
selamat membaca...
Setelah berbincang dengan Lusi lumayan lama Bian pun tertidur dengan hati yang tenang. Karena yang jemput Lusi ternyata adalah saudara jauh Lusi yang datang untuk berkunjung.
***
Keesokan paginya Bian bangun pukul 6 pagi. Bian sudah siap untuk lari pagi bersama Kalista. Karena hari ini hari libur dan cafe pun tutup. Mereka pun lari pagi bersama, tanpa sengaja bertemu dengan Lusi dan saudara Lusi yang juga lari pagi.
Lupa kenalin guys...
Saudara Lusi bernama ARGA HERMANSYAH. Berumur 21 thn beda setahun dengan Lusi.
ok lanjut ke cerita
__ADS_1
"Halo kak... senang bisa ketemu kakak disini" ucap Lusi tetap dengan senyum manis nya. Kali ini Bian uda gak cuek atau dingin lagi sama Lusi. Bian membalas sapaan Lusi "pagi juga Lusi". Bian sangat senang bertemu Lusi sampai dia lupa Kalo dia bersama dengan Kalista. Karena merasa menjadi nyamuk Kalista dan Arga pun pergi meninggalkan Bian dan Lusi berdua saja.
***
Disinilah mereka ber2 sekarang, duduk di kursi yang ada di kursi yang ada di pinggir taman dengan pemandangan bunga yang indah.
Diam-diam Bian melirik Lusi, dan Lusi pun menyadari itu. "Kak... apa kau mulai menyuakai ku?" Lusi membuka pembicaraan. "Ekhek.." Bian tersedak air karena dia sedang minum.
"Kak...ayo kita pacaran dan memulai hubungan yang baru" ucap Lusi. Lagi-lagi Bian teesedak dan membulat kan matanya.
Mereka semua sudah pulang ke rumah masing-masing.
***
__ADS_1
sekarang sudah pukul 7 malam. Lusi di jemput Bian di rumah nya. Karena ini hari jadian mereka Lusi mengajak Bian pergi ke pasar malam dan ini kencan pertama mereka. Disana mereka bermain seperti anak kecil. Bahkan mereka tidak perduli dengan orang sekitar.
Setelah puas bermain mereka lalu mencari makan dan memesan semua yang mereka inginkan."Kak aku sangat senang hari ini, bahkan super duper senang kak" Lagi-lagi Lusi dengan senyum manisnya."Apa kakak senang pacaran denganku?" Lusi bertanya. "Ya,,, aku senang. Kau gadis pertama yang menjadi pacarku" ucap Bian. "Benarkah...." Lusi sangat bahagia mendengar nya dan tanpa sadar mencium pipi Bian. Bian tersenyum dan Bahagia karena melihat Lusi yang Bahagia dan apa adanya. Makanan datang dan mereka berdua makan dengan lahapnya karena terlalu lapar setelah bermain di pasar malam lebih tepatnya kencan.
Kini mereka sudah sampai di depan rumah Lusi. Lusi tutun dari motor Bian dan berpamitan untuk masuk rumah. Tapi Bian menahan tangan Lusi. "Lusi... sebenarnya aku sudah menyukaimu dari pertama aku mengenalmu" Bian mengutarakan isi hatinya. "Aku tau itu kak... karena kau selalu perhatian kepadaku dan kau dingin terhadap wanita lain. Kak aku sangat mencintaimu makanya aku ingin kau menjadi pacarku" setelah mengatakan itu Lusi mencium pipi Bian lagi lalu pergi meninggalkan Bian untuk masuk rumahnya. Bian tersenyum. .. entah kenapa sekarang Bian lebih banyak tersenyum dari biasanya. Mungkin ini yang di namakan jatuh cinta. Bian menjalankan motornya dan pulang.
Terima kasih gays sudah membaca...
Jangan lupa LIKE & KOMEN ya . FAVORIT langsung klo bisa.
Salam hangat dari author gaje.. maaf kalo banyak typo masih belajar
ini visual LUSIANAH PRATIWI atau Lusi . paling gak senyumnya kayak gini ya gays
__ADS_1