Beautiful Boy (Suamiku Pria Cantik)

Beautiful Boy (Suamiku Pria Cantik)
Bab 24


__ADS_3

"Apa kalian sudah mendapatkan petunjuk dimana keberadaan Istriku!" sentak Zavier pada anak buahnya.


"Belum Tuan, mobil yang digunakan oleh mereka berhenti di tengah jalan. Dan mereka menaiki mobil lain untuk membawa Nona Jizzy. Kami sedang berusaha untuk melacak keberadaan Nona Jizzy, semoga bisa cepat ditemukan,"


"Kurang ajar! Kemana mereka membawa istriku!" Zavier mengumpat kesal pada anak buahnya, yang sampai saat ini belum berhasil membawa Jizzy.


Sedangkan Jupiter dan juga Venus sedang menyelediki siapa yang sudah mencelakai putri mereka. Selama ini mereka berdua tak pernah merasa mempunyai seorang musuh. Mereka hidup damai selama bertahun-tahun, tanpa gangguan dari siapa pun. Lalu, siapa yang sudah mencelakai Jizzy dan Zia.


"Apa kau punya clue siapa yang sudah mencelakai anak-anak kita?" tanya Venus pada Jupiter.


"Tidak! Dari dulu aku tak pernah mempunyai musuh. Dan untuk saingan bisnisku, dari mereka semua tak ada yang memiliki potensi untuk melakukan hal itu," jawab Jupiter, berusaha menenangkan hatinya sendiri. Padahal saat ini jantungnya terasa berdegup dengan kencang, mengingat putrinya berada di tangan orang asing. Bagaimana jika orang itu berbuat jahat padanya, bagaimana jika orang jahat itu melukai putrinya. Bahkan mungkin bisa saja ... Ahhh Jupiter bahkan tidak sanggup membayangkannya.


Ia tak tahu harus berbuat apa selain mencari dalang penculikan dari Jizzy, dan juga orang yang sudah menabrak Zia.


"Dari daftar mobil yang mereka gunakan, ternyata itu hanya mobil sewaan. Dan data-data yang tertera di sana juga hanya data-data palsu. Jadi sangat menyulitkan kita untuk melacaknya," timpal Venus.


"Brengs3k! Siapa sebenarnya mereka? Berani sekali mereka melakukan hal itu pada putriku! Jika aku berhasil menemukan orang itu, aku akan membuat perhitungan dan juga melakukan pembalasan padanya!" geram Jupiter. Ia sangat panik, karena putrinya saat ini belum juga ditemukan. Padahal hari sebentar lagi malam, Jizzy pasti ketakutan di luar sana.


*


*

__ADS_1


*


"Siapa sebenarnya kalian!" teriak Jizzy ketakutan, ia sangat takut jika orang -orang itu akan menyakitinya lebih dari ini. Ia ditamp4r, dijambak bahkan didorong sampai terluka. Ia benar-benar tak mengerti siapa sebenarnya mereka. Kenapa mereka berbuat jahat padanya. Selama ini, ia tak mempunyai musuh begitu pun dengan papanya Jupiter.


Apa yang menculiknya adalah musuh dari keluarga Guntara, dimana kerajaan bisnis keluarga Guntara memiliki banyak saingan. Ya ... orang-orang yang menculiknya pasti musuh dari keluarga Guntara, suaminya. Tidak mungkin orang yang menculiknya memiliki sangkut paut dengan Jupiter papanya.


Untuk itulah hanya Jizzy yang diculik tapi Zia tidak, itu karena Jizzy tidak tahu jika sebenarnya Zia telah dicelakai oleh orang yang menjadi salah satu anggota yang telah menculik dirinya.


"Jika aku mengatakannya padamu pun, kau tak akan mengenalku. Kau aku sudah mengenal orang tuamu jauh sebelum kau dilahirkan, bocah!" jawab perempuan itu, yang kini tengah menikmati alkohol dan memandang kesakitan Jizzy sebagai kebahagiaannya.


"Apa? Jadi kau mengenal orangtuaku?"


"Tentu saja aku mengenal mereka, bahkan aku sangat mengenal mereka. Karena merekalah yang telah membuat hidupku menderita. Membuatku harus menjalani hidup yang sangat sulit, itu semua karena mereka. Dan sekarang kau harus merasakan semua apa yang aku rasakan!"


"Ya, aku memang tidak waras! Dan semua itu karena mereka, bahkan karena mereka aku harus menginap di rumah sakit jiwa! Semua itu karena mereka, untuk itu aku akan membalas mereka dengan menghancurkanmu. Karena kehancuranmu akan membuat mereka menjadi gila!" ucapnya lagi sambil tertawa terbahak-bahak. Ia sangat puas karena kini Jizzy berada di tangannya. Ia akan membalas semua rasa sakit hatinya pada Jupiter dan juga Moza. Karena merekalah yang sudah membuat hidupnya menjadi sangat susah.


"Jangan berikan makan atau pun minum gadis itu, biarkan ia menderita dengan rasa sakitnya. Dan ambil gambarnya dengan posisi sangat menyedihkan, karena aku ingin memberikan kabar pada keluarganya. Jika putri kesayangannya sedang tidak baik-baik saja!" setelah mengucapkan hal itu, ia pun pergi meninggalkan Jizzy dengan tubuh lemah dan juga penuh luka.


"Dasar orang-orang jahat!"


Mereka benar-benar kejam karena tak memberikan Jizzy makan dan juga minum. Dan membiarkan tubuh kecilnya yang lemah tergeletak tak berdaya dengan penuh luka lebam yang wanita itu berikan.

__ADS_1


*


*


*


Di tempat lain, Zavier masih berusaha keras untuk menemukan Jizzy. Perasaannya sangat tidak tenang. Ia takut jika mereka berbuat jahat pada istrinya. Ia takut jika istrinya diperlakukan dengan semena-mena bahkan mungkin ia sengaja dilukai.


Dan pada kenyataannya, kekhawatiran Zavier memang terbukti. karena mereka memang menyakiti Jizzy secara fisik, Jizzy sudah lemah. Apalagi sedari pagi ia belum makan. Dan sampai malam ini, ia tak diberikan apapun, makanan bahkan minuman. Ia dibiarkan terluka begitu saja.


"Jizzy bersabarlah, aku akan menolongmu," gumam Zavier, ia sangat tidak sabar ingin segera menemukan Istrinya. Ia bahkan bolak-balik keluar rumah dan berharap bisa menemukan Jizzy. Ia juga terus melihat TKP dan berharap mendapatkan petunjuk dari sana. Namun, naas semua itu tak ia dapatkan.


Di saat ia hampir putus asa, ia mendapatkan pesan dari papa mertuanya. Yang memperlihatkan jika keadaan Jizzy sedang tidak baik-baik saja. Jizzy tergeletak tak berdaya dengan luka di wajah dan tubuhnya. Tangan Zavier mengepal kuat, istri yang selalu ia jaga bahkan tak ia biarkan satu nyamuk pun menggigitnya. Kini sedang dalam keadaan terluka, tubuh kecilnya meringkuk tak berdaya. Bibir mungil yang pernah ia kecap kini terlihat sobek mungkin itu akibat pukulan. Dan ia juga melihat beberapa luka lebam di tubuhnya.


Sungguh hati Zavier sangat hancur melihat Jizzy dalam keadaan sangat menyedihkan seperti itu. Jika saja ia berada dalam jangkauannya mungkin saat ini, tubuh kecil itu akan ia dekap dan ia berikan perlindungan. Tak akan ia biarkan Istrinya berada dalam kesakitan.


"Dasar kurang ajar! Siapa kalian sebenarnya!" Zavier berteriak sambil memukul-mukul setir. Hatinya sangat hancur melihat Jizzy dalam keadaan sangat menyedihkan.


Di sisi lain, Jupiter pun merasa hatinya sangat hancur. Putrinya yang sangat ia cintai dan kasihi dengan sepenuh hati. Kini telah dilukai oleh orang lain, bahkan Moza tak berhenti menangisi keadaan putrinya. Ia benar-benar tak habis pikir bagaimana orang-orang bisa berbuat jahat pada Jizzy. Apa salah putrinya, sampai ia harus menanggung kesakitan seperti itu.


"Selamatkan Jizzy Kak Jupi, selamatkan putriku. Aku tidak bisa hidup tanpanya," Moza terus menangis dalam pelukan suaminya, membayangkan putrinya yang sedang menderita ia tak kuasa menahan air matanya.

__ADS_1


***


Belum lolos juga ya ampun Mimin sedih 😥


__ADS_2