Beast Clan Invasion

Beast Clan Invasion
Gelombang Tempur dibagian Timur Kerajaan


__ADS_3

Note : POV 3


Beberapa hari kemudian di Kerajaan Rozok pada ruang rapat gabungan.


"Bagaimana dengan pencarian Ito Kaverius? apa ada perkembangan?" tanya raja kepada orang-orang yang hadir dalam rapat itu.


"Kami belum bisa menemukannya, kami sudah menelusuri tiap tempat yang dialiri sungai itu untuk menemukannya, tetapi hasilnya nihil" Kata seorang yang bertanggung jawab dalam pencarian Ito.


*Brak* suara pintu yang dibuka paksa


Semua orang yang berada didalam rapat menoleh kearah pintu yang terbuka itu.


"Lapor Raja! ada masalah!" kata seorang prajurit yang baru saja masuk dan menunduk karena merasa tidak sopan


"ada apa? apa kah ini hal yang penting sampai kau berani masuk begitu saja?!" Raja meninggikan nadanya


"Maafkan aku, tapi ini sangat genting! pertama sebuah Desa bernama desa Hagane dibantai oleh seseorang, yang kedua pos dibagian timur juga mengalami hal yang sama!"


"Apa?!"


Semua orang terkejut dengan laporan itu, para kapten dan komandan tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya.


"Siapa yang berani melakukan itu?!" tanya raja


"Dari saksi seorang pelacur yang saat itu berada disana, ia mengatakan pos penjaga dibantai oleh seorang pemuda menggunakan topeng iblis"


"topeng iblis?"


Raja berfikir keras dengan siapa dalang dibalik semua ini, Pos yang dihancurkan Ito adalah satu-satunya pos yang menjaga perbatasan timur dan utara, bila pos itu hancur maka bagian timur tidak memiliki pertahanan untuk gempuran bangsa hewan buas.


Selama ini para hewan buas selalu menggempur bagian tengah karena merasakan kehadiran manusia yang begitu banyak, itu adalah insting pemangsa yang mengejar makanannya dan jalan menuju kesana merupakan jalan yang terbilang singkat. Sedangkan untuk ke bagian timur, para hewan buas harus melewati lembah dan jurang untuk bisa sampai kesana.


"Raja! ini gawat, kalau begini bangsa hewan buas akan masuk melalui timur juga!" kata Leis yang saat itu hadir dalam rapat itu.


Semua menjadi ricuh dengan kejadian ini, perbuatan yang dilakukan Ito merupakan berbuatan yang terbilang fatal untuk kerajaan bagian timur.. karena perbuatannya itu sama saja dengan membuka jalur masuk untuk para hewan buas.


Bagian timur merupakan penghasil gandum yang menyokong kerajaan selama ini, jadi sangat wajar bila kerajaan sangat panik bila pos pertahanan hancur.

__ADS_1


"Lalu? bagaimana pergerakan para hewan buas sekarang?" Tanya Hera komandan Warlock


"untuk saat ini, para hyena yang selama ini hanya mengintai mulai menghilang!" kata prajurit yang melapor


"Sial,,, kalau begitu mereka sedang menyiapkan penyerangan besar-besaran!" Kata Hera yang mengetahui rencana dibalik menghilangnya hyena


Ruangan itu menjadi ricuh sekali lagi.


"Tenanglah!! Aku Lele Fritz dan guild Bulan Putih akan berangkat ke pos bagian timur untuk menangani masalah ini" Perempuan berambut merah itu mengusulkan niatnya untuk meredakan masalah itu.


"aku Regan dan guild Fajar Keemasan juga akan kebagian timur untuk masalah ini!"


Raja yang mendengar sukarelawan dari 5 guild teratas menjadi tenang sementara. dia meminta kedua guild itu untuk menangani masalah yang disebabkan oleh seseorang (Ito) pada pos bagian timur dengan embel-embel imbalan yang menanti.


"Aku akan memerintahkan militer inti untuk menemani kalian! dan kau Hera! kau juga ikutlah dengan mereka!" Raja memerintahkan prajuritnya untuk membantu kedua guild itu.


Raja yang saat itu mulai berkeringat dingin, mengeluh kembali, "dimana Rusel, Kurt dan Giorgina disaat genting seperti ini?" ia merasa kesal karena beberapa komandannya tidak hadir saat ini.


"Tuan Kurt saat ini sedang berada di Utara untuk mengintai para hewan buas, Tuan Rusel sedang berada dibarat untuk menyelidiki sesuatu, sedangkan Giorgina sedang mengejar Bob Brodie yang mulai mengacau di Selatan" kata seorang prajurit yang berdiri disamping Raja


"Ayah, izinkan aku untuk pergi ke timur!"


"Sebaiknya kau berada di istana!" Raja menentang permintaan anaknya


"ayah, aku sekarang adalah seorang komandan berseker.. biarkan aku menunjukan kemampuan ku pada kerajaan!"


Raja menjadi gelisah dengan permintaan anaknya itu, dia tidak ingin anak laki-lakinya terbunuh dimedan perang yang sebentar lagi akan terjadi.


"Raja, aku akan menjaga pangeran Xavilius disana nanti" Hera yang meyakinkan Raja untuk memperbolehkan Xavilius ikut dalam rencana itu.


Raja menatap Hera dengan mata ragunya, ia masih memikirkan apa yang kemungkinan bisa terjadi bila saja anaknya ikut dalam pertempuran itu


"Baiklah, ku serahkan anak ku pada mu Hera.. dan Kau Stein! kau harus tetap berada disamping ku!" Raja menoleh kearah Stein yang saat itu hanya diam mencerna semua rapat ini


"Baiklah" Stein hanya menjawab dengan tenang.


Rapat itu diselesaikan dengan raut wajah serius para komandan dan kapten. Rumor itu mulai tersebar, seisi ibu kota menjadi gempar dengan akan adanya pertempuran dibagian Timur. Misi yang dikeluarkan oleh kerajaan untuk para petualang mulai dipajang dimading Gedung serikat utama.

__ADS_1


"apa kau akan ikut pada misi pertahanan pos bagian timur?" tanya seorang petualang dengan plat perak pada teman disampingnya.


"Kalau melihat hadiahnya, sepertinya aku akan ikut"


Dalam kericuhan itu, Hera Komandan Warlock bertemu dengan seseorang dilorong kerajaan yang sedang menyender menyilangkan tangannya dibalik pilar lorong.


"apa menurut mu, pembantaian desa Hagane merupakan salah satu dari rencana mereka?" Hera bertanya pada pria misterius itu


"Kalau ia sampai membantai penduduk desa Hagane, berarti mereka sudah mulai bisa mengendus persembunyian yang kita sebar, bagaimana dengan raja? dia pasti syok mendengar eksperimennya dihancurkan seseorang"


"Yaaa... dia segera mengutusku untuk kesana dengan kedok untuk membantu pertahanan pos timur"


"baiklah, aku serahkan itu pada mu Hera.." pria itu mulai beranjak dari senderannya itu.


"Kau ingin kemana?" tanya Hera pada pria misterius itu


Pria itu hanya melambaikan tangannya dan pergi meninggalkan Hera kedalam gelapnya lorong kerajaan.


*******


Didalam hutan bagian Utara, ada sebuah peradaban yang dibangun oleh hewan buas. Dalam hutan itu ada sebuah goa yang mengeluarkan aura yang sangat mencekam.


"Raja singa, ada laporan dari para hyena di timur.. kalau pos pertahanan yang didirikan oleh manusia telah hancur!" kata seekor Cheetah yang sedang menunduk hormat


Dalam goa yang gelap dan hanya diterangi oleh api unggun itu, terlihat sebuah bangku-bangku yang diduduki oleh raja-raja para ras kucing besar. Mendengar laporan itu, para raja seperti sudah memiliki pemikiran yang sama.


"Siapa yang akan memimpin pasukan untuk mengambil kesempatan ini?" Kata Raja Cheetah menanyakan itu pada raja yang lain.


"hahh.... Biarkan aku yang memimpin peperangan kali ini!! anak ku hilang saat bertugas disana, ada kemungkinan ia tewas ditangan manusia.. aku akan membalaskan dendam anakku!" Kata Seekor harimau putih yang bertubuh besar dengan Pedang besar disamping bangkunya.


"Baiklah, kali ini Raja harimau yang akan memimpin pasukan" Mata merah itu menyorot tajam kearah Cheetah yang sedang menunduk itu.


Raja Harimau berdiri dari duduknya dan berjalan keluar goa.


"Siapkan pasukan! Kita akan berangkat ke timur"!


Para hewan buas yang saat itu sedang berkumpul diluar mengaum bersama menyambut datang nya perang.

__ADS_1


__ADS_2