
Kini Riko dan Bian sudah siap untuk berangkat bekerja. Kalista juga sudah siap menjadi manager di perusahaan keluarga Aditama. Bian berangkat bersama Riko sedangkan Kalista berangkat bersama pak Dion.
***
Di perusahaan keluarga Aditama~
Pak Dion berjalan bersama dengan Kalista dan di samping pak Dion juga ada sekretarisnya yaitu Namira.
Semua karyawan memberi salam kepada pak Dion.
Pak Dion juga membalas salam mereka dengan anggukan dan senyuman. Semua karyawan memandang Kalista. Merasa jika semua orang memperhatikan dirinya Kalista lalu memberi salam dan senyum kepada semua orang.
Pak Dion berhenti dan memperkenalkan Kalista kepada semua karyawan.
"Selamat pagi semuanya, saya akan memperkenalkan manager baru kita Kalista Putri. Saya harap karyawan semua bisa saling bekerja sama dengan Kalista. Terimakasih" ucap pak Dion dengan tegas.
Setelah itu Kalista memperkenalkan dirinya.
"Halo.... selamat pagi semua, saya Kalista Putri. Saya akan menjadi manager di sini, mohon bimbingannya. Terimakasih" Kalista memperkenalkan dirinya dan di akhiri dengan senyuman.
Semua karyawan menyambut Kalista dan berkenalan dengannya begitupun sebaliknya.
__ADS_1
****
Di cafe~
Bian dan Riko masuk ke dalam cafe. Bian dan Riko menyiapkan semua yang menjadi tanggung jawab mereka. Bian menuju pintu dan akan keluar dari cafe. Baru saja Bian membuka pintu, Keysa sudah ada di depan cafe. Bian lupa kalau dia belum mengabari Keysa sama sekali. Bahkan Bian tidak berpamitan kepada Keysa.
Dengan wajah yang kaget dan mata yang melototo. Bian ingin masuk lagi ke dalam cafe, karena Bian tahu kalau dia akan di marahi oleh kalista. Sebelum Bian masuk lagi, Keysa sudah memanggil.
" Bian....." teriak Keysa.
"Apa sayang!!!" jawab Bian dengan memperlihatkan deretan giginya.
"Aku ke kota S, jemput Kalista. Maaf sayang, aku terburu-buru jadi lupa kabarin kamu" jawab Bian sambil menggenggam tangan Keysa.
"Kamu selalu seperti itu, kamu sering pergi tanpa kasih kabar terlebih dahulu. Apa kamu tau!! aku sangat kawatir sama kamu" ucap Keysa dengan kesal.
"Maaf.... maaf.... maaf" ucap Bian langsung memeluk dan mencium kening Keysa.
Bian dan Keysa lalu baikan. Keysa juga sudah lupa kalau dia tadi sedang marah kepada Bian.
Bian mengajak Keysa masuk dan memesankan minuman untuk Keysa. Baru saja Keysa duduk, Tasya sudah datang dan siap menjadi teman mengobrol untuk Keysa.
__ADS_1
Melihat Tasya datang, Riko juga ikut duduk dan mengobrol karena Cafe baru buka masih sepi pengunjung.
***
Sore hari~
Bian dan Riko sudah pulang. Mereka berdua sudah main playstation bersama di ruang tengah. Kalista datang dan langsung melempar tasnya di sofa.
Tanpa mempedulikan Bian dan Riko yang sedang asyik main, Kalista langsung merebahkan tubuhnya di sofa. Karena terlalu lelah di hari pertama bekerja, Kalista mulai tertidur di sofa.
Bian dan Riko memperhatikan Kalista yang sedang tertidur pulas di sofa. Muncul ide jail di benak Bian dan Riko. Jiwa jail dalam diri mereka muncul. Bian mengambil gelas berisi air dan langsung mencipratkan airnya ke wajah Kalista. Sedangkan Riko dapat bagian teriak-teriak " BANJIR....BANJIR" di telinga Kalista.
Dengan panik Kalista terbangun dan akan berlari. Tapi Kalista lupa kalau dia sedang tidur di sofa, hasilnya Kalista terjatuh dari sofa dan marah-marah kepada Bian dan Riko. Sedangkan Bian dan Riko sudah lari sambil tertawa terbahak-bahak. Kalista langsung bangun dan mengejar kedua sahabatnya itu.
Karena terlalu asyik kejar-kejaran, mereka tidak sadar kalau pak Dion sedang memperhatikan mereka dengan tersenyum
Pak Dion senang dan bahagia karena kini rumahnya ramai, tidak seperti biasanya dia hanya berdua bersama Bian saja.
Terimakasih sudah membaca. ..
Jangan lupa RATE,LIKE,KOMEN, FAVORIT dan juga VOTE
__ADS_1