
-Tiga tahun kemudian-
Di padang rumput yang luas terlihat rombongan prajurit sedang berbaris dengan kuda.
Dari arah yang berlawanan satu orang prajurit dengan panah dipunggungnya keluar dari hutan menghampiri rombongan yang menunggu.
"Kapten Leis, posisi makhluk itu sudah ku konfirmasi, mereka berjumlah puluhan sedang berkemah didalam hutan di depan kita"
pria dengan jenggot tipis, berperisai dan gada dipunggunya menatap informan yang baru saja datang.
"bagus, jenis apa mereka?"
"kumpulan itu didominasi oleh hyena dan tiga harimau coklat."
Leis yang mendengar informasi itu secara tidak sadar memegang dagunya.
[hmmm hyena masih mudah dikalahkan tapi tiga harimau coklat? apa aku bisa menahannya dengan orang yang kubawa sekarang?]
Leis yang masih memikirkan strategi melawan kumpulan Beast itu.
[Regu ku yang baru ini, beberapa diantara mereka hanya prajurit yang baru lulus pelatihan.. apa mereka bisa melawan harimau coklat? kalau mereka menyusahkan ku, aku akan membiarkan mereka mati saja, lagipula tidak ada waktu mengurusi amatir]
disela Leis yang sedang berfikir, seorang gadis mengenakan pakaian pendeta berwarna hitam mendekat.
"Kapten Leis, apa yang kau lamunkan?"
"Ohh alice, menurut mu apa anak-anak baru itu bisa melawan harimau coklat?"
Alice yang mendapat pertanyaan dari kapten Leis melihat ke kumpulan orang-orang baru itu.
"kurasa mereka akan kesulitan, ras kucing besar memiliki insting untuk membunuh yang lemah terlebih dahulu, bagi kita untuk melindungi amatir dari serangan tiga harimau akan menyulitkan, ditambah disana banyak hyena yang licik"
Leis lagi lagi memegang dagunya setelah mendapat saran dari Alice.
"hhhmmmmm kau benar, kalau begitu kau nanti fokus menyembuhkan ku dan albert saja."
"Baik kapten"
Leis yang sudah memutuskan strategi apa yang akan dia gunakan berbalik menghadap kumpulan orang barunya dan memberi komando.
"baiklah orang-orang bodoh kita akan masuk ke hutan dan memancing mereka kearea terbuka, namun disana ada tiga tipe harimau coklat yang memiliki kekuatan yang besar... kita harus berhati-hati, aku sebagai tank utama akan berada didepan, tank yang lain lindungi kelas pemanah, penyihir dan Penyembuh. kelas berseker siap siap untuk menyapu bersih dari jarak dekat dan siap membantu bagian belakang."
setelah ia menjelaskan strategi kepada bawahannya, ia berbalik dan memecut kudanya kedalam hutan.
"SEMUANYA MAJU!!!!!!!" Leis berteriak menandakan operasi dimulai.
.....
Disebuah halaman belakang gedung besar seperti kuil yang menjadi tempat penampungan pengungsi, terlihat Ito yang sedang melakukan push up, badannya penuh keringat dan otot- ototnya mulai terbentuk.
"298,,299,,300!!!"
*bruk, Ito menjatuhkan badannya tengkurap ke rumput. dari dalam gedung Gen datang menghampiri Ito.
"Ito, ayo siap-siap lah hari ini kita akan mendaftar ke pelatihan militer.
Ito yang mendengar ajakan dari Gen, terbangun dari tengkurapnya dan ia tersenyum melihat kearah langit.
[Sudah tiga tahun penantian ku menunggu hari ini agar bisa masuk ke dalam pelatihan militer, selama ini aku menggunakan waktu luang ku untuk melatih fisik agar lebih kuat.]
Ito mengepalkan tangannnya, dan ia melihat urat-urat keluar dari lengannya.
"yoshhh!!"
-----------------
Didepan pos pendaftaran, ramai orang mengantri untuk masuk kedalam pelatihan.
Ito dan kawan - kawannya terlihat juga sedang menunggu giliran untuk mendaftar pelatihan.
"ka, menurut mu aku akan menjadi kelas apa ya?"
"hhhhmmmm aku tidak tahu, itu tergantung bola kristal penguji nantikan?"
"Bola kristal?"
seseorang pendaftar yang berada didepan Ito berbalik karena mendengar percakapan orang dibelakangnya.
"huhuhuuu hai kawan kecil kau tidak tahu apa itu bola kristal penguji?"
Mato yang mendengar pernyataan dari orang asing itu hanya bisa menggeleng, Ito, Lena dan Gen juga hanya bisa terdiam. orang asing itu mengetahuin orang-orang yang dia temui adalah orang awam soal ini, maka dia berbaik hati menjelaskan.
"Bola Kristal itu ada untuk menguji Ki/tenaga dalam yang kita miliki, setelah mereka mengetahui tipe Ki kita, mereka akan merekomendasikan kelas apa yang akan kita ambil" dengan semangatnya orang asing itu menjelaskan dengan detail.
"ngomong-ngomong aku memiliki Ki tipe Boost. Boost yang bisa menambah daya tahan, yaaa bisa dibilang aku akan masuk ke kelas Tank hahahaha"
Gen yang penasaran dengan penjelasan orang itu mengajukan pertanyaan.
"Bagaimana kau tau tipe Ki mu, sedangkan kau belum mencoba bola kristal?"
"hhhhhmmmm aku hanya menduganya saja hahahahha lagi pula aku ini adalah adik seorang Tanker terkenal "Regan" si perisai tak tertembus.
Lena yang mendengar penjelasan orang asing itu, turut ikut dalam percakapan itu.
"apa hebatnya seorang Tanker? lebih hebat seorang penyihir, mereka memiliki daya serang yang hebat."
"hahahahha memang penyihir memiliki serangan yang hebat, tapi pondasi utama sebuah tim terletak pada seorang Tank.. jadi tidak heran bila seorang Tank selalu menjadi Kapten regu."
Ito yang mendengar penjelasan itu menggebu gebu, perasaannya menjadi campur aduk mengenai Ki apa yang ada dalam tubuhnya.
[Ki yang ada dalam tubuh ku seperti apa ya?, kuharap Boost tipe daya tahan agar bisa menjadi seorang Tank dan melindungi teman-teman ku]
orang asing itu sibuk menjelaskan sampai ia tidak sadar penguji yang telah selesai menguji seseorang sebelumnya berteriak kepadanya.
"Selanjutnyaaaaa, hoi kau selanjutnya, cepat jangan mengobrol"
"oh maaf hahahahha, hei kawan kecil aku duluan, oiya nama ku Gon, Gon Zambel."
Ito melihat Gon yang berlari ke pos pendaftaran dan penguji memberikan intruksi pada Gon untuk memegang bola kristal, terlihat samar-samar dia mendengar percakapan keduanya.
"hei cepat kau taruh tangan mu dibola kristal"
"baik"
setelah Gon meletakkan tangannya di bola itu, Bola Kristal itu berubah menjadi abu-abu metal.
__ADS_1
"hooo kau tipe Boost daya tahan, pergi lah ke kamp pelatihan Warrior dan ambil kelas Tank"
Gon berbalik kearah Ito dan kawan-kawannya lalu memberikan jempol keatas dengan senyumannya.
Ito dan yang lain tersenyum jengkel melihat Gon yang overakting.
"Selanjutnyaaaa!!!!!"
selanjutanya adalah giliran Ito, Ito yang mendekat ke pos pendaftaran itu menatap
pria yang mengenakan baju jirah yang akan mengujinya.
"Nama?"
"Ito, Ito Kaverius"
"taruh tangan mu di bola"
*glek Ito menelan air liurnya karena gugup,
tangan Ito perlahan memegang bola kristal itu. beberapa saat setelah Ito menaru tanganya diatas bola kristal, bola kristal itu berubah menjadi abu-abu metal.
Ito yang mengetahui warna ini saat melihat Gon, terlihat senang karena ia tau kelas apa yang akan dia dapat.
"hoo kau memiliki Ki Boost seperti orang yang tadi.. akhir-akhir ini kita memang kekurangan banyak kelas Tank karena pertempuran melawan makhluk itu, kelas Tank memiliki kemungkinan yang besar soal kematian karena berada digaris depan, apa kau tetap menerimannya?"
dengan mata yang berkilau, ia menghiraukan peringatan dari penguji.
"iya, aku akan tetap menerimanya demi melindungi teman-teman ku"
"hahahaha aku suka tatapan mu bocah, datanglah ke kamp kepelatihan Warrior, ini surat rekomendasinya"
"baik"
selanjutnya Mato, Gen dan Lena.
Bola kristal Mato berubah menjadi warna hijau, ia memiliki Ki tipe Boost kecepatan, dia direkomendasikan ke kamp pelatihan pemanah.
Bola kristal Gen berubah menjadi warna merah kecoklatan, ia memiliki Ki tipe Boost kekuatan dia direkomendasikan ke kamp pelatihan warrior kelas berseker.
Bola kristal Lena mengeluarkan cahaya warna merah dengan api yang keluar dari bola kristal. peserta yang masih berbaris dibelakang terkejut dan takjub dibuatnya.
"wooooooo.........."
sang penguji tersenyum.
"hooo Ki mu memiliki elemen api dan api ini sangat kuat, kau mungkin ada bakat dalam dirimu untuk menjadi penyihir, pergi lah ke kamp penyihir kelas elemen"
Mato terkejut dari kejauhan melihat cahaya merah yang dihasilkan Lena. disaat lena menghampiri yang lain, ia dikejutkan dengan pertanyaan spontan dari mato.
"wowww Lena kau hebatttt, Ki elemen api? penyihir? apa kau bisa terbang?"
Lena tersenyum melihat tingkah mato.
"hhhmm sepertinya penyihir yang bisa terbang hanya didalam buku dongeng saja hahahaha"
Gen yang cemberut melihat hasil Lena saat pengujian.
"aku tidak akan kalah dengan mu Lenaaaa, kau sudah mencuri perhatiann diawal"
Lena hanya tersenyum menanggapi perkataan Gen.
mereka berempat tertawa, namun semua terkejut dan menoleh kearah pos pendaftaran karena melihat cahaya hitam.
semua pendaftar lebih terkejut dibandingkan saat Lena mengeluarkan Ki nya ke bola kristal, Gen yang tanpa menolehkan matanya dari pos bertanya pada Ito.
"hei Ito, cahaya hitam itu apa?"
"aku tidak tau Gen"
Gon yang tiba-tiba mendekat karena melihat kebingungan dari ke empat orang ini.
"itu Ki dari seorang Warlock"
"Warlock?"
Gen, Lena dan Ito serentak berbicara
Mato yang masih bingung dengan apa yang terjadi menanyakan hal itu.
"ehhhh warlock? dibuku yang kubaca tak pernah ada yang namanya warlock"
disaat Gon sedang memberitahu tentang warlock ke empat orang itu, si penguji itu berbicara dengan orang yang memiliki Ki hitam.
"hoooo kamu memiliki Ki kegelapan, pergilah ke kamp penyihir kelas Warlock, kelas ini hanya berisi puluhan orang, karena hanya sedikit yang memiliki Ki ini"
seorang Wanita berambut putih panjang dengan mata yang cantik, bibir merah muda, melewati pos penjaga dan berjalan mendekati Ito dan kawan-kawan.
Ito yang terpesona melihat wanita itu tidak bisa memalingkan pandangannya.
wanita itu perlahan melewati mereka dengan wajah datar cuek. rambut yang bergibas diterpa angin membuat seperti kilauan dimata Ito.
Lena melihat kearah Ito dan tersadar bahwa pria yang ia suka sejak kecil sedang terpesona oleh wanita tadi. disaat kejadian dramatik itu sedang terjadi, Gon memulai pembicaraan dan memecah keheningan.
"Vivi Alustia"
Ito menoleh kepada Gon, karena menyebutkan sebuah nama.
"Vivi? vivi namanya?"
"ya dia anak bangsawan dari keluarga Alustia, aku mengenalnya karena kami satu sekolahan dulu"
"hoo kalian satu sekolahan, ehh? tunggu.. brati kau bangsawan?"
*heeeeeeeeeee
mereka berempat terkejut tidak percaya kalau Gon adalah bangsawan.
"hahahahha aku belum bilang yah?"
"BELUMMMMMMMMMM!!!" Mereka berempat berteriak serempak kearah Gon.
"hahahaha sudahlahhh, semenjak perubahan rancangan militer, bangsawan dan rakyat biasa akan setara jika mereka adalah prajurit"
*huuhhhh Ito menghela nafas
__ADS_1
"baiklah teman-teman, kita akan memasuki kamp yang berbeda.. kita akan bertemu lagi dan menjadi regu pembasmi nanti, kita akan berpisah disini sementara waktu"
"Ooooooooo... " teriakan Gen dan yang lain.
mato yang menatap Ito dengan mata berkaca-kaca karena akan berpisah dengan kakanya.
"kaa apa aku bisa tanpa mu?"
"Kau pasti bisa Mato, percayalah dengan kekuatan mu kita akan bertemu lagi setelah kamp ini dan aku akan melindungi mu setelah ini"
"baik ka, janji?"
"janji"
Lena tersenyum melihat percakapan kedua saudara itu
pada akhirnya Mereka berpisah ke kamp masing-masing.
Ito, Gon dan Gen kearah kamp yang sama namun mereka akan dikelas yang berbeda.
......
-Ladang Rumput yang Luas-
"heeyaaaaaaaaaaaa....."
teriakan seseorang yang mengayunkan gada ke kepala harimau coklat.
*jrakkkkkkk kepala harimau itu pecah.
Kapten Leis yang telah menyelesaikan pertarungannya, berbalik kearah regunya.
"Semuanya apa kalian baik-baik saja?" teriak Leis
"baik kapten,, baikkk, baikkkk" semua menjawab pertanyaan kapten mereka setelah mereka juga menyelesaikan pertarungan mereka.
"hahahahahhaha"
tertawa dari seseorang yang membawa pedang besar dari arah depan Leis. Leis yang mengetahui siapa orang itu menyapanya dengan akrab.
"hoii Albert sepertinya kau menikmati ini"
"hahahahha aku membunuh banyak makhluk keparat itu Leis, aku senang dengan pertempuran"
"yayayaya dasar maniak tempur"
"hahahaha... hei lebih baik cepat pulihkan dirimu, kau terlihat sudah menerima banyak luka dari mereka"
dengan nafas yang tersenggal-senggal karena kelelahan dan beberapa luka, Leis tersenyum menanggapi Albert.
"haha aku masih kuat" Leis tersenyum sok kuat.
"heh jangan bercanda bodoh, dengan luka sebanyak itu kau masih bertindak sok kuat"
setelah mengatakan itu Albert meninggalkan Leis yang terduduk kelelahan. alice yang mendekat kepada Leis yang telah menyelesaikan percakapannya dengan Albert, menawarkan kemampuan penyembuhannya.
"kapten biar ku pulihkan"
"ok, tolong.."
cahaya kuning yang diberikan alice lewat tangannya kepada Leis perlahan menutup luka yang ada di tubuh Leis. disaat penyembuhan dirinya Leis bertanya pada Alice keadaan regu sekarang.
"berapa yang gugur?"
"sekitar 4 orang"
"hahahha aku kira para amatiran itu akan mati semua, ternyata mereka boleh juga"
Semua terlihat kelelahan setelah pertempuran tadi, tetapi dari kejauhan ada kepulan asap yang mendekat kearah mereka, salah satu orang yang melihat kepulan itu memanggil kapten Leis.
"kaptennn!!!!"
Leis berdiri, dan semua melihat kearah kepulan asap itu. terlihat dari kepulan asap itu ada seseorang dengan jirah biru berlari membawa perisai bersama beberapa orang dibelakangnya dan samar dibelakang orang-orang yang berlari itu, terlihat kawanan Harimau coklat dan hyena mengejar.
"ehhh itu??? Regan?" Leis yang menyadari orang yang sedang berlari kearahnya adalah Regan Si perisai tak tertembus, terheran mengapa ia bisa berada pada situasi tersebut.
Regan yang melihat Leis berdiri dengan timnya didepannya, berteriak dari kejauhan..
"Leis!!! bantu aku menghadapi ini"
"keparat, mengapa kau membawa makhluk sebanyak itu!!"
Regan dan regunya menghampiri dan berkumpul dengan regu Leis.
"apa yang terjadi? mana pedang mu?
"akan ku jelaskan nanti, sekarang kita harus menahan mereka, kalau kita gagal menahan mereka.. desa didekat sini akan hancur"
"ck kau harus mentraktir ku setelah ini"
"baiklah"
"hei berikan orang bodoh ini pedang"
"hahahahha terimakasih Leis kamu memang orang baik"
"diam kau!"
setelah kumpulan beast itu berada didepan regu gabungan, salah satu harimau coklat dengan Kapak besar maju kedepan.
"hei manusia kenapa kau lari? padahal aku ingin memakan mu, teman-teman mu yang lain sudah kupotong potong dan menjadi makan malam kita hahahahha bersiaplah menyusul"
prajurit di regu Leis yang amatiran bergetar hebat, mereka ketakutan melihat kelompok beast dihadapan mereka.
"jangan gentar kita bisa mengalahkan mereka bersama" Teriak Leis.
ggggrrrrrrrrr raarrr roarrrr, hehehehehe
auman para harimau dan tertawa khas hyena
"SERANGGGGGGGGGGGG!!!"
------------------------------------------
kepanjangan ga teman - teman episode kali ini?
__ADS_1
action battle blom aku tampilin karena masih awal menurut ku hehehehehhe
makasih yang udah baca 😂