Berakhir Dengan Duka

Berakhir Dengan Duka
chapter 2


__ADS_3

Setelah sekitar 30 menit perjalanan pulang Bian dan Lusi sampai. Lusi pun turun dari motor Bian. "Terimakasih kak" lagi-lagi Lusi memberikan senyum manisnya. Bian hanya menjawab "ya..". Bian langsung menjalankan motornya untuk pulang. Lusi pun masuk rumahnya dengan hati yang berbunga bunga karena dia baru saja dia antar pria pujaannya.


Di lain tempat Kalista menunggu Bian pulang karena dia nitip di belikan martabak manis kesukaannya. Brumm... Brumm.. suara motor Bian datang (anggap itu suara motor ya guys).


"Sudah kuduga pasti kau menunggu ku" ucap Bian. "Jangan GR .. aku menunggu martabak manis pesanan ku" jawab kalista.


"Iya aku tau kau menunggu martabak ini kan... rasa coklat keju" sambil menyerahkan bungkusan martabak manis ke Kalista. " ok.. thanks bye..." ucap kalista sambil lari pulang. Bian hanya tersenyum melihat Kalista lari pulang. sebenarnya rumah mereka bersebelahan hanya di pisah pagar saja.


Bian masuk rumahnya dan menjatuhkan tubuhnya di atas sofa.Bian melepas jacketnya dan ada kertas yg jatuh.Ternyata tanpa dia sadari Lusi menaruh kertas di jacket Bian dan bertuliskan "kak ini nomor ku 08133xxxx. Save ya kak". Sebenarnya Bian malas nyimpen nomor gak penting entah knp dia menyimpan nomor lusi dan menghubungi Lusi.


kring... kring... ( anggap suara hp) hp Lusi berbunyi ada panggilan nomor gak di kenal.

__ADS_1


Lusi mengangkatnya "halo..ini siapa?" ucap Lusi. "Ini nomorku" jawab bian dan langsung menutup teleponnya. "Kenapa aku hubungin dia.. arrhh" Bian mengusap wajahnya dengan kasar. Tanpa sadar Bian tertidur di sofa.


Pagi hari.. ayam telah berkokok Bian sudah Bangun dan sudah siap berangkat kerja. Seperti biasa Kalista masuk dan akan membangunkan Bian. Kalista kaget melihat Bian sudah siap, dan berkata"Tumben... biasanya harus ku bangunin?"


"hmm... " hanya itu jawaban Bian. "aku berangkat jangan lupa kunci pintu" ucap Bian yg langsung berangkat kerja. "iya.." jawab Kalista.


Bian menjalankan motornya dan entah kenapa dia sampai di depan rumah Lusi.


30 menit perjalanan mereka sampai di cafe tempat mereka kerja. Semua orang melihat kedatanga Lusi dan Bian. Ada yang iri dan ada yg merasa kalo Bian dan lusi cocok. "Terimakasih kak" ucap Lusi kepada Bian. Bian hanya menjawab " ya sama".


mereka pun masuk dan bekerja seperti biasa.

__ADS_1


Saatnya pulang kerja...


Bian melihat Lusi di jemput seorang pria. entah kenapa hati Bian terasa sakit " Ada apa denganku.. kenapa aku gak suka melihat lelaki itu. siapa lelaki itu?" batin Bian. Dengan perasaan yg gak karuan Bian pulang. setelah sampai rumah Bian menghubungi Lusi. Tp sayang Lusi tak menjawabnya. " sudah lah mungkin dia sedang bersama pacarnya" ucap Bian sambil melempar hpnya.


Bian pun pergi membersihkan dirinya dan tidur. Tapi saat Bian memejamkan matanya hpnya berbunyi dan itu Lusi yang menelpon. "Ya .. ada apa?" tanpa basa basi Bian menjawab tlp dari Lusi.


menurut kalian siapa pria yang jemput Lusi gays??


Jangan lupa Like & komennya... yang paling penting favorit ya..


Terimakasih sudah membaca...

__ADS_1


maaf kalo gaje authornya lagi belajar


__ADS_2