
"Aa..apa kaka orang yang dimaksud oleh kerajaaan?" Reli bertanya ragu.
"Ya.. orang itu adalah aku, apa kau sekarang mulai membenci ku?" tanya Ito kepada Reli dengan senyum lembutnya
Reli yang awalnya terkejut setelah melihat senyum Ito menjadi lebih tenang, wajahnya menunjukan kalau ia tidak dalam bahaya.
"Setelah aku bertemu langsung dengan mu, aku rasa kaka bukanlah seperti apa yang dirumorkan kerajaan.. kau sangat baik dan mau menolong orang yang sedang terdesak... jadi, maafkan aku sudah berbicara yang tidak pantas di depan mu ka" Reli yang menunduk menyesal setelah mengatakan rumor itu.
"hahahaha, tidak apa-apa..aku sudah tidak terkejut lagi kalau ada rumor seperti itu disana, tapi.... mengapa kau tidak mengenali ku? waktu pengadilan, bukankah wajah ku terpampang diseluruh ibukota?" tanya Ito heran.
"ahhh... saat tragedi itu, aku juga sedang melakukan pelatihan di pos 3, aku murid tingkat 2 kelas pemanah.. namun, ditengah pelatihan aku terluka parah saat melawan komplotan Cheetah"
[hah? ternyata di pos 3 juga diserang oleh komplotan Cheetah?] Ito mengingat kejadian Pos 1 yang diserang oleh Jaguar yang mengakibatkan Roni tewas.
"Aku terluka di bagian punggung dan hampir mati, saat itu aku segera dilarikan ke ruang medis dan dirawat cukup lama.. tetapi saat aku sudah siuman dan keluar dari sakit ku, kerajaan sudah dipenuhi rumor tentang mu dan aku sudah dinyatakan lulus" Reli yang bercerita dengan nada bingung
Ito termenung setelah mendengar cerita dari Reli, ia merasakan seperti ada sesuatu yang janggal dari semua itu. Mengapa disaat itu ada komplotan Cheetah yang menyerang perbatasan pos 1 dan 3?
Tetapi saat ia masuk ke pos 2, ia tidak bertemu dengan Jenis Cheetah. Juga selama Ito tinggal di hutan, ia hanya bertemu dengan ras Hyena, Jaguar dan Harimau Coklat. Ia belum sama sekali bertemu dengan Cheetah, lantas apa yang membuat jenis Cheetah menyerang Pos 1 dan Pos 3?
Misteri itu menjadi sebuah pertanyaan besar untuk Ito, apa penyerangan itu sudah direncanakan? atau memang ada dalang dibalik itu semua?
Malam itu akhirnya dilewati dengan cerita-cerita diantara mereka berdua.
********
Keesokan paginya, Ito yang mengambil senjatanya dan bersiap keluar untuk melakukan aktivitasnya selama ini.
"ka, kau ikut kemana?" tanya Reli yang sedang membersihkan panahnya.
"aku akan keluar sebentar untuk berburu, kau tunggulah disini" Perintah Ito kepada Reli
"Ahhhh... aku ingin ikut berburu, aku tidak ingin menyusahkan mu ka" Reli yang memaksa ikut berburu..
"Baiklah, tapi tetap berada didekat ku... hutan ini sangat berbahaya"
Pada akhirnya mereka berburu berdua, Ito yang sudah berpengalaman dalam berburu mengajarkan langkah-langkah untuk mencari makan di hutan pada Reli. Dia mengajarinya dengan keras dan tanpa belas kasih, ia membiarkan Reli beradaptasi dengan lingkungan agar bisa meningkatkan kemampuan Reli juga.
Reli yang merasa nyaman karena memiliki seorang kaka yang perhatian padanya, memilih untuk tinggal bersama Ito di dalam hutan, Ito yang saat itu juga sudah menganggap Reli sebagai seorang adik menerimanya dengan senang hati.
Tiga bulan telah berlalu semenjak mereka berdua hidup ditengah hutan bagian utara dekat pegunungan. Kemampuan Reli semakin meningkat setelah ia berburu dan berlatih bersama Ito. Ia mulai bisa berburu sendiri dan mengalahkan beberapa hewan buas dengan kemampuan hit and run yang ia kembangkan sendiri.
__ADS_1
"kaka...... aku membawa daging kelinci untuk malam ini" Reli yang baru saja kembali dari berburu diluar hutan.
Ito yang saat itu sedang bermeditasi melatih pernafasannya, membuka mata karena kehadiran Reli.
"ahhh.... hari ini kau semakin lihai dalam berburu, bagaimana dengan kemampuan mu bertarung mu?"
"hahahha, berkat kaka sepertinya aku sudah setara plat Emas" Reli yang menyombongkan diri.
Ito menghampirinya dan menjitak kepalanya, "Jangan besar kepala dasar adik bodoh!"
"hahahaha maafkan aku ka, ngomong-ngomong aku menemukan ini saat berburu ka" Reli memberikan sebuah perisai kepada Ito "Sepertinya ada petualang yang mati di hutan ini, pakailah untuk menggantikan perisai mu yang sudah rusak itu" lanjut Reli
"hahh... aku sudah lama tidak menggunakan perisai, apa aku masih ingat bagaimana memposisikannya?" Ito yang memegang dagunya berfikir tentang kemampuan perisai yang sudah 3 bulan ia tinggalkan.
"selama ini kaka sudah menggunakan dua pedang sebagai pengganti perisai, yaa.. mungkin saja kaka bisa memadukan sebuah perisai dengan dua pedang" Reli memberikan sebuah saran kepada Ito.
"Memadukan 2 pedang dengan perisai? hahaha jangan bercanda.."
"yaaa, mungkin saja kau memakai perisai dengan lengan kiri, satu pedang ditangan kanan dan satu pedang lagi dimulut?"
Ito mencoba mengilustrasikan perkataan dari Rei. Jika ia benar-benar melakukan itu, ia akan menjadi seorang prajurit yang aneh.
"ahhhh... tidak-tidak, apa akhir-akhir ini kau membaca sebuah komik tentang bajak laut?" Ito menolak saran dari Reli soal penggunaan 3 peralatan bersamaan itu, Note : soal komik cuma joke ya :D
Sebuah api unggun yang menyala menyinari depan pondok mereka, daging hasil buruan Reli pun mulai mereka panggang diatas sebuah batu datar yang panas oleh api unggun.
"Kiyaaaaaaaaa" Teriakan seorang perempuan terdengar oleh mereka.
Ito dan Reli menghentikan makan mereka dan bergegas mencari arah suara itu berasal. Suara itu berasal dari seorang gadis dengan gaun yang sedang dikejar oleh komplotan orang.
"apa mereka seorang petualang?" tanya Ito pada Reli.
"sepertinya bukan, apa mereka seorang petualang gelap?"
Note : Petualang gelap adalah, petualang yang memilih hidup untuk menjadi seorang kriminal. Mereka memiliki organisasi sendiri yang hidup di kerajaan rozok.
Gadis itu terjatuh dan komplotan orang itu mendekatinya.
"nona manis.., jangan membuat kami repot, apa kau tidak lelah berlarian kehutan? apa kau tidak takut dengan hewan buas? boss kita pasti aka senang jika kau menemaninya malam ini hahahha.." Kata pria botak berbadan besar
"Pergilah akan ku laporkan pada papa ku!" Kata gadis berambut kuning dengan mata biru itu
__ADS_1
"oooohhhh lihat.. putri seorang bangsawan sedang mengancam kita hahaha"
Para kriminal itu tertawa lepas melihat Gadis itu mengancam mereka, Reli yang saat itu tidak tahan melihat Gadis cantik itu kesulitan, melesatkan anak panahnya dan melompat melindungi gadis itu.
[Dasar bodoh! untuk apa ia ikut campur dengan urusan orang lain?] Ito merapatkan giginya karena kesal oleh tindakan yang dilakukan Reli, ia tidak membantunya karena itu hal yang merepotkan baginya
"Jangan ganggu nona ini lagi!" Bentak Reli kepada Kriminal itu.
"Hooo liat ada anak sok jagoan disini" kata pria botak
Para kriminal itu menyerang Reli secara bersamaan, Reli saat itu juga melancarkan anak panahnya dan berhasil menumbangkan 2 orang. Komplotan itu terkejut setelah melihat kemampuan Reli, mereka menjadi lebih waspada dan mengelilinginya.
Mereka melancarkan serangan dari segala arah, Reli terkepung dan harus bertahan sambil melindungi gadis itu.
[Siall, kalau harus bertarung sambil melindungi gadis ini sangat sulit] gumam Reli kesulitan.
Serangan demi serangan para kriminal itu berikan pada Reli, Pertarungan jarak dekat merugikan kelas pemanah, namun karena Reli dilatih oleh Ito untuk menghadapi berbagai bahaya, ia bisa mengatasi pertarungan jarak dekat dengan sebuah belati.
Seharusnya ia bisa memenangkan pertarungan itu bila tidak melindungi seseorang, tetapi karena melindungi gadis itu.. dia menjadi sulit untuk menghindar. Ia terkena serangan dari para kriminal dan terjatuh kedekat gadis itu.
"hahahaha apa sudah selesai bermain pahlawannya, hei bocah?" kata pria botak
"Menjauhlah!" Reli yang segera berdiri melindungi gadis itu.
Saat para kriminal itu kembali menyerang Reli, seorang kriminal yang berada dibelakang berteriak, "aarghhh" ia dibunuh oleh Ito dari belakang.
Para kriminal itu segera berbalik kebelakang, namun dengan cepat Ito menebas mereka dengan dua pedangnya. beberapa dari mereka tumbang dan yang tersisa seperti ketakutan, Reli dan gadis itu pun juga ikut terkejut dengan kecepatan Ito.
Dalam diri Ito seperti ada sesuatu yang membuat dirinya senang, yaitu membuat lawannya ketakutan sebelum ia bunuh.
[Ahhhhh perasaan apa ini? mengapa aku menikmati saat membunuh manusia?]
Saat Ito berjalan perlahan kearah kriminal yang tersisa, Siluet hewan buas yang agak kurus namun tinggi menghampiri kriminal yang tersisa dari belakang. Ia memegang kepala salah satu kriminal itu lalu menariknya hingga terputus.
Semua orang terkejut dengan kehadirannya, mereka semua bertanya-tanya makhluk apa itu? saat Sinar bulan menyinari tempat mereka bertempur, Barulah sosok itu bisa terlihat dengan jelas. Ia seekor Hyena dengan bulu coklat kemerahan, dengan kuku yang panjang, muka yang menakutkan dan sebuah Gada besar yang berada dipunggungnya.
"sudah lama aku tidak memasuki hutan bagian sini, ternyata disini aku bisa menemukan makanan yang bisa memuaskan ku gragragra" Kata Hyena berbulu coklat kemerahan itu.
"Raja.. Kami akan membantu mu untuk mendapatkan makanan itu" kata Hyena yang berada dibelakan
"baiklah, cepat hidangkan mereka padaku gragragra"
__ADS_1
Raja Hyena mulai memerintahkan bawahannya untuk membunuh mereka smua.