
[Note : ini adalah chapter untuk perspektif dari kubu pahlawan]
[Untuk beberapa job yang lupa gw tulis chapter sebelumnya, bakal gua revisi]
...………...
[Hari ke 10, Kalender Elysia, Siang Hari]
Setelah pelatihan panjang di istana Arrandalle 5 hari berlalu dengan cepat di sekitar kerajaan. [Pahlawan] yang terus melakukan pelatihan kini telah terbiasa dengan dunia baru mereka, setiap hal yang mereka lakukan adalah berlatih, berbelanja dengan uang pemberian Ernesia dan tidur.
Setiap hal yang mereka lakukan selalu berdasarkan keinginan mereka sendiri, Ernesia tak mempermasalahkan itu karena saat ini dunia dalam masa damai. jika para pahlawan diberikan tekanan maka hanya ada ketakutan di dalam diri mereka, keinginan berlatih mereka juga akan padam. maka dari itu Ernesia membiarkan mereka bebas memilih antara berlatih atau bersenang-senang di dalam Kota.
Memberi kebebasan adalah hal yang perlu dilakukan untuk memikat hati manusia, jika memberi kebebasan dapat memberikan kekuatan seperti pahlawan itu adalah harga murah bagi kerajaan Arrandalle.
Setelah pelatihan dari istana para pahlawan yang telah siap beradaptasi dengan dunia baru mereka akan bersekolah di Akademi Pahlawan untuk mendapatkan pengalaman tentang sihir dan lain-lain. pengalaman di Akademi tidak terbatas pada sihir dan bertarung tapi juga kerja sama dan pola pikir.
Setiap individu di latih untuk menjadi sekuat atau setara pahlawan, dalam masa damai mereka tidak tau kapan perang akan terjadi. maka dari itu di ciptakanlah Akademi Pahlawan untuk mendukung bakat-bakat luar biasa di luaran sana. Akademi yang telah berdiri selama 50 tahun setelah invasi dari para monster kini menjadi tonggak dunia untuk menuntun bakat muda.
Hal ini terus berlangsung hingga saat ini, setiap kerajaan akan mengirimkan anak mereka atau perwakilan untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar Akademi. demi berlangsung nya kedamaian hal ini harus terus dilakukan untuk dunia.
...………...
[Akademi Pahlawan, Ruang Kelas]
"Etto, saya adalah guru dari kelas ini, nama saya adalah Alwein Von Levile. mulai dari 2 tahun kedepannya saya yang akan mengajar kalian" Ucap Alwein.
"Mungkin lebih baik mulai dari perkenalan terlebih dahulu, agar saya dapat mengingat wajah dan nama kalian"
Setelah perkataan Alwein semua murid mulai memperkenalkan diri mereka satu persatu. mulai dari bangsawan, rakyat jelata dan keluarga pedagang semua berkumpul di satu tempat. dan saat ini tibalah perkenalan untuk Reiji.
"Ummm, nama saya adalah Nakamura Reiji. saya adalah pahlawan dari kerajaan Arrandalle" Perkenalan singkat namun membawa kebisingan di ruang kelas.
"Eh...dia adalah pahlawan yang dirumorkan?"
"Tak mungkin"
"Dia memiliki warna rambut yang berbeda jadi itu pasti benar"
"Pahlawan sungguhan!"
Setiap murid di kelas mulai berbisik-bisik satu sama lain, mereka tak mempercayai jika pahlawan akan satu kelas dengan mereka. di dunia ini pahlawan adalah status yang tinggi, hampir seperti status seorang raja. pahlawan dipercaya membawa kedamaian bagi dunia, sedangkan dunia saat ini sangat damai, karena kekuatan yang diberikan pada dewa pahlawan memiliki status yang setara dengan raja di sebuah kerajaan.
Inilah Hierarki dari sebuah Kerajaan.
[Baron]>>>[Viscount]>>>[Count]>>>[Marquees]>>>[Duke]>>>[King], [Hero]
Maka dari itu pahlawan sangat di sambut di kerajaan manapun.
__ADS_1
Perkenalan selanjutnya adalah Takahashi Reine, teman sekelas Reiji di bumi.
"Saya adalah Takahashi Reine, saya seorang Pahlawan dari Kerajaan Arrandalle. saya sama dengan seorang berambut hitam disana!" Reine menunjuk Reiji.
"Walaupun saya pahlawan, kalian boleh memanggil saya dengan nama saya, karena panggilan formal tidak cocok untukku" Reine tersenyum indah membuat laki-laki di kelas tersipu.
Perkenalan kelas selesai dan dilanjut untuk kelas praktik.
[Akademi Pahlawan, Arena]
"Kita akan memulai dari pertarungan 2 vs 2, silahkan membentuk tim masing-masing"
Setiap anak mulai membentuk tim mereka masing-masing, Reiji dan Reine membentuk tim bersama karena mereka adalah teman lama di bumi.
Untuk status Reiji tak ada yang berubah kecuali beberapa skill yang naik level. sedangkan Reine status miliknya adalah seperti ini.
...[Status]...
...Nama : Takahashi Reine...
...Title : [Pahlawan]...
...Job : Sorcerer...
...Ras : Human...
...Mp : 3.000...
...Level : 6...
...[Statistik]...
...STR : 25...
...INT : 65...
...VIT : 20...
...DEF : 30...
...AGI : 25...
...LUK : 45...
...[Skill]...
...Magic [Level 2], Magic Elements [Level 2], Magic Sense [Level 3], Appraisal [Level 1], Double Casting...
__ADS_1
[Magic Elements]
[Mampu menggunakan semua jenis Elements dasar sihir yaitu Api, Tanah, Air, Angin, Petir dan Cahaya. skill yang hanya dimiliki oleh seorang ahli sihir yang telah mencapai puncak sihir]
[Double Casting]
[Mampu merapal 2 sihir elements secara bersamaan tanpa perlu jeda waktu perapalan, skill yang di dapat setelah memahami puncak sihir]
...………...
Pertandingan dimulai dengan Tim Reiji melawan Tim Chris seorang bangsawan rendah dengan gelar baron, juga seorang swordman.
"Pertandingan akan dilakukan sampai pihak lain menyerah atau terluka parah, saat terluka parah penghalang otomatis akan aktif, pada saat itu pertandingan dinyatakan berhasil dimenangkan."
"Kalau begitu... Pertandingan Dimulai!!"
Penghalang sihir aktif mengelilingi arena agar para penonton di luar arena tak terkena serangan dari dalam arena. penghalang yang dibuat oleh penyihir tingkat tinggi yang hampir mustahil di hancurkan oleh sihir level 5 belaka.
"Ini kehormatan bisa bertarung dengan pahlawan yang dirumorkan....aku sangat mengagumi sosok pahlawan dalam dongeng, mereka kuat dan membawa keadilan kuat. jadi, jangan membuatku kecewa pahlawan!" Chris melesat menendang lantai arena, berlari dengan sangat cepat.
Disisi lain Lilia dibelakang Chris adalah seorang penyihir sama seperti Reine. Lilia merapalkan mantra sihir element api, tombak api terbentuk dan di lepaskan menuju arah Reine.
"Haaa..." Reine menghela nafas, membuat penghalang dari sihir elements air. air menyelimuti Reine membentuk sebuah bola besar yang melindungi Reine di dalamnya.
Sihir Lilia mengenai penghalang Reine dan menghilang. Lilia mencoba sihir elements api sekali lagi tapi...Reine merapal 2 sihir dengan elemen berbeda secara bersamaan.
"Lightning Chain, Wind Spear"
Rantai petir mengelilingi Reine dan Tombak angin melayang di kepala Reine.
"Eh..."
Suara kaget Lilia terdengar, Reine melepaskan 2 sihir miliknya menuju Lilia yang tengah terkejut. di sisi lain Chris bertarung dengan Reiji, tapi Chris terpojok oleh serangan beruntun milik Reiji.
"Guh, sungguh kekuatan yang mengerikan. memang seperti inilah pahlawan yang ku kagumi" Chris tertawa lepas dengan pertarungan miliknya dan dalam satu serangan Chris kalah.
Penghalang sihir aktif melindungi tubuh Chris, Lilia yang telah kalah juga terlindungi oleh penghalang milik Akademi.
"Pertandingan Selesai... Pemenangnya Adalah Reiji dan Reine"
"Hebat!"
"Jadi rumor itu ternyata benar"
"Pahlawan dalam legenda ternyata benar-benar nyata"
Sorak-sorai memenuhi kursi penonton dan terdengar hingga menuju ke dalam arena. mendengar sorak-sorai itu Reiji dan Reine hanya bisa tersenyum kaku. dan pertandingan terus berlanjut hingga sore hari.
__ADS_1
...[Kehidupan Pahlawan Bagian 1]...