Berakhir Dengan Duka

Berakhir Dengan Duka
chapter 1


__ADS_3

Hai gays tolong beri saran ya Ini karya pertama ku maaf kalo kurang menarik.


BIAN ADITAMA seorang pemuda berusia 23 thn yang hidup mandiri dan pekerja keras.


Dia terlahir dengan wajah yang lumayan tampan dan banyak gadis yang suka padanya . Tapi karena sikap dingin nya kepada semua orang dia hanya memiki satu teman wanita dari kecil. Teman masa kecil nya itu bernama KALISTA PUTRI. Gadis berusia 22 thn itu sangat peduli kepada Bian. Dan hanya Kalista yg bisa menghadapi sikap dingin Bian.


Tapi jangan salah meskipun mereka dekat hubungan nya hanya teman yang saling peduli.


¤Baiklah gays kita mulai ceritanya...


Pagi yang cerah seorang pemuda masih tidur dengan nyenyaknya .Mentari masuk di sela jendela yang mebuat pemuda itu merasa terganggu. Tiba-tiba seorang gadis mendobrak pintunya dan mebuka tirai jendela.


"Kenapa kamu masih tidur, ini sudah siang. Ayo cepat bangun... kalau kamu tidak bangun aku akan menyirammu dengan air" teriak gadis itu yang tidak lain adalah Kalista.


Dengan malasnya Bian bangun dari tidurnya dan berkata" iya.. iya aku bangun. Dasar singa bisanya hanya marah-marah". Karena merasa jika Bian mengejeknya Kalista jalan ke kamar mandi dan mengambil air segayung. Tidak perlu menunggu lama Kalista langsung menyiram kan air itu ke wajah Bian.


"Kenapa kamu menyiramku singa... apa kamu tahu!! kamu sudah membuat aku basah" teriak Bian dengan wajah marahnya.


" Bodo amat" ucap Kalista tanpa dosa dan berlenggang pergi meninggalkan Bian.

__ADS_1


Karena kesal Bian melempar bantalnya ke sembarang arah.


Setelah satu jam Bian selesai membersihkan dirinya dan bersiap untuk pergi kerja. Dia bekerja di salah satu cafe yg sangat terkenal dengan kopinya. Bian seorang pegawai yang sangat disukai oleh para pegawai wanita disana.


Menggunakan motornya Bian berangkat kerja seperti biasa.


"Pagi kak" sapa seorang gadis yang juga bekerja disana. Gadis itu bernama Lusiana pratiwi.


"Hmm.." jawab Bian.


"Kak hari ini sangat cerah ya!" ucap gadis itu dengan senyum manisnya.


Tp sayang lagi-lagi Bian hanya menjawab dengan dingin "ya".


" Hari ini sangat melelahkan" ucap Bian yang bersiap untuk pulang . Saat sampai di parkiran Bian melihat Lusi yang sedang berdiri menunggu taksi.


Karena sudah malam dan jam menunjukkan pukul 10 malam tidak ada taksi yang lewat. Lusi sudah lelah menunggu taksi.


"Gimana ni sudah malam. Kenapa tidak ada taksi" Lusi berkata sendiri.

__ADS_1


Tak lama Bian datang dengan motornya.


"Ayo naik" ucap Bian.


"Kakak belum pulang" ucap Lusi.


"Ayo naik, aku antar kamu pulang"Bian berkata tanpa melihat Lusi.


Karena terlalu senang Lusi langsung naik motor dan memegang bahu Bian.


"Terima kasih kak" ucap Lusi dengan senyum bahagianya.


Gayss sampai sini dulu ya cerita nya .Aku bakal up lagi kalau kalian mau memberi saran dan komentar. Jangan lupa Rate, like, komen dan juga Favorite ya . kalau bisa kasih vote juga. .


maaf klo gaje.. authornya juga lagi gaje ni....


Oh iya anggap di bawah ini foto BIAN ADITAMA dan KALISTA PUTRI. Untuk visual pemain lain masih mencari yg cocok.


Terima kasih sudah membaca....

__ADS_1




__ADS_2