
Keesokan harinya di asrama kamp Tank, Ito yang sedang bersiap diri untuk melakukan pelatihan pertempuran. Perisai yang lusuh itu terlihat ia kenakan dipunggungnya seperti tas, bagi murid yang tidak memenangkan turnamen peringkat, mereka hanya bisa mengenakan peralatan seadanya yang sudah disiapkan oleh Kamp.
Ito yang baru saja keluar dari kamarnya bertemu dengan Gon yang sudah menunggu didepan pintu keluar asrama.
"apa kau sudah siap?" Gon bertanya kepada Ito.
"yaaa, ayo kita mulai perjalanan ini"
Ito menjawabnya dengan senyum.
Mereka berjalan ketitik kumpul dengan murid lain yang sudah berada duluan dilapangan utama dan mulai berkelompok dengan tim yang sudah ditentukan kemarin.
Karu Cornelia murid tingkat satu dari kelas penyembuh sedang menjadi sorotan karena kecantikannya. Ito yang merasa mengenali gadis itu baru tersadar dan baru teringat siapa gadis itu.
[ahhh aku satu tim ternyata dengannya, kemarin aku tidak memperhatikannya karena harus berdiri sigap didepan instruktur, hhmm na...namanya... kalau tidak salah Ka.. karo?]
Karu yang melihat Ito yang sejak tadi memandanginya tersenyum manis, semua murid laki-laki dari berbagai kelas terguncang setelah melihat Karu tersenyum, namun membuat hawa membunuh kepada Ito karena mendapat senyuman itu.
"aahh Dewi Karu hari ini dia terlihat sangat cantik"
"tapiiiii siapa cowo itu? kenapa dewi Karu memberikan senyumnya pada pria itu?"
Ito yang merasakan hawa membunuh dibelakangnya merasa menggigil dan menyadari ada sekumpulan cowok yang merasa iri.
[aahhhhhhh aku merasa akan mati sebentar lagi] Ito mulai menciut karena aura membunuh dari para cowo kesepian
"hai kita ketemu lagi"
"ahhhh hahaha iyaa"
Lena dan Vivi yang mendengar Karu berbicara seperti itu dengan segera menoleh dan menguping, apa maksud dari perkataan itu? ada rasa cemburu dari mereka berdua ketika Ito berdekatan dengan gadis lain.
"apaaaaaaa ketemu lagi? apa maksudnya, sial sial sial" Gumam para cowo kesepian dibelakang Ito sambil mengeluarkan aura membunuh.
"hai anak petani, jangan sampai menghambat kami nanti"
__ADS_1
Lee dan Hardo yang memulai provokasi kepada Ito membuatnya kesal, namun Ito yang mulai berubah bisa menahan emosinya untuk tidak melakukan hal yang tidak perlu. Ia menghela nafasnya untuk meredakan kekesalannya, disaat itu juga ia merasakan kehangat dari tangan yang lembut.
Ito yang terkejut menoleh dan wajahnya terlihat merah karena tiba-tiba Karu memegang tangannya.
"Kalian, kita satu tim kalau kalian mengganggu dia, aku tidak akan membantu kalian jika terjadi apa apa" Ancam Karu untuk teman teman Rega.
"Cihh dasar anak petani, mengumpat lah kau dibelakang gadis itu"
"sial sial sial siallllll jauhkan tangan mu dari dewi kami" aura kesepian semakin membesar
***********
Setelah percekcokan itu, pelatihan tempur diluar perbatasan dimulai. Kereta kuda yang mengangkut para murid dan persedian makanan berbaris menuju perbatasan yang dijaga oleh beberapa militer inti. Perbatasan ini segera dibuat setelah kabar desa Hiro diserang oleh bangsa beast, kerajaan segera memerintahkan prajuritnya untuk membuat sebuah pos penjaga yang disebar ke perbatasan utara untuk memantau pergerakan para beast, pos ini akan dijaga oleh 10 sampai 15 prajurit inti dari kerajaan.
Tiap pos memiliki medan yang berbeda-beda, pos 1 merupakan pos yang memiliki medan dengan daratan yang luas, pos 2 merupakan medan hutan dan sedangkan pos 3 memiliki medan bebatuan. Jarak pos yang satu dengan yang lainnya berjarak 10 Km, sinyal api dari penyihir elemen sebagai tanda jika pos sedang menerima serangan dan meminta bantuan. Kali ini tim Ito dan beberapa tim yang lain kedapatan berada di Pos 1.
Dari kejauhan terlihat beberapa penjaga pos dan beberapa petualang dengan plat emas sudah menunggu mereka. Disaat kereta pengangkut sampai mereka disambut dengan baik dan salah satu penjaga pos menghampiri rombongan murid yang baru saja tiba.
"perkenalkan aku kapten dari Pos 1, nama ku Goro dari kelas Tank"
"baiklah, aku ingin mengetahui siapa dari kalian yang merupakan murid tingkat 2?" Goro bertanya kepada murid yang baru saja datang.
"aku murid tingkat 2 dan aku pendamping sekaligus yang akan menjadi kapten pada tim kali ini" Natt Row menjawab pertanyaan dari Goro. [Natt Row gadis berambut pendek sebahu berwarna coklat dan memiliki wajah yang dewasa dengan tubuh langsing putih]
murid tingkat 2 yang lain juga menjadi kapten ditiap timnya dikarenakan pengalaman mereka yang sudah melalui pelatihan ini. murid tingkat 2 diharuskan membuat sebuah strategi tempur dan keberhasilan itu menjadi syarat kelulusan mereka.
Tiap tim memiliki beberapa murid tingkat 2, namun untuk tingkat 2 yang menjadi peringkat 1 sampai 3 di turnamen peringkat tahun lalu, akan ditempatkan sendiri atau berdua pada tim junior untuk menangani pelatihan.
Tiap pos akan didatangi 5 tim yang berbeda, dalam 1 pos berisi 40-50 murid yang akan melakukan pelatihan ini dan akan secara bergiliran untuk bertarung melawan para beast.
"selamat datang di pos satu, perkenalkan aku Reindhart petualang Plat emas kelas berseker"
Reindhart Pria kekar tinggi dengan rambut coklat, memiliki kumis tersambung oleh brewok yang dikuncir. ia membawa kapak besar di punggungnya.
"aku hanya akan mengawasi saja saat terjadi pertempuran nanti dan melihat potensi kalian saat bertempur"
__ADS_1
"Bagaimana rasanya menjadi seorang petualang?" Ito yang bertanya secara tiba tiba pada Reindhart.
"Bagaimana menjadi seorang petualang? hahahhaha kau akan mengetahuinya saat menjadi seorang petualang, jika kau ingin menjadi petualang, bergabunglah dengan ku dan aku akan menunjukannya pada mu"
"ahh kalau begitu kau seorang kapten?"
"yaaa aku seorang kapten di regu ku"
"ehh bukan kah kapten itu harus dipegang kelas tank?"
"hahahahhaha, nak.. petualang dan prajurit inti adalah hal yang berbeda, setelah kau menjadi petualang kau tidak lagi harus mengikuti prosedur dari kerajaan, bagi seorang petualang orang yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk memimpin, itulah yang akan menjadi kaptennya"
Ito merasa semakin tertarik untuk menjadi petualang, Ito merasa jika ia menjadi petualang dia akan lebih banyak membunuh bangsa beast untuk meluapkan rasa balas dendamnya.
"ok baiklah.. kita berada disini selama sebulan, tiap tim akan bergantian setiap 3 hari.. lawan kalian adalah jenis hyena, mereka tidak sebesar ras kucing tetapi mereka berkelompok, jangan menganggap mereka remeh karena mereka licik, aku dan tuan Goro juga akan bergantian untuk mengawasi kalian"
Semua murid yang mempersiapkan diri untuk memulai pelatihan pertempuran pertama mereka, Ito yang sedang merasakan hembusan angin dari daratan luas itu seperti orang yang baru saja bebas dari sesuatu yang mengekang, hatinya sangat menggebu gebu, jantungnya terdengar sangat cepat dan ia merasa darahnya mengalir cepat hingga keujung kepalanya.
[Yoshhhh akhirnya aku akan memulai memburu makhluk yang membunuh ayah dan ibu ku]
**********
Pembagian pos untuk tiap tim.
Pos 1
Tim A (Ito, Karu, Natt dan Teman Rega)
Pos 2
Tim B (Gon, Lena, Jack dan Rena)
Tim C (Rega, Mathew, Don, Mato dan John kelas penyembuh)
Pos 3
__ADS_1
Tim D (Vivi, Gen, Rei dan Brock)