
Lanjut gays.... selamat membaca...
Tidak terasa hubungan Lusi dan Bian berjalan sudah 2 bulan. Hubungan mereka berjalan dengan bahagia walaupun terkadang Bian cuek tapi Lusi selalu mengimbanginya. Lusi selalu memberi perhatian lebih kepada Bian. Bisa di bilang Bian itu pria yang gak peka karena dia bukan pria yang bisa merayu atau berkata manis terhadap wanita.
***
Sampai suatu hari ada lelaki yang mendekati Lusi. Lelaki itu bernama FERDI PRAYOGA, seumuran dengan Lusi. Ferdi bertemu Lusi ketika Lusi sedang belanja dan hendak menyebrang jalan, karena kurang fokus Lusi hampir tertabrak mobil dan Ferdi lah yang menyelamatkan nya. Untuk berterimakasih Lusi mentraktir Ferdi makan siang.
Disinilah mereka sekarang, di salah satu cafe favorit Bian dan Lusi kalo lagi kencan. Sambil menunggu makanan datang Ferdi dan Lusi pun berbincang-bincang. "Halo.. kenalkan aku Ferdi" ucap Ferdi. "Halo juga aku Lusi. Terimakasih kau sudah menyelamatkan aku" dengan senyum yang sama Lusi berterimakasih kepada Ferdi.Karena senyum itu Ferdi tertarik untuk mendekati Lusi."Aku kebetulan lewat saja. Bagaimana kalo kita bertukar nomor telepon" kata Ferdi. "Boleh juga, kau sudah menyelamatkan aku jadi kamu orang baik" balas Lusi. Akhirnya mereka bertukar nomor telefon. Setelah itu makanan pun datang , mereka berdua makan sambil becanda. Selesai makan Ferdi mengantar Lusi pulang.
Karena Bian yang sangat sibuk akhir-akhir ini, Bian jarang menghubungi Lusi.
__ADS_1
***
Sedangkan ditempat lain pagi, siang, sore, malam Lusi dan Ferdi selalu memberi kabar. Lusi pun mulai dekat dengan Ferdi. Bahkan tanpa Bian ketahui Lusi sudah mulai dekat dan ada rasa terhadap Ferdi. Lusi pun lupa mengabari Bian dan bisa di bilang perhatian Lusi sudah berkurang untuk Bian.
Emang dasar Bian manusia yang gak peka sudah tau pacarnya gak ada kabar tetap aja cuek.
###
Sudah 1 minggu Bian Dan Lusi tidak bertemu. Bian berencana menyiapkan kejutan untuk Lusi, dia pergi ke cafe biasa mereka kencan. Saat mau masuk cafe tanpa sengaja mata Bian melihat pemandangan yang menurutnya tidak biasa. Disana dia melihat Lusi bersama laki-laki lain yang tidak lain adalah Ferdi. Bian berfikir mungkin itu saudara Lusi, Tapi saat Bian mendekati mereka Bian mendengar laki-laki itu memanggil Lusi dengan sebutan "sayang". Bagai di sambar petir di siang bolong Bian kaget dan berdiri mematung. Bian berharap semua ini hanya mimpi, tapi sayang semua ini nyata bukan mimpi.
"Kenapa dia ada disini" Batin Lusi.
__ADS_1
"Kenapa kakak ada disini juga" kata Lusi.
"Aku hanya ingin makan, tanpa sengaja aku melihatmu bersama pria ini. Siapa pria ini?" jawab Bian.
"Di...di...dia adalah.." jawab Lusi terbata-bata. Belum selesai Lusi menjawab lelaki itu sudah menjawab lebih dulu "kenalkan aku Ferdi Prayoga, aku pacar Lusi".
"Bukan kak ... dia adalah temanku" jawab Lusi. Ferdi pun menjawab "iya.. aku teman Lusi. Tapi aku teman dekat Lusi. Bian hanya diam dan segera pergi dari cafe itu. Tanpa fikir panjang lagi Bian Langsung memacu motornya dengan kencang dan sampailah dia di sebuah Bar Yang biasa dia bertemu dengan teman-temannya .
Disinilah Bian sekarang, tempat yang sudah lama tidak dia datangi. Bian mengambil ponselnya dan menghubungi sahabatnya yaitu Riko. " Riko cepat lah kesini, ku tunggu kau di tempat biasa" kata Bian dan langsung mematikan ponselnya.
sampai sini dulu ya.. maaf kalo banyak typo. salam dari author gaje..
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca...
Jangan lupa LIKE & KOMENNYA. FAVORITE ya gays... boleh banget kasih saran..