Beautiful Boy (Suamiku Pria Cantik)

Beautiful Boy (Suamiku Pria Cantik)
Bab 30


__ADS_3

Suara alarm di pagi itu membangunkan sepasang suami istri yang baru saja menghabiskan malam pertamanya, entah di malam ke berapa. Mereka berdua bahkan lupa sudah berapa lama mereka menikah.


Mata mereka enggan terbuka, tapi telinga mereka merasa terganggu dengan suara yang berisik itu. Jika biasanya mereka bangun sebelum alarm berbunyi. Kini mereka terbangun setelah alarm itu berbunyi dengan kencangnya setelah beberapa menit berbunyi.


"Ya ampun berisik sekali," gumam Jizzy, ia merasa malas sekali membuka matanya yang masih terasa sangat mengantuk itu. Apalagi tubuhnya terasa sakit, apalagi di bagian intinya yang masih terasa perih akibat serangan pisang tanduk milik Zavier.


"Cepat matikan, aku pusing mendengarnya," gumam Zavier yang juga merasakan hal yang sama. Ia masih merasa sangat mengantuk, karena kelelahan setelah menebar benih premiumnya untuk yang pertama kalinya.


Jizzy pun meraih ponselnya yang berada di atas nakas, dan kemudian mematikannya. Namun, gerakannya yang terburu-buru membuat, ia merasa kesakitan. Hingga ia memekik dan membuat pria cantik yang tidur di sebelahnya terbangun.


"Aaaaawwwww ...!"


Zavier yang terkejut pun langsung terbangun dan melihat Jizzy tengah meringis kesakitan, "Ada apa?" tanyanya, tiba-tiba saja rasa kantuk itu hilang begitu saja.


"Sakiiiittt ..."


"Sakit kenapa?"


Mendengar pertanyaan Zavier, Jizzy langsung menatap suaminya dengan pandangan yang lapar.


"Apa kau lupa wahai pria cantik, semalam pisang importmu itu sudah mendarat di lahanku. Eh salah, lebih tepatnya memaksa masuk dan menyakitiku!" jawab Jizzy dengan kesal.


Tapi Zavier malah mencebikkan bibirnya melihat ke arah Jizzy yang meringis. "Sepertinya ada yang lupa jika semalam berteriak karena merasa enak," ejek Zavier.


"Aku kan tidak tahu kalau efek sampingnya akan seperti ini,"


"Kau pikir rudal hebatku itu obat sakit kepala, sampai ada efek sampingnya! Baiklah, tunggu sebentar aku akan menyiapkan air hangat nanti kau berendamlah. Agar rasa sakitnya bisa sedikit berkurang," ucap Zavier dan kemudian bangkit dari tempat tidurnya, dan menuju kamar mandi. Pria cantik ini tidak tega melihat istrinya kesakitan.


"Hei cantik, sebaiknya kau pakai celan@mu! Aku tidak nyaman melihatmu seperti itu!" ucap Jizzy yang merasa risih dengan penampilan suaminya yang tanpa menggunakan apapun hendak pergi ke kamar mandi.


Di luar dugaan, makhluk cantik itu malah terbahak-bahak menertawakan dirinya sendiri yang terlihat konyol. dan langsung mengambil celana piyamanya yang tergeletak di bawah.


"Astaga aku lupa!" ucapnya menyebalkan di tengah-tengah tawanya.

__ADS_1


"Dasar ayam gila!"


Setelah menyiapkan air hangat untuk Jizzy, ia pun kemudian menggendong Jizzy dan kemudian memasukkannya ke dalam bathtub.


Air hangat membuat tubuh Jizzy menjadi rileks, ia merasakan tubuhnya yang pegal mulai terasa nyaman.


"Mandilah, aku juga mau mandi dulu," ucap Zavier yang mandi di bawah kucuran air shower. Mereka berdua membersihkan sisa-sisa percintaannya, kecuali noda yang menempel di tubuh Jizzy. Karena noda yang menempel di tubuhnya sulit dihilangkan.


Setelah puas membersihkan diri, mereka pun kemudian segera memakai pakaiannya. Zavier langsung memakai pakaian kerjanya, tapi Jizzy kembali memakai pakaian tidur. Karena ia memutuskan untuk tidak kuliah dulu, tubuhnya masih sangat terasa lelah. Jadi, ia memutuskan untuk istirahat terlebih dahulu.


"Aku akan pergi bekerja, kau jangan pergi kemana-mana diam dan beristirahatlah," ucap Zavier menasihati Istrinya.


"Baiklah sayangku,"


"Jangan memanggilku seperti aku, aku geli!" jawab Zavier tak ada romantis-romantisnya.


"Seharusnya aku yang geli, kenapa kau jadi yang merasa geli. Awwwww ..." goda Jizzy, sambil tertawa melihat ekspresi suaminya.


"Sudahlah, aku berangkat dulu. Istirahatlah yang cukup jangan kemana-mana. Karena nanti malam kita akan bertempur lagi,"


Zavier pun menarik pinggang kecil itu, dan menundukan kepalanya agar Istrinya yang tidak tinggi itu bisa dengan mudah meraihnya.


"Hati-hati," pamit Zavier sambil tersenyum, dan mengacak-acak rambut Jizzy yang masih setengah basah.


"Kau juga,"


Senyuman Zavier mampu membuat hati permen kenyal ini langsung meleleh. "Ya ampun kau membuatku terkena serangan ginjal pagi-pagi," ucap Jizzy merasa sangat bahagia karena mulai saat ini Javier menjadi milik Jizzy seutuhnya.


*


*


*

__ADS_1


Hari ini wajah Zavier terlihat lebih cerah dari biasanya, wajahnya terlihat berseri-seri dan juga banyak menebar senyum. Tak pernah ia sangka jika melepaskan keperjakaan akan seindah ini rasanya. Tahu begitu, ia akan melakukannya dari dulu saja.


Sang asisten yang melihat mode aman di wajah bos nya pun merasa bahagia, karena hari ini pasti akan berjalan menyenangkan dan tanpa hambatan.


Karena hati dari makhluk karbol ini, sepertinya sedang merasa sangat bahagia. Hingga ia bisa bernapas lega, dan bisa pulang lebih awal dan menemui kekasihnya.


Bahkan Zavier juga mengingatkan pada Samuel agar ia bisa segera menikahinya. Sebelum remaja setengah matang alias Theo merebut Zia dari tangannya.


Tentu saja Samuel tidak membiarkan siapapun merebut kekasih yang sangat ia cintai itu. Zia gadis bar-barnya yang sangat ia cintai dan juga sayangi. Hanya tinggal sedikit lagi ia harus bisa meyakinkan planet Pluto itu untuk merestui hubungan mereka berdua sampai ke jenjang pernikahan.


*


*


*


Mendengar putrinya tidak masuk kuliah karena sakit, akhirnya Moza pun pergi ke rumah Jizzy untuk menemui putri satu-satunya itu. Ia khawatir pada Jizzy, apalagi sejak penculikan kemarin membuat Moza lebih waspada terhadap keadaan putrinya.


Dengan diantarkan oleh sopirnya, akhirnya Moza kini sudah sampai di rumah Jizzy. Sesampainya di sana, Moza pun diantarkan oleh pelayan untuk menemui putrinya yang menurut pelayan. Saat ini Jizzy sedang berada di kamar untuk istirahat.


Moza kemudian memasuki kamar Jizzy dan Zavier yang sangat luas itu. Berharap menantunya tidak marah dan tidak mengganggap Moza membawa sarang penyakit.


Pandangan Moza langsung tertuju pada seseorang yang sedang bergelung di dalam selimut, itu pasti putrinya yang sedang sakit.


Perlahan Moza pun menghampiri Jizzy yang sedang tidur, dan kemudian menyentuh keningnya. Tapi, setelah ia memegangnya Moza mengerutkan keningnya karena ternyata anaknya itu tidak demam.


"Kemudian ia pun, membuka selimut Jizzy dan terkejut saat melihat banyak sekali maha karya ciptaan dari menantunya itu. Oh ya ampun, ternyata putrinya sakit bukan karena ia demam. Tapi karena ia kelelahan setelah semalaman mencetak cucu untuknya dan juga Jupiter.


"Ahhh dasar, aku tidak menyangka jika ayam cantik itu ganas juga," gumam Moza setelah melihat banyaknya tanda percintaan yang ada di tubuh putrinya. Bahkan kini putrinya terlihat seperti Nyai Loreng saja. Karena leher dan juga tubuhnya penuh dengan gigitan makhluk karbol.


*


*

__ADS_1


*


Jangan lupa dukungannya ya 🤗😘😘


__ADS_2