Beast Clan Invasion

Beast Clan Invasion
Sakit yang Melebihi Kematian


__ADS_3

Ito yang belum menyerah untuk mencari keberadaan Gon dan Lena, tetap masih tidak menemukan mereka. saat pencariannya itu, ia selalu mendapat serangan dari belakang oleh para Jaguar dan Hyena yang mencoba untuk memburunya, mereka melempari Ito dengan senjata yang mereka punya, namun Ito selalu berhasil menghindari serangan itu.


Ia berhasil melewati hutan itu dan para hewan buas mulai berhenti mengejarnya. Ito yang menoleh kebelakang untuk memastikan tidak ada lagi yang mengejarnya mulai merasa lega. Air matanya terus mengalir sepanjang perjalanan pulang, penyesalan yang ada didalam benaknya membuat dia merasa seperti tertusuk.


[apa gunanya menjadi seorang Tank kalau tidak bisa melindungi orang yang aku sayang? aku sungguh pengecut meninggalkan kapten Reindhart disana sendirian]


Penyesalan itu menghantui Ito disepanjang jalan, disaat ia mulai masuk kedaerah Ibukota, ia bertemu tim petualang dan prajurit inti yang sedang menuju ke pos 2 untuk mengambil alih kembali daerah sana.


Ito yang melihat petualang dengan Plat emas dengan paniknya segera turun dari kuda dan meminta pertolongan pada tim itu, Ito meminta mereka untuk bergegas dan menyelamatkan Kapten Reindhart yang sedang bertarung didalam hutan itu.


"tenang lah nak, kami akan bergegas kesana"


setelah mendengar pernyataan dari Ito para petualang dan prajurit inti, bergegas dan memacu kudanya dengan cepat.


"Sebaiknya kau cepat pulang ke Ibukota, murid yang lain sudah ada disana" kata petualang tadi


Ito yang mendengar itu, beranggapan semoga saja Gon dan Lena baik baik saja dan sudah ada di ibukota. Saat diperjalanan pulang ia tetap saja memikirkan Mato, Mato dan Mato. karena kekesalan yang tidak tertahankan lagi, ia memacu kudanya sambil berteriak untuk meluapkan penyesalannya.


**********


Keesokan harinya Ito sudah berada didalam ruang medis kamp, ia ditemukan pingsan didepan gerbang ibukota dan langsung dibawa tim medis. Ia terbangun tiba-tiba dan mengingat semua kejadian kemarin, seorang petugas medis datang untuk memeriksa keadaanya dan memberikan obat yang telah diracik.


Ito yang baru saja terbangun dari tidurnya segera menanyakan apa yang terjadi pada pertempuran di pos 2 itu kepada penjaga medis. Penjaga medis dengan perlahan menjawab apa yang telah terjadi di pos 2, gabungan antara petualang dan prajurit inti berhasil memukul mundur bangsa hewan buas dan sudah berhasil mengevakuasi tubuh para korban.


Setelah Ito mendengar pernyataan itu, ia segera bergegas berjalan keruang mayat bekas pertempuran di hutan kemarin. ia melihat Reindhart yang sudah terbujur kaku dengan luka yang sangat mengerikan dan ia melihat Mato dengan tubuh yang sudah tidak utuh. Ito menangis dan berteriak, ia terduduk dan memegang kepalanya. hatinya terguncang hebat memikirkan semengerikan apa yang telah dilalui Reindhart dan Mato saat berada disana.


Dengan ketidaksiapan hatinya ia terus berjalan memastikan satu persatu mayat yang telah ditutupi kain itu, Ito juga menemukan tubuh Mathew, Don dan Jack sudah terbujur kaku, ia kembali terguncang melihat teman-temannya mati dalam penyerangan itu.


Setelah hatinya sudah menenang ia melanjutkan pencariannya. Ito kembali memeriksa satu persatu mayat sampai ke mayat yang terakhir, Ito membuka kain yang tersisa dan ternyata semua kain itu berisi orang lain yang tidak ia kenal.


Ito merasa lega karena ia tidak menemukan mayat Lena dan Gon yang artinya mereka berhasil selamat dari kejadian kemarin. Ito merasa bersyukur kepada dewa karena sudah memberikan pertolongan kepada temannya yang lain.


Namun, secara tiba-tiba ada beberapa prajurit datang mencari Ito.


"Apa kau Ito Kaverius"?


"Ya, itu aku"


"ikut kami, kau diduga telah mengakibatkan beberapa murid mati dan percobaan pembunuhan dikejadian kemarin"


"apa?!"


Ito dibawa kedalam istana, tangannya diikat dengan rantai dan dimasukan kedalam penjara bawah tanah, ia dibuat bingung dengan apa yang terjadi.


apa maksud dari semua ini?


mengakibatkan beberapa murid mati?


Percobaan pembunuhan?

__ADS_1


apa maksudnya?


pertanyaan demi pertanyaan Ito tanyakan didalam pikirannya.


Ia duduk dipojokan penjara sambil melamunkan apa maksud dari semua tuduhan itu. beberapa saat kemudian prajurit datang membuka penjara itu dan membawa Ito kedalam ruang pengadilan militer.


Ruangan itu sudah dipenuhi oleh para bangsawan, komandan dan sebagian murid dari semua kelas. Raja yang hadir disana menjadi seorang Hakim dan didampingi oleh para menterinya. Sihir monitor yang dikhususkan untuk ibukota dan beberapa kota terdekat digunakan untuk menampilkan pengadilan ini, Semua penduduk hadir dan menyaksikan jalan pengadilan lewat monitor itu.


Ito yang terikat kebelakang digiring masuk kedalam ruangan itu, mukanya sangat bingung dan takut dengan apa yang terjadi sekarang. Cemohan mulai terdengar dari para penduduk yang ditujukan kepada Ito seorang.


"Dasar sampah!"


"Mati saja kau!"


"dasar keparat, kembalikan nyawa anak ku!" tangis seorang ibu yang anak nya menjadi korban di tragedi pos 2


Ito dipaksa untuk bertekuk lutut dihadapan raja dan para menteri yang lain, Ito yang masih kebingung mulai bertanya-tanya, apa maksud dari semua ini?


Ia melihat kesekeliling dan melihat Rei dan Gen memasang muka terkejut kepada Ito, Lena dan Gon juga hadir disana. Ito yang merasa lega melihat Lena dan Gon selamat dari kejadian kemarin mecoba untuk tersenyum kepada mereka, namun Lena memberikan respon yang tidak terduga, ia membuang mukanya dari Ito.


Ito terkejut dengan respon yang Lena berikan padanya, ia bertanya sekali lagi dalan benaknya, ada apa sebenarnya? mengapa Lena seperti itu?


"Ito Kaverius karena kau masih berstatus murid di kamp pelatihan, maka kau akan diadili secara militer" kata seorang juru bicara militer


"apa maksudnya ini? apa salah ku?" Ito berteriak dan bertanya


namun, semua orang yang hadir diruangan itu menyuruhnya diam dan mencemohnya.


Tuduhan itu mengatakan kalau Ito telah mengorbankan beberapa prajurit didalam hutan pos 2 karena hanya untuk menyelamatkan dirinya sendiri, korbannya adalah Reindhart Babolon dan beberapa murid lainnya.


"tidak... aku tidak melakukan itu, pada saat kejadian kemarin, aku sedang terkepung dan tiba-tiba Kapten Reindhart datang untuk menyelamatkan ku dan yang kau katakan tadi itu tidak benar!" Ito menyangkal tuduhan itu dengan wajahnya yang penuh keringat.


"Diam kau sampah! kalau begitu kenapa kau tidak bertarung bersama Reindhart dan malah memilih untuk meninggalkannya?" teriak seseorang yang mempunyai ikatan dengan Reindhart.


Semua penduduk dan yang berada diruangan itu mulai mencemohnya lagi. Pengadilan itu sangat ricuh dengan cemohan yang ditujukan kepada Ito.


"Diammmm!"


Raja memberikan perintah untuk tetap diam, cemohan itu mulai mereda.. setelah cemohan sudah tidak terdengar lagi, juru bicara melanjutkan penghakimannya.


"lalu ada informasi lain, kalau kau memanfaatkan tragedi pos 2 itu untuk membunuh Gon Zambel karena dendam pribadi"


"apa????"


Ito lebih terkejut dengan tuduhan itu dan segera menoleh kearah Gon yang sedang menatapnya, matanya terbuka lebar dan masih tidak mengerti apa maksudnya ini.


"apa buktinya? mana mungkin aku melakukan itu!" Ito menyangkal tuduhan kepada Hakim.


"bagaimana pendapat mu, saudara Gon?" tanya juru bicara hakim

__ADS_1


"itu benar adanya, Kaverius bersodara mencoba membunuh ku sejak lama, Ito sang kaka mempunyai perasaan iri terhadap ku dan bekerja sama dengan adiknya untuk membunuh ku di latihan kemarin"


"a..apaa maksud mu Gon?" Ito bertanya pada gon.


"Ia juga bermaksud untuk merebut tunangan ku, Karu Cornelia!"


Ito yang mendengar pernyataan itu segera beranggapan kalau Karu yang selama ini mendekati dirinya hanya untuk menjebaknya. sedangkan Karu yang sedang menonton pengadilan itu lewat sihir monitor, terkejut dan menggelengkan kepalanya [tidak,, bukan seperti itu.. apa maksud mu Gon?]


Semua penduduk yang menyaksikan itu mencemohnya lebih kejam lagi. Gon langsung memotong cemohan itu dengan memulai menceritakan kronologi yang ia alami saat di hutan pos 2 kemarin.


"saat kejadian itu, kami sedang berlatih melawan hyena, namun tiba-tiba ada serangan mendadak dari para hewan buas dan kami menjadi terpecah-pecah karena kepanikan, aku mencoba untuk melindungi Mato yang berada satu tim dengan ku, tetapi Mato malah melepaskan anak panahnya kearah ku, aku beruntung karena ada Rega yang membantu saat kejadian dan menghentikan Mato Kaverius, Kami mencoba untuk menenangkannya terlebih dahulu, tetapi dia tetap ingin membunuh ku dan pada akhirnya dia mati terkena serangan dari hewan buas yang menyerang dari arah belakangnya"


Cerita itu membuat para penduduk menjadi lebih panas, Orang yang berada didalam ruangan mulai menjelekannya, Regan yang hadir disana melesat dan memukuli Ito yang saat itu sedang bertekuk lutut, ia tidak terima jika adiknya menjadi target pembunuhan karena alasan pribadi.


Regan yang sedang emosi itu berhasil ditahan oleh prajurit disana "keparat kau sampah, berani-beraninya kau mencoba membunuh adik ku!" Regan berteriak saat sedang diringkus.


setelah Kericuhan itu berhasil dihentikan, Raja mempersilahkan Gon untuk melanjutkan ceritanya.


"pada saat kami mencoba untuk melarikan diri dari hutan, Ito datang menghadang. Namun, kami berhasil lari karena ada hewan buas yang datang mengganggunya dan disaat bersamaan Kapten Reindhart datang tanpa mengetahui apa-apa, lalu melindungi Ito dari serangan hewan buas itu.


Kami yang merasa khawatir dengan kapten Reindhart berhenti dan mencoba untuk membantunya, namun semua itu terlambat.. aku melihat Ito menusuk kapten Reindhart dari belakang dan melarikan diri darisana mengorbankan kapten Reindhart"


"dasar keparatt, beraninya kau melakukan itu kepada kapten kami" amarah dari tim reindhart memuncak, ia ingin turun dan memukuli Ito namun ditahan oleh prajurit.


"Tidakkkk itu tidak benar, itu semua bohong, Gon.. teganya kau menciptakan kebohongan itu!!!!" Ito menyangkal


"disini ada yang menjadi saksi mengenai kejadian itu selain Rega dan aku"


"siapa? siapa saksi itu!" Ito bertanya mengenai saksi yang disebutkan Gon


Gon menatap kearah Lena, Ito pun juga segera melihat kearah Lena dan memasang wajah ketakutannya sambil menunggu jawaban dari Lena.


"ya aku melihat Ito melakukan itu semua" Lena yang menjawab dengan tegas mengkonfirmasi kejadian itu.


Ito terkejut dan meneriaki Lena soal apa yang dia katakan, hatinya pun sangat terguncang. Setelah ia kehilangan adiknya, sekarang ia dikhianati oleh teman masa kecilnya, Ito mencari pembelaan dan menoleh kearah Rei dan Gen, namun mereka berdua membuang mukanya dengan berat hati. Ito merasakan sakit yang amat mendalam dalam benaknya, hatinya sangat hancur saat ini dengan kejadian yang menimpanya.


[apa-apaan kalian semua? semuanya menuduh ku dengan hal yang tidak benar. Gen, Lena... betapa jahatnya kalian! dan Gon.. kupikir kita sahabat, tetapi mengapa kau melakukan ini kepada ku?] Ito menangis dalam hatinya.


Ito hanya terdiam menunduk dengan semua tuduhan itu, cemohan yang ditujukan padanya sudah tidak ia dengarkan lagi. Ia tenggelam dalam pengkhianatan dan tidak berkutik sedikit pun.


[sialll.... aku benci, aku benci dengan semua orang disini, aku benci teman ku, aku benci semuanya!!! mengapa ini harus terjadi padaku?] Ito yang hatinya sedang Hancur memendam dendam yang amat dalam pada semua orang.


"Baiklah, dengan semua kejahatan yang dilakukan olehnya, maka dari itu.. aku akan menjatuhkan hukuman mati kepada Ito Kaverius" sang raja memberikan vonis kepada Ito.


"Yaaaa hukum mati dia!!!!"


"dasar sampah!!!!"


semua cemohan dari penduduk terdengar keseluruh Ibukota. Karu, Vivi dan orang-orang desa Hiro yang mendengar hukuman itu, terkejut dan tidak mempercayai apa yang telah Ito lakukan.

__ADS_1


Ito yang masih tentunduk itu hanya bisa pasrah dan menerima hukuman itu. Rega dan teman-temannya tersenyum puas dan beberapa orang yang mengenal Ito terkejut oleh kejadian hari ini.


__ADS_2