
[Hari ke 9, Kalender Elysia, Siang Hari]
Pasukan Beast bergerak menuju ke arah utara, bergerak dengan kecepatan rata-rata manusia berjalan pada umumnya. melewati jalur alternatif menuju ke utara, jalur yang dipenuhi dengan padang rumput luas tanpa adanya pepohonan.
"Berapa lama sampai keduanya bertemu?" Shinji bertanya.
[15 Hari adalah yang tercepat, dengan momentum mereka yang seperti itu 15 hari adalah waktu tercepat hingga keduanya bertemu]
"Luna, Night....kuserahkan pasukan Kerajaan Arrandalle pada kalian! sedangkan aku akan mengurus pasukan Kerajaan Beast" Ucap Shinji memanggil bawahan miliknya.
"Serahkan kepada kami Tuan!" Balas Luna.
"Benar!" Tambah Night.
Shinji mengangguk setelah itu menatap Reine dan Reiji.
"Kalian akan ikut denganku, pengalaman bertarung di perlukan untuk bertahan hidup. dan kalian perlu membiasakan melihat darah"
Walaupun ucapan Shinji terdengar kejam tapi itu adalah hal yang diperlukan untuk mereka kedepannya.
Reine dan Reiji gemetar, Shinji yang tau apa yang mereka pikirkan hanya diam. setelahnya Shinji membawa mereka berdua naik di atas Viltra, Viltra terbang di udara membawa mereka bertiga menuju pasukan Kerajaan Beast.
"Sebanyak apa pasukan kerajaan beast?" Tanya Shinji.
[Kurang lebih 10.000 Pasukan dengan 5 komandan untuk mengorganisir pasukan. setiap dari komandan memiliki rata-rata statistik sebanyak 800, berbeda dengan manusia yang memiliki rata-rata statistik 300]
"Seharusnya Luna dan Night bisa mengurus pasukan manusia dengan mudah.... sekarang adalah masalah pasukan beast" Shinji berpikir.
"Seberapa banyak kerajaan beast memiliki prajurit perang?" Shinji bertanya kembali.
[200.000 ribu pasukan, mereka memiliki sebanyak itu dengan 5 orang istimewa di sisi raja. sama seperti Assassin yang kita temui tempo hari mereka juga memiliki statistik yang tinggi]
"Aku bisa menyerang mereka tapi hanya mengandalkan skill Wrath tidak cukup. menggunakan skill itu membuat kesadaran diriku menjadi gila, aku menjadi tak bisa berpikir untuk bertarung dan hanya mengandalkan perbedaan status"
Shinji perlu meningkatkan statistik miliknya saat ini. dengan skill [Soul Sacrifice] dari pedang kuno Shinji ingin mencoba seberapa banyak dia mampu mengambil statistik orang lain.
Saat Shinji telah mendekati pasukan kerajaan beast Shinji mengaktifkan skill [Heroism], meningkatkan kekuatan dan kecepatan sebanyak 5 poin. namun skill ini akan terus memberikan 5 poin statistik pada kekuatan dan kecepatan selama rentang waktu 5 detik, jadi skill ini mampu ditumpuk sebanyak mungkin.
"Viltra!"
Roarrrrrr!
Raungan Viltra menggetarkan hutan membuat pasukan kerajaan beast terkejut. dari langit seekor naga terbang dengan mata tajam menatap mangsa, di atas semua itu yang membuat mereka tercengang adalah seseorang yang menunggangi naga tersebut.
__ADS_1
"Apa itu?"
"Naga?"
"Dia menunggangi naga?"
Semua pasukan menjadi kebingungan dengan kedatangan Shinji. menggunakan [Ice Magic] badai es menyapu mereka semua, angin dingin meresap hingga ke tulang mereka. udara dingin membekukan area sekitar sihir elements es [Level 6] badai es telah dilepaskan.
Gelombang dingin membuat kesadaran pasukan beast menghilang satu demi satu mereka mulai lemas kedinginan.
"A..pa ini?"
"Dingin!"
"Tubuhku kesulitan bergerak"
Badai es terus memberikan suhu dingin ekstrem untuk mereka, hanya dalam 10 detik 500 pasukan ambruk tak berdaya, setelah itu badai es terus berlalu hingga 30 detik kemudian....800 prajurit mati tanpa bisa melakukan apapun.
"Kupikir seribu dari mereka akan mati, ternyata mereka lebih kuat dari perkiraanku" Ucap Shinji.
[Walaupun begitu ini termasuk hebat Tuan, hanya menggunakan sihir skala menengah mampu membuat ratusan prajurit mati]
"Kau benar juga... padahal aku membunuh mereka dan ini pertama kalinya anehnya aku tidak merasakan apapun" Shinji menatap pasukan kerajaan beast dengan tajam.
Setelah itu Shinji melompat dari Viltra terjun ke bawah dengan cepat, hanya dalam sepersekian detik Shinji sampai di tanah dengan meminimalisir jatuh tubuhnya menggunakan sihir elements angin. debu menutupi seluruh tempat, berdiri disana Shinji dengan aura naga miliknya.
"Serangan! bersiap untuk melawan" Salah satu komandan berteriak kepada pasukan untuk bersiap bertempur.
Shinji mengaktifkan tekanan naga miliknya membuat 1000 jatuh lemas tak berdaya. ketakutan terlihat jelas dimata mereka, bukan hanya takut perasaan tercekik oleh sesuatu membuat mereka kehilangan kesadaran.
[Mengaktifkan Skill Pedang [Soul Sacrifice]...]
[Menyerap Sebagian Jiwa Untuk Meningkatkan Statistik]
[Semua Statistik Meningkat [+1]...]
[Semua Statistik Meningkat [+1]...]
[Semua Statistik Meningkat [+1]...]
[Semua Statistik Meningkat [+1]...]
Statistik Shinji terus meningkat satu demi satu, menyerap sebagian jiwa mereka untuk meningkatkan statistik miliknya.
__ADS_1
"Musuh terlihat...Serang!"
Prajurit yang masih bertahan dari tekanan aura Shinji mulai menyerang Shinji. serangan dari depan oleh pasukan kerajaan beast, Shinji melapisi pedang miliknya dengan api kuno. dengan ayunan ke atas, pilar api meledak membakar pasukan kerajaan beast.
"Argggggg...."
"Argggggggggg"
Teriakan terdengar disana, suara jeritan pasukan terdengar. suara kesakitan akibat dari api yang membakar tubuh mereka hingga tak bersisa, setiap tulang bahkan organ dalam mereka terbakar habis. tubuh mereka yang terkena api kuno berubah menjadi partikel dan melayang di udara.
Reine dan Reiji yang melihat pemandangan itu menjadi mual dan muntah. bau bakar menyengat hingga hidung mereka, tubuh mereka gemetar melihat apa yang terjadi barusan. pemandangan membunuh seseorang tanpa pandang bulu membuat mereka berdua mual.
[Mencapai Batas Penyerapan Jiwa]
Peningkatan Shinji berhenti pada angka seribu.
"Kemungkinan penyerapan ini memiliki batas, karena bukan skill asli dan hanya bentuk pedang membuat skill ini hanya bisa menyerap jiwa sebanyak 1000 jiwa" Jelas Shinji.
"Argggg"
Teriakan masih terdengar di tempat itu, hanya dalam beberapa menit pasukan kerajaan beast yang berjumlah 10.000 kini hanya menjadi 6.889 prajurit. Shinji kembali melapisi pedang miliknya dengan api kuno, melakukan tebasan beruntung dan membakar sisa pasukan yang bertahan.
...………...
[Malam Hari]
Shinji menatap ke arah bulan perak yang bersinar. tubuh Shinji penuh dengan lumpur, hanya dalam beberapa menit pertarungan berakhir dengan kemenangan Shinji. tanpa bisa melakukan apapun pasukan kerajaan beast mati tanpa sisa.
Bau bakar masih tersisa di tempat itu, Reine dan Reiji yang mengingat kejadian siang tadi menjadi ngeri. pemandangan terbantainya banyak nyawa hanya kurang dari lima menit.
Shinji juga telah menerima pesan telepati dari Luna yang mengatakan mereka telah menang. 2000 pasukan manusia telah selesai dibereskan oleh mereka berdua.
"Dengan ini mereka pasti berhati-hati dengan orang ketiga" Shinji tersenyum. setelah tersenyum Shinji kembali ke raut wajah biasa miliknya.
"Arise!"
[Kebangkitan Sementara Dilakukan... Membangkitkan 10.000 Orang]
Pasukan Undead merangkak keluar dari bawah tanah, puluhan ribu undead keluar dengan aura kematian mereka. Reiji dan Reine terkejut dengan kehadiran pasukan undead yang sangat banyak.
"Seharusnya ini cukup" berbeda dengan kebangkitan Shinji pada umumnya. ini adalah kebangkitan sementara, kebangkitan dengan mengonsumsi mana secara terus menerus.
Shinji telah mempersiapkan ini untuk peperangan. pasukan Undead telah siap untuk masuk menuju permainan.
__ADS_1