa terbilang cukup seimbang mengingat semuanya baru bisa mempelajari kemampuan selain Howl dan yang menjadi penentu kemenangan adalah Ki dan tekad kalian. pertandingan Kelas Tank sangat ditunggu oleh penonton karena kelas kita yang akan memimpin regu saat diluar sana."
"senior sebanyak apa orang yang menonton nantinya?"
Jack bertanya dengan antusias.
Rei tersenyum serius.
"Jack kau tau arena ditengah kota?"
"ya aku tau"
"kita akan bertanding disana"
"wwooooooo berarti akan banyak yang menonton?"
Semua juga ikut terkejut
"tidak hanya penduduk kota saja yang akan menonton, tetapi kelas lain juga ikut menonton sekaligus bertanding disana"
Don memotong pembicaraan.
"tetapi pertandingan peringkat ini apa hanya untuk sesama kelas saja?"
Rei menggeleng tersenyum
"tentu saja tidak, setelah penentuan peringkat kelas selesai. kalian boleh menantang dari kelas lain.. tetapi hanya untuk hiburan saja"
Ito mengangkat tangannya
"Seniorrr, apa keuntungan kita jika mendapatkan peringkat pertama"
Rei menengok kearah Ito.
__ADS_1
"sebenernya yang mendapat keuntungan itu peringkat satu sampai tiga, mereka boleh memilih perlengkapan kualitas A yang disiapkan oleh kamp pelatihan, seperti perisai hitam kaka ku"
Ito berteriak semangat dengan mata yang bercahaya.
"hoooooooo aku akan menjadi peringkat satu hahahahaha"
"hei bodoh kau tidak usah bergurau, aku akan mengalahkan mu di babak pertama"
"diam kau Gonnn liat saja nanti"
Ito menunjuk kearah gon dengan kesal.
"hahahahahha"
semua tertawa
"tetapi"
Rei melanjutkan ceritanya
"setelah pertandingan kalian akan dikirim ke perbatasan"
"apa?"
semua terkaget
"aku tak pernah mendengar itu dari kaka ku saat ia ikut pelatihan"
"ya karena Regan berhasil dengan cepat dan kembali sebelum kau mengetahuinya, aku mendengar itu dari senior ku dulu bahwa Regan menyelesaikan misinya dengan cepat"
Mathew bertanya
"apa akan sulit?"
"tidak akan sulit, kalian tingkat satu akan didampingi oleh tingkat dua dan kalian hanya berada diperbatas yang di isi oleh hyena, lagipula disana ada pos perbatasan jadi kalian tak perlu khawatir. kalian akan berlatih tempur diluar sana sebelum masuk lebih jauh ke bagian utara"
"tetapi mengapa para hyena itu bisa sampai perbatasan? bukankah banyak prajurit kuat yang melewati daerah itu?"
"bisa dibilang insting hewan mereka bisa merasakan Ki kuat dari petarung yang melewati itu jadi mereka mengabaikan prajurit yang sudah berpengalaman, sebaliknya juga para petarung kuat mengabaikan hyena karena membuang buang energi, jadi hyena yang diperbatasan digunakan untuk latihan Kamp"
"Hooooooo"
semua sudah mengerti.
"baiklah sudah cukup penjelasnya mari kita mulai berlatih"
"Ok siap senior!"
semua serempak menjawab
"aku akan memberikan demonstrasi setelah itu akan ku jelaskan"
semua mengangguk
Rei berdiri memegang perisai dan pedang kayu untuk latihan.
"Howllll"
*Srek
Rei mengambil kuda-kuda bertahan dengan perisai didepan tubuhnya dan pedang disamping perisai yang siap menusuk maju kapan saja.
"Counter Cast"
~bwunggg
ia mendorong keatas perisainya dengan kuat dan ada benturan angin yang terpental kedepan.
"ini adalah teknik untuk melakukan serangan balik disaat kalian sedang dikerumuni musuh."
"woooooooo"
Semua terkejut
"Taunt!"
*dok dok dok karena perisai kayu dan pedang kayu.
Rei memukul depan perisainya dengan pedang. aura ki terpancar terang dari dirinya..
"uwaaahhhhh silau"
semua menutup matanya
"hahaha itu adalah teknik Taunt, untuk menarik perhatian musuh"
"wooooo"
sekali lagi mereka terkejut
"dan yang terakhirrrrr,, Aura Explosion"
Rei berteriak dan kembali ke kuda-kuda bertahan.
energi Ki yang ada pada tubuh Rei keluar semua dan membentuk perisai besar.
"woooooo besar sekali, apaa itu?"
Mathew berteriak dan semuanya hanya terpaku pada perisai aura.
setelah beberapa lama perisai yang terbentuk dari energi Ki menghilang.
Rei tertawa
"hahahhaa itu adalah pertahanan terkuat yang dimiliki kelas Tank, namun penggunaannya akan menghilangkan efek Howl kita dan ada jeda waktu 20 menit agar kita bisa menggunakan Howl lagi karena energi Ki yang keluar sangat banyak untuk memakai kemampuan ini jadi gunakanlah pada saat genting saja"
"hoo jadi itu lah sebabnya dalam satu tim terdapat tiga Tank"
Gon menjawab misteri formasi satu regu
"ya dan masing-masing Tank membawahi enam orang dari kelas berbeda, jadi dalam satu regu berisikan 18 sampai 20 orang dengan 1 tank utama yang membawahi yang lain."
semua terdiam dan menunduk, Gon berdiri dan melihat mereka yang menunduk
"kalian kenapa? ayo kita mulai mencoba"
Ito yang berbicara sambil bergetar gugup
"waaaa aku tak menyangka kalo seorang Tank itu sangat kerennnnn"
"hm hm"
Don, Jack dan mathew hanya mengangguk cepat sambil menangis
"hahhh kalian kan Tanker kenapa kalian terkejut, dasar kumpulan orang bodoh"
"hahahhaa"
Rei hanya tertawa kebingungan
"Baiklah ayo kita berlatih"
__ADS_1
"oooooooo~~~~"
Ito yang berdiri diikuti yang lain dengan semangat.