
[Malam Hari]
[Ruang Tahta]
Ernesia duduk di kursi singgasana kerajaan dengan kepala menunduk. dia menunggu kedatangan seseorang dengan memikirkan berbagai macam kemungkinan.
Saat merasakan kehadiran seseorang Ernesia menoleh dan melihat bayangan hitam muncul. Ernesia melihat bayangan itu dengan mata tajam dan niat membunuh. tapi tatapan Ernesia segera beralih ke pintu masuk menuju ruang tahta.
Pintu dengan lapisan perak dan ukiran naga terbuka, suara langkah kaki terdengar saat seorang sosok laki-laki berjalan ke dalam ruang tahta.
"Senang bertemu denganmu Tuan Putri, Ernesia"
Sosok itu adalah Shinji dengan senyum miliknya.
"Jadi kau adalah Tuan dari sosok bayangan disana!" Ernesia menunjuk ke arah sudut ruangan gelap.
"Memanggil seseorang seperti itu kau cukup kejam" Dari bayangan muncul seorang wanita dengan kaki laba-laba dia adalah Adjes.
Alasan Shinji mengirim Adjes untuk bertemu Ernesia adalah meminta pertemuan dengannya. Shinji mendengar semua situasi dari kerajaan Arrandalle berkat systemnya.
"Bukankah kau yang muncul dengan wujud seperti itu" Balas Ernesia dengan kesal.
"Kesampingkan itu...jadi apa alasan dari pertemuan kita saat ini? Ernesia bertanya.
"Situasi kerajaan milikmu ternyata cukup parah, dan kau telah kehilangan banyak kekuatan tempur. jika seperti itu hanya menunggu waktu hingga kau benar-benar di hancurkan oleh kerajaan lain"
Kerajaan Arrandalle telah berada pada krisis terburuk, kekuatan tempur militer mereka telah banyak menurun, pertahanan ibukota telah ditembus. tapi berkat Shinji orang yang menyerang ibukota berhasil dipukul mundur, tapi itu hanya sementara. mereka bisa saja datang kembali dengan banyak pasukan dan untuk menghancurkan kerajaan Arrandalle yang mengalami krisis hanya dengan satu gerakan maka itu akan tamat.
"Apa yang coba ingin kau katakan padaku?" Ernesia tidak mengerti arah pembicaraan ini.
"Mari bekerja sama, aku hanya membutuhkan kepala komandan musuh. dan kau ingin kemenangan bukan?" Shinji tau Ernesia setelah mendapat banyak informasi.
"Aku tidak bisa mempercayai dirimu. bisa saja kau merencanakan ini untuk membuat diriku lengah, aku tidak bisa menerima kerja sama darimu" Ernesia menolak bekerja sama dengan Shinji.
__ADS_1
"...." Shinji hanya terdiam memandang Ernesia.
"Sebenarnya apa yang membuat dirimu enggan bekerja saja? bukankah itu keuntungan besar jika menerima bantuan dari pihak lain?... melihat dari ucapanmu kau bukan tidak percaya padaku tapi pada semua orang yang dekat denganmu" Ucap Shinji.
"Apa? kau bilang aku tidak percaya pada semua orang? omong kosong apa..."
Shinji memotong perkataan Ernesia.
"Lalu kenapa kau tak ingin bekerja sama? bukankah kau hanya takut dengan orang-orang dan tidak mempercayai mereka, alasan kenapa kau memanipulasi ingatan mereka adalah karena alasan ini. kau hanya takut, maka dari itu kau membuat sifat seolah kau seseorang yang kejam"
"Sebagai bentuk perlindungan diri kau merubah sifat milikmu menjadi kejam dan tanpa belas kasih. maka terbentuklah sosok dirimu yang sekarang ini"
"Diamlah bajingan, kau tidak mengerti diriku sama sekali" Ernesia di penuhi amarah.
"Hmmm, bukan aku yang tidak mengerti dirimu tapi kau yang tidak mengerti dirimu sama sekali. apa kau takut percaya pada orang lain?" Shinji terus menyulut api.
"Sialan, apa kau kesini hanya ingin mengatakan omong kosong itu. jika iya, maaf aku tidak punya waktu untukmu" Ernesia mengabaikan Shinji.
"Balas dendam" Shinji berbicara sepatah kata.
"Balas dendam bukan? bukankah keinginan milikmu adalah balas dendam atas semua perlakuan yang kau terima di masa lalu....apakah aku salah?" Shinji menatap mata Ernesia.
"....Apa yang sebenarnya kau inginkan dariku? bukankah saat ini kerajaan Arrandalle tak bisa membuat keuntungan untuk orang sepertimu? jadi apa yang sebenarnya kau inginkan" Ernesia di penuhi kebingungan.
"Sudah kubilang aku hanya ingin kepala komandan musuh" Shinji menjawab pertanyaan Ernesia.
"Meski kita bekerja sama sekalipun kita tak kan bisa melawan kerajaan beast, mereka memiliki Heavenly Warrior sebagai tangan kanan raja. bahkan jika kau kuat sekalipun, kita tetap tak akan bisa menang" Ernesia mengatakan hal itu untuk membuat Shinji menyerah. tapi Shinji tersenyum.
"Tenang saja, jika tentang masalah kekuatan militer kita memiliki banyak disini!" Bayangan hitam muncul di lantai, dari dalam bayangan ribuan pasukan Shinji keluar dengan aura mereka yang kuat.
Di samping empat komandan yang memimpin pasukan memiliki kekuatan statistik rata-rata sebesar 6.000, untuk bawahan mereka memiliki statistik rata-rata sebesar 1000 - 2000. selain itu ditambah dengan Night dan Viltra kekuatan tempur mereka bahkan melebihi satu negara.
"Ini...." Ernesia terkejut dengan pemandangan yang dia lihat.
__ADS_1
Seluruh tubuh Ernesia gemetar, tekanan kekuatan yang dikeluarkan oleh mereka membuat Ernesia sedikit ketakutan.
"Jika kau memiliki kekuatan tempur sekuat ini kenapa kau tidak melakukan semua sendiri?" Ernesia bertanya.
"Kami memiliki keadaan kami sendiri. sekarang bagaimana dengan jawabanmu?" Shinji bertanya.
"....Apa yang harus kulakukan?"
Setelah itu Shinji menjelaskan seluruh rencana miliknya kepada Ernesia, setelah rencana itu disepakati kerja sama antara keduanya dimulai.
...………...
"Apakah ini tidak apa-apa Tuan?" Adjes bertanya.
Semua bawahan Shinji telah masuk ke dalam ruang bayangan, sedangkan Night dan Viltra berada di alam bawah.
"Ini hanya rencana jangka panjang, jika bukan karena seseorang aku tidak ingin bekerja sama" Shinji menghela nafas.
"Apakah yang katakan benar?" Shinji bertanya pada system.
[Kemungkinan besar itu terjadi]
Apa yang diberitahukan kepada Shinji adalah reaksi energi tak terkendali dari luar dunia Elysia. kekuatan itu sebanding dengan Mythia atau dewa terkuat saat ini.
Pecahan Dewa Kuno, Arkheos.
"Jika dia benar datang bukankah semua orang termasuk dunia juga akan hancur?"
[Selama energi pohon kehidupan cukup, dunia ini masih mampu bertahan dari kekuatan berbeda dari dunia lain. kemungkinan besar pecahan ini 5x lebih kuat dari yang pernah kita hadapi, sebisa mungkin Tuan harus bertambah kuat agar mampu melawan pecahan dewa kuno]
"sepertinya aku perlu naik level lagi" Shinji ingin meningkatkan level miliknya yang tertunda.
Dengan menggunakan tanda yang diberikan Mythia, Shinji mampu pergi menuju Hutan Eminance Area 5 dengan cepat. dalam 1 bulan Shinji akan meningkatkan level miliknya hingga mencapai level 200. saat ini Shinji berada pada level 155 dengan rata-rata statistik sebesar 9000.
__ADS_1
Shinji kembali menuju Hutan Eminance dan menaikkan level bersama bawahan miliknya. Shinji menjanjikan waktu 1 bulan bagi Ernesia untuk memulai rencana miliknya, dalam 1 bulan itu Shinji akan mengakhiri perang kedua kerajaan tersebut.
Rencana Shinji sederhana yaitu untuk memancing keluar raja beast, selama dia tidak berada di delam kerajaan maka Shinji bisa membunuhnya kapan saja. Ernesia menyanggupi itu, dan mendeklarasikan pernyataan tersebut kepada raja beast. setelah mendengar pernyataan itu raja beast tersenyum dan mengerahkan seluruh pasukan untuk pergi ke medan perang.