Beautiful Boy (Suamiku Pria Cantik)

Beautiful Boy (Suamiku Pria Cantik)
Bab 34


__ADS_3

Melihat Zeila terus bermanja pada Zavier, membuat Jizzy lama-lama menjadi jengah juga. Ia juga kan ingin dipeluk oleh Zavier, padahal sepulang kuliah tadi ia sengaja datang menemui dulu suaminya untuk melepas rindu. Nyatanya, saat baru saja ia ingin melepaskan rindunya. Gadis menyebalkan itu, tiba-tiba saja datang dan mengganggunya.


Dan tak membiarkan Jizzy mendekat pada suaminya.


'Dasar tuyul!'


Karena kesal melihat mereka berdua akhirnya, Jizzy pun mulai buka suara. " Maaf Tu ... Maksudku maaf Ze, bisa lepaskan suamiku, karena aku juga ingin memeluknya,' ucap Jizzy penuh penekanan. Dan mengatakan kata suami berharap jika tuyul itu paham, jika kakaknya yang ia peluk itu sudah memiliki istri.


Zeila yang sedang asik bermanja pada kakaknya ini langsung mencebikan bibirnya, dan mendelik sebal pada Jizzy. "Maaf, tapi suamimu ini adalah kakak-ku. Jadi, tolong beri aku waktu untuk melepas rindu. Karena kami sudah lama tidak bertemu," jawab Zeila menyebalkan, dan malah.semakin menggandeng Zavier.


"Apa!"


"Jizzy, aku minta waktumu sebentar. Nanti kita bisa lanjutkan di rumah," ucap Zavier, yang menurutnya ucapan Zeila itu benar. Karena sudah lama mereka tidak bertemu. Padahal jarak rumah mereka tidaklah jauh, hanya karena Zeila tak menyukai Jizzy. Jadi, ia enggan bertemu dengan kakak-nya dan malas melihat wajah Jizzy.


Akan tetapi, kini ia melihat Jizzy yang kesal karena sikapnya akhirnya Zeila pun memutuskan untuk mengganggu hidup Jizzy saja. Ia menyesal kenapa tak ia lakukan dari dulu saja, karena sepertinya menggangggu ketenangan Jizzy jauh lebih menyenangkan dari pada menghindarinya.


"Benarkan, lebih baik kau mengalah saja. Karena Kakak-ku juga pasti sangat merindukan adik kesayangannya. Benarkan, Kak?" tanya Zeila sambil menggandeng Zavier, seolah ingin menunjukan jika Zavier adalah miliknya.


"Benar, Kakak merindukanmu. Selama ini kau kemana saja, kenapa tak pernah menemui Kakak?" tanya Zavier, mengacak-acak rambutnya, semakin membuat Zeila merasa menang saja.


"Itu karena akun sibuk," bohong Zeila.


"Benarkah? Memangnya adik kakak yang cantik ini sibuk apa?" tanya Zavier, ucapan Zavier terdengar seperti seorang kakak yang sangat menyayangi adiknya itu.


Melihat mereka berdua lama-lama Jizzy, jengah juga. Akhirnya ia pun mengalah dan memutuskan untuk pulang saja. Niatnya untuk melepas rindu musnah sudah, rasa yang tadi sangat indah dan berbunga-bunga langsung sirna begitu saja, karena kehadiran Zeila.


Melihat istrinya pulang tanpa berpamitan padanya, membuat Zavier hendak mengejar istrinya itu. Tapi, Zeila langsung menahannya karena ia masih ingin bersama dengan kakaknya.


"Sudahlah Kak, biarkan saja. Nanti juga kalian akan bertemu di rumah," bujuk Zeila.

__ADS_1


"Benar juga," jawab makhlul karbol itu tidak peka.


Meskipun Zeila memang benar adalah adik kesayangan dari Zavier. Tapi tetap saja, ia tak terima berbagi perhatian dan juga kasih sayang Zavier. Terlebih, Zeila melakukan itu karena memang ia sengaja ingin terlihat lebih unggul dari Jizzy.


Sebagai anak tunggal dan terbiasa dimanja, Jizzy tak terima berbagi sesuatu yang menjadi miliknya. Begitu pun dengan Zeila, sebagai anak bungsu dari keluarga Guntara ia juga terbiasa dimanja dan juga tak mau berbagi dengan orang yang tak ia suka.


Hingga pada akhirnya anak tunggal dan anak bungsu ini, memperlihatkan egonya masing-masing.


"Lihat saja kau sapi, malam ini semua pabrik aku tutup! Dasar menyebalkan!" umpatnya


Jizzy terus saja menggerutu sepanjang jalan, tanpa ia sadari jika ada seseorang yang mengikutinya di belakang. Sambil tersenyum pria itu terus saja mengikuti Jizzy.


Gerutuannya sepanjang jalan, ia jadikan sebagai hiburan yang sangat menyenangkan. Ternyata memang benar, jika putri planet Jupi-jupi ini memanglah sangat cantik dan menggemaskan.


Merasa ada yang mengikutinya, Jizzy pun kemudian memelankan langkahnya. Untuk benar-benar memastikan jika memang benar ada orang di belakangnya.


Jizzy mulai waspada, ia trauma menjadi korban penculikan. Meskipun pelakunya sudah masuk ke dalam penjara, tapi tetap saja ia merasa takut. Karena sebagai istri dan juga anak dari seorang pengusaha, bisa saja ia diincar banyak orang.


Jizzy akan menoleh ke belakang dan menyiapkan jurus hame-hame yang sudah diajarkan oleh Zia. Jika itu tidak mempan, maka ia akan mengeluarkan jurus keduanya yaitu jurus langkah seribu berlari sekencang mungkin agar tidak ditangkap oleh orang jahat itu.


Baiklah, Jizzy mulai berhitung dalam hati untuk memulai perlawanannya. Ia pun mulai menghitung dalam hatinya,


Satu ... Dua ... Tiga ...


Jizzy pun berbalik dan langsung meninju orang yang ada di belakangnya dengan mata tertutup.


"Rasakan ini orang jahat!"


Bugh ...

__ADS_1


Satu pukulan pun akhirnya mendarat tepat di hidung orang yang kini berada di belakangnya. Namun, alangkah Jizzy terkejut saat ia berbalik ke belakang. Karena ternyata orang yang ia p u k u l adalah Reyzi, sepupu dari suaminya.


Aaaaargghhh


Reyzi memekik kesakitan saat kepalan tangan kecil itu tepat mengenai hidungnya. Bagaimana tak sakit, jika tenaga yang dikeluarkan oleh Jizzy sangatla kuat.


"Ahhh ya ampun Rey ...!" Jizzy terkejut bukan main saat melihat Reyzi kesakitan memegang hidungnya. Ia takut di seruduk kudanil nanti, karena sudah berani menyakiti cucunya yang limited ini.


"Aahhhh astaga hidungku patah!" bohong Rey, ingin membalas mengerjai Jizzy.


Mendengar penuturan Reyzi yang mengatakan jika hidungnya patah. Permen kenyal ini sangat takut, karena ia pasti akan mendapatkan balasab dari kudanil dan kuda poni, belum omelan ayam betina yang luar biasa. Di tambah tuntutan dari mantan pria depresi yang akan menuntutnya ke pengadilan, membuat Jizzy sangat panik.


Keluarga Guntara bukanlah orang sembarangan, membuat perasaan Jizzy yang sedang kacau semakin dilanda ketakutan saja.


Apalagi saat membayangkan suaminya nanti yang tidak akan membelanya, membuat Jizzy bertambah frustasi saja. Bahkan, tawa jahat dari Zeila sudah menggema di telinganya.


Semua hal buruk pun kini menjadi bayang-bayang dalam pikiran Jizzy, padahal semua itu hanyalah ketakutanya saja. Ketakutan dari semua hal yang ia bayangkan, padahal semua itu belum tentu terjadi. Tapi, ia sudah shock duluan.oleh bayangan-bayangan yang ia buat.


Tak kuat lagi menahan semua bayangan buruknya, akhirnya Jizzy pun hanya menangis di depan Reyzi.


"Huwaaaaa .... Kenapa hidungmu bisa patah, padahal kan pukualanku tidak kencang! Apa tidak bisa di lem saja!" ucap Jizzy di sela-sela tangisnya.


Melihat reaksi Jizzy, yang berlebihan membuat Reyzi menjadi bingung. Ia jadi menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Padahal hidungku yang sakit, kenapa jadi dia yang menangis? Apa permen kenyal ini tidak mau melihatku terluka ya," gumam Reyzi sambil malu-malu kuda, karena sudah salah paham pada istri sepupunya ini.


***


Jangan lupa dukungannya ya 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2