
Di tempat lain~~
Riko mengantar Tasya pulang. Agar tidak canggung Riko mengajak Tasya mengobrol.
"Kamu sudah lama kenal Bian" Tanya Riko.
"Iya dong, aku kenal dia lumayan lama" jawab Tasya.
"Kamu... suka ya sama Bian" Tanya Riko lagi.
"Enggak lah, emang kenapa kamu tanya gitu" jawab Tasya.
"Gak papa sih, Aku perhatikan tadi waktu di restoran kamu melirik Bian terus" ucap Riko.
"Apaan sih... aku gak ngelirik Bian kok" jawab Tasya gugup dan cemberut.
"Hmm gitu ya. Hahaha... Bercanda kali jangan cemberut gitu" ucap Riko sambil tertawa.
"Hahaha... apaan!!! gak lucu tahu" jawab Tasya menirukan tawa Riko.
Riko dan Tasya melanjutkan obrolan mereka. Sepertinya Riko dan Tasya sudah mulai akrab bahkan mereka bertukar nomor telepon.
***
Sudah sampai di rumah Tasya.
Tasya turun dan berpamitan kepada Riko. Tidak lupa Tasya berterimakasih, karena Riko sudah mengantarnya pulang.
"Thanks ya Riko, sudah mengantar aku pulang" ucap Tasya.
"Sama-sama, aku senang bisa mengantar kamu pulang" jawab Riko dengan senyumnya.
Tasya juga membalas senyum Riko.
Entah apa yang dirasakan Riko, hatinya berdebar saat melihat senyum Tasya.
Deg....deg...
__ADS_1
Riko melamun, dan berkata dalam hati "Dia manis sekali, apalagi senyumnya sangat imut. Ada apa ini... kenapa aku deg deg an"
"Riko!! kenapa kamu melamun" Tanya Tasya dan membuat lamunan Riko buyar.
"Oh.. tidak. Aku tidak melamun" jawab Riko sambil tersenyum.
"Baiklah.. aku masuk dulu ya Riko" ucap Tasya.
"Tasya!! apa kamu tidak ingin aku mampir dulu" ucap Riko.
"Apa!! kamu mau mampir. Ini sudah malam Riko" jawab Tasya.
"Hahaha.... aku hanya bercanda. Aku hanya menggoda kamu" Ucap Riko sambil tertawa.
"Sudahlah, Bye Riko.. sampai jumpa lagi" Tasya lalu pamit.
"Bye Tasya.." Balas Riko.
Riko lalu pergi meninggalkan halaman rumah Tasya dan segera pulang menuju rumah Bian.
***
Sekitar 15 menit kemudian, Bian pulang.
Ceklek....(suara pintu terbuka)
Bian masuk dengan senyumnya yang mengembang dan langsung bersandar di sofa. Riko merasa heran dengan Bian lalu bertanya.
"Kamu kenapa Bian" Tanya Riko.
"Gak papa... emang kenapa?" Bian bertanya balik kepada Riko.
"Kamu aneh, datang-datang senyum-senyum kayak gitu. Kesambet ya!!. Apa habis nembak cewek terus di terima!!" tanya Riko.
"Tahu aja kamu, aku habis nembak keysa tadi dan di terima sama dia" jawab Bian.
"Sudah ku duga, pantes kamu kayak orang kesambet gitu hahahaha" balas Riko sambil tertawa.
__ADS_1
"Aku heran!! kenapa Keysa mau sama orang seperti kamu" ucap Riko lagi sambil geleng-geleng.
"Dasar kamu... sahabat macam apa yang menghina sahabatnya kayak gini" jawab Bian lalu tertawa.
Bwahahaha.....Rumah Bian rame dengan tawa mereka berdua.
Bian dan Riko bercanda sampai lelah dan akhirnya pergi kekamar mereka masing-masing untuk tidur.
****
Pagi hari~~
Bian dan Riko sudah siap untuk berangkat kerja. Mereka membawa motor masing-masing.
Bian menjemput Keysa dulu, karena Bian ingin mengantar Keysa kuliah.
Sedangkan Riko berangkat lebih dulu ke tempat kerjanya.
***
Siang hari di cafe~~
Keysa dan Tasya datang ke cafe untuk makan siang. Karena kuliah sudah selesai Keysa dan Tasya ingin pergi berbelanja tapi karena lapar mereka mampir dulu ke cafe untuk makan.
Di cafe, Tasya pergi untuk memesan makan dan minum. Saat memesan ternyata yang melayani Tasya adalah Riko.
Dengan senyum yang ramah, Riko menyambut Tasya yang akan memesan.
Tasya juga tersenyum ramah kepada Riko.
Riko sedang sibuk menulis pesanan Tasya, lalu Bian keluar dari ruangannya.
Mata Tasya lalu tertuju kepada Bian. Dengan ramah juga Bian tersenyum kepada Tasya.
Riko menatap Tasya yang sedang fokus kepada Bian, senyum Rikopun mulai redup. Riko memilih untuk pergi memberikan pesanan Tasya kepada pegawai lain.
Terimakasih sudah membaca gays. Maaf kalau part ini gaje
__ADS_1
Jangan lupa RATE, LIKE, KOMEN dan FAVORITE nya. oh iya ... jangan lupa VOTE juga
Salam hangat dari author gaje