Bereinkarnasi Menjadi Tengkorak

Bereinkarnasi Menjadi Tengkorak
Chp 41 : Pertemuan Tak Terduga


__ADS_3

[Hari ke 5, Kalender Elysia, Siang Hari]


Shinji terbang dengan Viltra menuju ke barat, tapi saat ingin kesana Shinji melihat gerombolan monster berjalan ke suatu arah.


"Monster sebanyak itu kemana mereka pergi?"


Shinji terus mengikuti gerakan para monster. sampai Shinji melihat sebuah bangunan megah, di tempat terpasang penghalang yang menghalangi para monster.


"Penghalang? dan tempat itu?" Tanya Shinji.


[Akademi Pahlawan, tempat yang digunakan untuk mengasah bakat hebat untuk menjadi seorang pahlawan. tapi sepertinya mereka mendapatkan masalah, jika monster sebanyak itu menyerang akademi para siswa sudah pasti mati]


"....Viltra, bakar semua monster itu!" Ucap Shinji.


Roarrr!


Viltra mengaum di langit. partikel mana berkumpul menjadi satu di dalam mulut Viltra, panas api berwarna ungu membuat suhu di hutan naik drastis. Viltra melepaskan semburan api dan membakar semua monster yang mengelilingi akademi.


Semua monster mati dan notifikasi pembunuhan terlihat di depan Shinji.


"Ah, kau tidak membakar bangunan itu juga kan?" Tanya Shinji.


...………...


Kobaran api melahap gerombolan monster. setelah membunuh banyak monster Shinji mendapatkan peningkatan level sebanyak 5x. karena monster di dunia luar memiliki perbedaan exp dengan monster di dalam hutan Eminance.


Saat Shinji ingin pergi dari sana Shinji merasakan kehadiran kuat yang bersembunyi di hutan.


"Hm, apakah itu monster juga?"


Tapi mana sosok itu berbeda, seperti manusia tapi lebih kuat layaknya ras kuno. tanpa pikir panjang Shinji melepaskan rentetan sihir mengarah ke tempat sosok itu berada.


Drrrrr!


Ledakan terjadi di hutan, sihir Shinji membuat kerusakan hebat di hutan. setelah melepas sihir kuat Shinji kemudian bisa melihat sosok orang itu dengan pakaian hitam.


"Ayo kita sapa dia" Shinji tersenyum.


Viltra menukik tajam ke bawah dan mendarat ke tanah menciptakan gelombang angin kuat. sosok itu menutup mata miliknya karena gelombang angin kuat membuat debu dan membuat pandangan miliknya kabur. setelah angin debu menghilang sosok itu melihat Shinji dengan mata terkejut.


"Yo, apa yang sedang kau lakukan?" Tanya Shinji.


Sosok itu masih terlihat terkejut tapi segera dia mulai tenang kembali. sosok itu mengeluarkan kedua belati di tangan kanan dan kiri miliknya bersiap untuk bertarung.


"Sepertinya dia berniat melawan....kalau begitu aku harus serius menanggapi ini" Batin Shinji.


Shinji melompat dari Viltra memegang satu pedang dan siap bertarung juga.


...[Status]...


...Manusia Tertinggi [Supreme Human]...


...Nama : Rhea...


...Hp : 400.000...


...Mp : 160.000...

__ADS_1


...Job : Shadow Assassin...


...Ras : High Human...


...Title : [Ahli Pembunuh], [Pembunuh Naga], [Ratu Bayangan]...


...Level : 210...


...[Statistik]...


...STR : 8500...


...INT : 8000...


...DEF : 7500...


...VIT : 8000...


...AGI : 9500...


...LUK : 7000...


...[Skill]...


...High Magic [Level 10], Elements Magic [Level 10], Shadow Magic [Level 10], Magic Sense [Level 10], Shadow Tranformation...


Sosok itu melesat ke arah Shinji dengan cepat, dalam beberapa detik dia mampu memperpendek jarak antara keduanya. mengayunkan dua belati miliknya secara horizontal.


Shinji menghindari serangan sosok itu dengan mudah. tapi dari arah yang berbeda muncul tombak bayangan mengarah kepada Shinji.


Wushhh!


Tombak api mengarah pada sosok itu, tapi dengan cepat tombak api Shinji terpotong-potong menjadi beberapa bagian.


"Anti sihir" Batin Shinji.


Sosok itu melompat kebelakang untuk mengambil jarak, keduanya saling menatap satu sama lain. dari bawah kaki sosok itu sekumpulan klon bayangan muncul, klon hitam dengan mata merah menyala menatap Shinji dengan niat membunuh. seluruh klon sosok itu menghilang dan melakukan serangkaian serangan cepat.


Shinji menghindari setiap serangan dari setiap klon yang menyerangnya.


"Merepotkan! bakar"


Wushhhh!


Menggunakan api hitam puluhan klon yang menyerang Shinji terbakar hingga lenyap. melihat klon miliknya terbakar membuat sosok itu terguncang.


"Kau sangat hebat, walaupun kau tak mengeluarkan seluruh kekuatan milikmu aku tau kau pembunuh yang hebat. tapi apa yang membuat pembunuh sepertimu dengan melakukan serangan ke arah akademi?" Shinji bertanya.


Sosok itu terkejut Shinji tau bahwa monster yang menyerang akademi adalah perbuatan dirinya.


"Perintah! hanya itu" Jawab singkat sosok itu.


"Perintah? dia tak berbohong...jadi dia melakukan itu dengan mengikuti perintah orang lain" Shinji mendapatkan informasi bagus.


"Jangan menghalangi jalan kami!" Ucap sosok itu dengan nada dingin.


"... Tergantung, jika kau mau mengaku aku juga tak akan menghalangi mu" Shinji tersenyum.

__ADS_1


"Aku tidak akan membuka mulutku" Balas sosok itu.


"Kalau begitu aku memiliki hak untuk menghalangi"


Shinji menghilang dari tempat dia berdiri, dengan gerakan super cepat Shinji sampai di belakang sosok itu. tebasan pedang menuju ke arah sosok itu, dengan reflek miliknya sosok itu menghindari serangan Shinji. tapi serangan Shinji sedikit melukai bahu kiri miliknya.


"Ugh...!"


"Kau terkena serangan milikku, walaupun hanya sayatan kecil itu mampu membuat kau mati. yang sekarang menyerang mu adalah pembusukan dari kekuatan mayat hidup" Jelas Shinji.


Karena merasakan dia terpojok, menggunakan skill yang dia simpan untuk melarikan diri.


"Shadow Tranformation"


Tubuhnya dibalut oleh kegelapan pekat. layaknya bayangan itu sendiri, ruang disekitar menjadi terdistorsi. perubahan ruang menjadi kegelapan. hawa keberadaan miliknya juga menghilang seperti bayangan.


"Keberadaan menghilang? mungkinkah dia melarikan diri?" Pikir Shinji.


Shinji berpikir jika lawannya melarikan diri tapi sebuah gumpalan terbentuk dari kegelapan. itu adalah klon, ratusan klon terbentuk disana dan menyerang Shinji.


"Guh..."


Serangan itu berhasil melukai tubuh Shinji, ribuan bayangan dengan gerakan super cepat melakukan serangkaian serangan gabungan. menyerang dari sisi ke sisi membuat Shinji kehilangan ruang untuk bertahan.


[Tuan, itu adalah klon biasa. sosok itu telah melarikan diri dari tempat ini... kemungkinan itu adalah bagian dari skill [Shadow Tranformation]....]


Shinji yang mendengar itu melapisi kedua tangan miliknya dengan api kuno. melakukan serangan ledakan dahsyat yang membuat semua klon terbakar tanpa sisa sedikitpun.


"Mungkinkah dia memanfaatkan klon miliknya untuk melarikan diri...dia lawan yang merepotkan" Ucap Shinji.


Shinji menghela nafas karena lawannya melarikan diri.


"Apa yang direncanakan oleh orang itu?" Shinji kebingungan.


[Tuan, ada keberadaan lain di tempat ini]


"Sial! karena terlalu fokus, aku tidak memperhatikannya"


Shinji segera menyadari jika orang itu bersembunyi di balik pohon. Shinji dengan pedang miliknya menebas pohon itu dan merobohkannya.


"Kyaa..."


Suara teriakan terdengar saat sosok wanita terlihat disana. Shinji menodongkan senjata miliknya ke arah wanita itu.


"Apa kau melihat semu....eh!"


Sebelum Shinji menyelesaikan perkataannya, Shinji dikejutkan dengan wajah yang familiar.


"Aduh...sakit!"


"Reine dimana kau?"


Sebuah suara yang familiar terdengar di telinga Shinji. sosok yang benar-benar membuat Shinji mengingat masa lalu miliknya. sebuah pertemuan tak terduga membuat ketiga orang yang ditakdirkan bertemu kembali.



Takahashi Reine

__ADS_1


__ADS_2